Jalan Inspeksi Kalimalang Amblas Diduga Akibat Gorong-Gorong Rusak, DPRD Kabupaten Bekasi Angkat Bicara
- account_circle T.T
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Lubang besar di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cibitung diduga dipicu gorong-gorong rusak. DPRD Kabupaten Bekasi meminta pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar tidak membahayakan pengendara.
INFO CIKARANG – Munculnya lubang besar di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi diduga dipicu kerusakan saluran irigasi atau gorong-gorong yang berada di bawah badan jalan.
Kondisi jalan yang amblas tersebut membuat banyak pengendara khawatir, terlebih lubang berada tepat di tengah jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo, menilai pemerintah perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur irigasi di bawah badan jalan sebelum proyek pembangunan maupun perbaikan dilakukan.
Menurutnya, kondisi konstruksi irigasi yang sudah cukup tua berpotensi menjadi penyebab utama amblasnya jalan di lokasi tersebut.
“Jadi memang harus dicek secara menyeluruh jalur irigasi tersebut, apakah masih layak atau memang harus diperbaiki. Kemungkinan hal itu luput dari perencanaan maupun mitigasi sebelum pelaksanaan pembangunan Jalan Inspeksi Kalimalang,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Ia juga meminta Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi segera melakukan penanganan menyeluruh agar kerusakan tidak semakin meluas dan tidak memicu amblas di titik lain yang memiliki jalur irigasi serupa.
Selain itu, DPRD turut mendorong Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi melakukan rekayasa lalu lintas sementara demi mengantisipasi kemacetan serta risiko kecelakaan di sekitar lokasi.
Sebelumnya, warga dan pengguna jalan mengeluhkan keberadaan lubang besar dengan diameter sekitar 1,5 meter dan kedalaman mencapai satu meter tersebut. Minimnya penerangan jalan membuat kondisi semakin berbahaya, terutama saat malam hari.
Salah seorang pengendara motor bernama Darmuli (49) mengungkapkan kerusakan jalan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir dan semakin parah usai dilintasi kendaraan bertonase berat.
“Ini sangat berbahaya dan harus segera ditangani. Terutama bagi pengendara sepeda motor, karena kondisinya cukup membahayakan,” katanya.
Ia juga menyebut bagian cor beton jalan mulai rapuh, besi penyangga tampak teropos, serta bagian bawah jalan terlihat berongga sehingga meningkatkan risiko jalan kembali amblas.
Sebagai langkah sementara, petugas kepolisian telah memasang tanda peringatan sederhana di sekitar lubang agar lebih mudah terlihat pengendara yang melintas.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar