Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pelayanan Dikeluhkan, Keuangan Tertekan, Peneliti Nilai Tirta Bhagasasi Hadapi Krisis Tata Kelola dan Kinerja

Pelayanan Dikeluhkan, Keuangan Tertekan, Peneliti Nilai Tirta Bhagasasi Hadapi Krisis Tata Kelola dan Kinerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Ilustrasi. Perumda Tirta Bhagasasi menjadi sorotan setelah muncul berbagai keluhan pelayanan air bersih dan hasil kajian yang menilai perusahaan menghadapi tekanan pada aspek keuangan maupun tata kelola.

Ilustrasi. Perumda Tirta Bhagasasi menjadi sorotan setelah muncul berbagai keluhan pelayanan air bersih dan hasil kajian yang menilai perusahaan menghadapi tekanan pada aspek keuangan maupun tata kelola.

INFO CIKARANG – Kondisi Perumda Tirta Bhagasasi kembali menjadi sorotan setelah muncul berbagai keluhan pelanggan terkait kualitas pelayanan air bersih yang dinilai menurun. Di saat bersamaan, hasil kajian dari lembaga penelitian turut menyoroti kondisi keuangan perusahaan yang disebut mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam beberapa pekan terakhir, media sosial dipenuhi laporan masyarakat mengenai distribusi air yang kerap terhenti, debit air yang kecil, hingga air yang mengalir dalam kondisi keruh. Meski musim kemarau turut memengaruhi ketersediaan air baku, sebagian pelanggan menilai persoalan tersebut juga berkaitan dengan sistem distribusi dan pengelolaan jaringan.

Selain aspek pelayanan, data keuangan perusahaan menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Pada 2021, Perumda Tirta Bhagasasi tercatat memiliki aset sekitar Rp750 miliar, total kewajiban sebesar Rp240 miliar, serta membukukan laba sekitar Rp30 miliar.

Memasuki 2024, nilai aset meningkat menjadi sekitar Rp960 miliar. Namun, peningkatan tersebut diikuti kenaikan utang menjadi sekitar Rp420 miliar. Pada periode yang sama, laba perusahaan dilaporkan turun menjadi sekitar Rp9 miliar.

Memasuki 2025, aset perusahaan tercatat menurun menjadi sekitar Rp940 miliar. Di sisi lain, total kewajiban kembali meningkat hingga sekitar Rp440 miliar, sementara laba perusahaan menyusut menjadi sekitar Rp1 miliar.

Berdasarkan data tersebut, Peneliti Independent Human Institute (IHI), Ramdhan Ghozali, menilai kondisi tersebut mencerminkan adanya tekanan terhadap kinerja perusahaan. Menurutnya, peningkatan aset yang tidak diiringi pertumbuhan keuntungan menunjukkan belum optimalnya produktivitas aset yang dimiliki.

Ia juga menyoroti tingginya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang disebut telah melampaui 50 persen. Menurutnya, kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain ketentuan Minimum Off Take dalam kerja sama penyediaan air curah, dugaan sambungan pelanggan ilegal, serta lambannya penanganan kebocoran jaringan distribusi.

Selain itu, Ramdhan menyampaikan pandangannya mengenai sejumlah persoalan yang menurut hasil kajian IHI turut memengaruhi kondisi perusahaan, mulai dari aspek tata kelola, pengawasan internal, hingga dugaan konflik kepentingan dalam pengelolaan perusahaan.

Dalam keterangannya, ia mengibaratkan kondisi Perumda Tirta Bhagasasi saat ini seperti pasien yang memerlukan penanganan menyeluruh agar dapat kembali sehat.

> “KPM harus bertindak cepat sebagai dokter spesialis yang mampu mendiagnosis akar persoalan dan mengambil langkah pembenahan secara menyeluruh. Perumda juga harus terbuka terhadap seluruh persoalan yang dihadapi agar solusi yang diterapkan benar-benar tepat sasaran,” ujar Ramdhan, Senin (3/8/2026).

 

Ramdhan menilai pembenahan tidak cukup dilakukan melalui kebijakan jangka pendek, melainkan harus menyentuh aspek tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas pelayanan, pengendalian kehilangan air, hingga penguatan fungsi pengawasan.

Ia juga menyinggung penetapan tiga mantan pejabat Perumda Tirta Bhagasasi sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam perkara dugaan korupsi proyek sambungan pelanggan baru yang disebut merugikan keuangan negara sekitar Rp4,5 miliar pada periode 2024–2025.

