Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KPK Temukan Percakapan Terhapus dalam Kasus Suap Proyek Bekasi, Dugaan Perintangan Penyidikan Menguat

KPK Temukan Percakapan Terhapus dalam Kasus Suap Proyek Bekasi, Dugaan Perintangan Penyidikan Menguat

  • account_circle T.T
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
KPK temukan percakapan terhapus dalam penyidikan suap proyek Bekasi.

KPK temukan percakapan terhapus dalam penyidikan suap proyek Bekasi.

INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah percakapan yang telah dihapus dari telepon genggam, yang disita sebagai barang bukti elektronik dalam penyidikan perkara dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Temuan ini membuka dugaan adanya upaya sistematis untuk menghilangkan jejak komunikasi terkait perkara yang kini menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan temuan tersebut terungkap setelah penyidik melakukan penggeledahan di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap barang bukti elektronik yang diamankan, penyidik mendapati data komunikasi yang tidak lagi utuh.

“Penyidik menemukan beberapa percakapannya sudah dihapus. KPK akan menelusuri siapa pemberi perintah untuk menghilangkan jejak-jejak komunikasi tersebut,” ujar Budi dalam keterangannya dikutip Rabu (24/12/2025).

Menurut Budi, penghapusan percakapan ini menjadi perhatian serius penyidik karena berpotensi mengarah pada upaya perintangan penyidikan.

Meski demikian, KPK belum memastikan apakah temuan tersebut langsung akan dikenakan sangkaan obstruction of justice.

Pendalaman masih terus dilakukan untuk mengetahui waktu penghapusan, pihak yang terlibat, serta keterkaitannya dengan rangkaian dugaan suap proyek yang tengah diusut.

Selain barang bukti elektronik, KPK juga menyita 49 dokumen dan lima perangkat elektronik dari penggeledahan tersebut.

Dokumen-dokumen itu diketahui berkaitan dengan proyek pengadaan tahun anggaran 2025 serta rencana pekerjaan pengadaan tahun 2026.

Penyidik menduga kuat dokumen tersebut berhubungan langsung dengan skema suap ijon proyek yang menjadi inti perkara.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pertengahan Desember 2025.

Dalam operasi tersebut, KPK menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara.

Suap diduga diberikan dalam bentuk uang ijon proyek, yakni uang muka atau jaminan untuk proyek-proyek yang rencananya baru akan dikerjakan pada tahun anggaran berikutnya.

Selain Ade Kuswara Kunang, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, yakni H.M. Kunang, Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, yang merupakan ayah Ade, serta seorang pihak swasta bernama Sarjan.

Penyidik menduga ketiganya memiliki peran berbeda dalam pengaturan, pengamanan, dan penyaluran dana terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penghapusan percakapan dalam perkara ini menambah kompleksitas penyidikan.

Dalam sejumlah kasus sebelumnya, KPK kerap menilai upaya menghilangkan barang bukti digital sebagai indikasi kuat adanya kesengajaan untuk menghambat proses hukum.

Jika terbukti ada perintah atau upaya sistematis untuk menghapus data guna mengaburkan penyidikan, pihak-pihak yang terlibat berpotensi dijerat pasal tambahan dengan ancaman pidana yang lebih berat.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berjalan. Penelusuran aliran dana, pendalaman peran masing-masing tersangka, serta upaya rekonstruksi komunikasi yang telah dihapus akan menjadi fokus lanjutan.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Olahraga, Pasangan Ini Nekat Lakukan Pencurian Motor di Cibitung

    Modus Olahraga, Pasangan Ini Nekat Lakukan Pencurian Motor di Cibitung

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Perumahan Metland Cibitung, tepatnya di Ruko Melawai 1, pada Senin pagi, 6 Januari 2024. Pelaku adalah pasangan kekasih yang diduga sudah beberapa kali menjalankan aksinya. Menurut saksi, keduanya tertangkap basah saat mencoba membobol kunci motor milik warga. Awalnya, mereka mengelak tuduhan tersebut, namun akhirnya mengaku […]

  • Viral! Nekat Terobos Banjir, Mobil SUV di Kabupaten Bekasi Terseret Arus!

    Viral! Nekat Terobos Banjir, Mobil SUV di Kabupaten Bekasi Terseret Arus!

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video menegangkan yang memperlihatkan detik-detik sebuah mobil terseret banjir di Kabupaten Bekasi viral di media sosial. Kejadian ini berlangsung di Kampung Nawit, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, pada Selasa, 4 Maret 2025, sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam video yang diunggah oleh akun @infocikarang.id, terlihat sebuah mobil SUV mencoba menerobos banjir, namun malah […]

  • Permukiman warga di sekitar Kali Ulu Cikarang terendam banjir setinggi sepinggang orang dewasa.

    Banjir Kali Ulu Cikarang Capai Sepinggang Orang Dewasa, Warga Berangsur Mengungsi

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi terkini Kali Ulu Cikarang masih menunjukkan banjir yang cukup parah. Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa dan merendam permukiman warga di sekitarnya. Hingga saat ini, air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Akibat banjir tersebut, aktivitas warga lumpuh. Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi diri secara bertahap ke tempat yang lebih aman, baik […]

  • Sebut Dedi Mulyadi Otoriter dalam Penertiban Bangunan Liar, Kades Srijaya Minta Maaf

    Sebut Dedi Mulyadi Otoriter dalam Penertiban Bangunan Liar, Kades Srijaya Minta Maaf

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Canih Hermansyah, akhirnya meminta maaf kepada Gubernur Dedi Mulyadi setelah sebelumnya menyebut tindakan penertiban bangunan liar di Bantaran Kali Sepak sebagai tindakan otoriter. Permintaan maaf ini disampaikannya pada 15 Maret 2025, usai mengetahui bahwa gubernur akan memberikan ganti rugi kepada warga yang terdampak. Dalam video yang […]

  • Oknum Polisi di Cikarang Utara Diduga Tolak Proses Maling Motor, Kapolres Metro Bekasi Minta Maaf

    Oknum Polisi di Cikarang Utara Diduga Tolak Proses Maling Motor, Kapolres Metro Bekasi Minta Maaf

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Seorang oknum anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, diduga menolak memproses kasus pencurian sepeda motor yang berhasil ditangkap warga. Bahkan, dalam video yang viral di media sosial, oknum tersebut terlihat menyarankan agar maling dilepaskan. Peristiwa ini terekam dalam video berdurasi 1 menit 19 detik yang memperlihatkan seorang anggota berkaos Polri berbicara […]

  • Kabupaten Bekasi Kembali Diguncang Gempa Tektonik M 3,2

    Kabupaten Bekasi Kembali Diguncang Gempa Tektonik M 3,2

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kembali merasakan guncangan gempa bumi tektonik pada Senin (25/8/2025) dini hari, tepatnya pukul 03.27 WIB. Berdasarkan data pemantauan, gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,2 dengan pusat gempa berada sekitar 15 kilometer di tenggara wilayah Bekasi. Gempa terdeteksi terjadi di darat dengan kedalaman sekitar 4 kilometer. Meskipun getaran dirasakan ringan oleh […]

expand_less