Menurut Ramdhan, hasil penelitian yang dilakukan IHI telah disampaikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Pihaknya juga berencana menyampaikan kajian tersebut kepada unsur Forkopimda dan DPRD Kabupaten Bekasi sebagai bahan masukan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari jajaran Direksi Perumda Tirta Bhagasasi terkait sejumlah penilaian, dugaan, maupun kritik yang disampaikan oleh peneliti IHI.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas membawa berkas dan barang bukti saat pelimpahan tahap II kasus dugaan korupsi dana hibah NPCI Kabupaten Bekasi di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

    Kasus Korupsi Dana Hibah NPCI Bekasi Naik ke Tahap II, Polres Metro Bekasi Serahkan Dua Tersangka ke Kejari

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polres Metro Bekasi resmi melimpahkan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2024 ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Pelimpahan atau Tahap II dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum. Penyerahan tersangka dan […]

  • Pedagang melayani pembeli di pasar tradisional Kota Bekasi. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok membuat aktivitas jual beli mengalami penurunan.

    Harga Cabai hingga Daging Sapi Melonjak, Pedagang Pasar Setu Kabupaten Bekasi Mengeluh Pembeli Makin Sepi

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai dirasakan dampaknya oleh pedagang dan masyarakat di Kabupaten Bekasi. Dalam beberapa pekan terakhir, harga cabai, bawang, telur ayam, hingga daging sapi terus merangkak naik sehingga membuat aktivitas jual beli di pasar tradisional menjadi lebih sepi dibandingkan biasanya. Sejumlah pedagang mengaku kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan […]

  • Curi 48 Ponsel di Mal Cikarang, Pengusaha Konter di Ciracas Ditangkap Polisi

    Curi 48 Ponsel di Mal Cikarang, Pengusaha Konter di Ciracas Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Aksi pencurian puluhan ponsel terjadi di sebuah mal kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 48 unit ponsel raib digondol pelaku dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku berinisial PS, seorang pengusaha konter ponsel di Ciracas, Jakarta Timur. “Kami berhasil […]

  • Petugas Polsek Cikarang Pusat mengamankan terduga pelaku penggelapan mobil beserta kendaraan milik korban.

    Sopir Diduga Gelapkan Mobil Majikan di Cikarang Pusat, Polisi Bekuk Pelaku Kurang dari Sehari

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Upaya pelarian seorang pria berinisial WIKI berakhir sia-sia setelah polisi berhasil menangkapnya kurang dari 24 jam sejak laporan diterima. Pria yang bekerja sebagai sopir tersebut diduga membawa kabur mobil milik majikannya dari kawasan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Kasus ini bermula ketika korban berinisial FM melaporkan hilangnya kendaraan melalui layanan darurat 110. Mobil […]

  • Masjid di Bekasi Hadirkan Ceramah Bahasa Isyarat, Jemaah Tuli Bisa Ikut Ngaji

    Masjid di Bekasi Hadirkan Ceramah Bahasa Isyarat, Jemaah Tuli Bisa Ikut Ngaji

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Masjid Izzatul Islam yang berlokasi di Grand Wisata, Kabupaten Bekasi, menghadirkan inovasi baru dengan menyediakan ceramah agama berbahasa isyarat. Program ini bertujuan untuk mempermudah jemaah tuli dalam memahami kajian Islam. Setiap ba’da Dzuhur, seorang penerjemah bahasa isyarat dari Majelis Tuli Bekasi akan menerjemahkan ceramah secara langsung di samping mimbar. Dengan adanya program […]

  • Ilustrasi petugas PLN melakukan pemeliharaan jaringan listrik. Sejumlah wilayah di Kecamatan Cikarang dijadwalkan mengalami pemadaman listrik pada Rabu, 8 Juli 2026.

    Catat! PLN Akan Padamkan Listrik Selama 3 Jam di Sejumlah Wilayah Cikarang Besok, Ini Daftar Lokasi Terdampak

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – PT PLN (Persero) UP3 Cikarang ULP Lemahabang mengumumkan rencana pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan jaringan dan gardu distribusi. Pemadaman dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dalam surat pemberitahuan bernomor 0205/DIS.01.01/F02180300/2026 tertanggal 7 Juli 2026, PLN menjelaskan bahwa pemeliharaan […]

expand_less