Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Silpa Rp422 Miliar di APBD Bekasi 2025, Uang Mengendap Saat Pelayanan Publik Tertahan

Silpa Rp422 Miliar di APBD Bekasi 2025, Uang Mengendap Saat Pelayanan Publik Tertahan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
Rp422 miliar Silpa APBD kabupaten Bekasi 2025, anggaran ada, serapan dipertanyakan.

Rp422 miliar Silpa APBD kabupaten Bekasi 2025, anggaran ada, serapan dipertanyakan.

INFO CIKARANG — Besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD Kabupaten Bekasi 2025 yang diproyeksikan mencapai Rp422 miliar kembali menyorot wajah lama pengelolaan keuangan daerah.

Anggaran tersedia dalam jumlah besar, tetapi tak seluruhnya mampu diterjemahkan menjadi layanan dan program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Silpa bukan sekadar angka sisa di akhir tahun anggaran. Ia menandakan adanya jarak antara perencanaan dan pelaksanaan.

Ketika kebutuhan publik terus berjalan bahkan mendesak, sebagian anggaran justru tertahan dan baru bernafas setelah tahun berganti.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, membenarkan potensi Silpa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa sisa anggaran 2025 telah diperhitungkan dalam APBD 2026 yang totalnya mencapai Rp7,7 triliun, dengan porsi sekitar Rp422 miliar berasal dari Silpa.

“Silpa itu sudah masuk APBD 2026 sebesar Rp7,7 triliun. Di dalamnya ada Silpa sekitar Rp422 miliaran,” ujar Asep, dikutip Rabu (31/12/2025).

Pemerintah daerah menyebut kendala administratif di akhir tahun sebagai penyebab utama.

Sejumlah kegiatan disebut telah selesai secara fisik, namun proses pencairan anggaran belum seluruhnya tuntas.

Penjelasan ini kembali mengemuka, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Persoalannya, keterlambatan administrasi tidak bisa terus ditempatkan sebagai alasan teknis semata.

Dalam tata kelola anggaran publik, administrasi adalah bagian dari perencanaan.

Ketika hambatan serupa berulang, maka yang dipertanyakan bukan hanya prosedur, tetapi juga efektivitas manajemen anggaran secara keseluruhan.

Data serapan anggaran memperlihatkan persoalan tersebut. Hingga mendekati akhir tahun, realisasi APBD Kabupaten Bekasi masih berada di kisaran 80 persen.

Upaya mengejar serapan hingga 90 persen memang dilakukan, namun capaian numerik tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas belanja.

Silpa yang besar pada akhirnya memunculkan ironi. Di satu sisi, anggaran daerah terlihat aman dan mencukupi.

Di sisi lain, sebagian program harus menunggu tahun berikutnya untuk benar-benar berjalan. Bagi masyarakat, ini berarti manfaat yang tertunda.

Tanpa evaluasi menyeluruh, Silpa berpotensi terus menjadi pola tahunan. Bukan lagi sebagai pengecualian, melainkan kebiasaan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek PPI Paljaya Terganjal Izin: Pagar Laut Bambu Bekasi Jadi Sorotan

    Proyek PPI Paljaya Terganjal Izin: Pagar Laut Bambu Bekasi Jadi Sorotan

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Proyek pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya di perairan utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tengah menjadi pembicaraan hangat setelah pemasangan pagar laut dari bambu sepanjang dua kilometer. Pagar yang terpasang untuk menata alur pelabuhan ini diprotes karena belum mengantongi izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini tentu menjadi masalah […]

  • Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang receh baru menjelang Ramadhan dan Lebaran. Simak syarat, tata cara pendaftaran, dan ketentuan penukaran uang rupiah resmi tanpa biaya.

    Syarat dan Tata Cara Penukaran Uang Receh Baru Resmi dari Bank Indonesia Jelang Lebaran

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat terhadap uang receh baru cenderung meningkat. Uang pecahan kecil biasanya digunakan untuk keperluan berbagi, THR, hingga kebutuhan transaksi harian. Untuk menghindari potongan biaya dari jasa penukaran tidak resmi, masyarakat diimbau melakukan penukaran uang melalui layanan resmi Bank Indonesia (BI). Layanan Penukaran Uang […]

  • Pemuda Jatireja Tewas Dibacok Ketika Hentikan Tawuran, Warga Bekasi Berduka

    Pemuda Jatireja Tewas Dibacok Ketika Hentikan Tawuran, Warga Bekasi Berduka

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rumah dari almarhum AD diselimuti duka mendalam, setelah keluarga pemuda berusia 22 tahun tersebut meninggal dunia. Pemuda yang aktif di Karang Taruna Desa Jatireja, Cikarang Timur ini tewas setelah berupaya melerai tawuran. Jenazah tiba pada Kamis (12/06/2025) sekitar pukul 16.18 WIB dan langsung disambut isak tangis sanak-saudara, tetangga, serta rekan-rekan organisasi kepemudaan. […]

  • Penumpang KRL Keluhkan Jadwal Baru GAPeKa 2025, Stasiun Bekasi Makin Sesak

    Penumpang KRL Keluhkan Jadwal Baru GAPeKa 2025, Stasiun Bekasi Makin Sesak

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perubahan jadwal perjalanan KRL berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta (GAPeKa) 2025, yang mulai berlaku pada 1 Februari 2025, menuai banyak keluhan dari para penumpang. Salah satu dampak paling terasa adalah meningkatnya kepadatan penumpang di Stasiun Bekasi, terutama untuk perjalanan menuju Cikarang via Manggarai. Sebelumnya, kepadatan penumpang di Stasiun Bekasi bisa terurai pada waktu […]

  • Kabupaten Bekasi Tak Aman untuk Perempuan? KOPRI Desak Solusi Nyata!

    Kabupaten Bekasi Tak Aman untuk Perempuan? KOPRI Desak Solusi Nyata!

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam Refleksi Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day ) Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Kabupaten Bekasi, menyoroti masih belum maksimalnya Pemerintah Daerah Kab. Bekasi dalam menangani Kekerasan Seksual yang terjadi, Sabtu (08/03/2025). Ketua Kopri Kabupaten Bekasi Siti Aisyah mengatakan, Kekerasan seksual di kabupaten Bekasi masih menjadi isu yang […]

  • Penutupan TPS liar di Kebalen berbuntut panjang.

    TPS Liar Ditutup, Sampah Justru Menumpuk di Kantor Kelurahan Kebalen

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di wilayah Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, berbuntut panjang. Puluhan gerobak sampah rumah tangga justru dibuang ke halaman Kantor Kelurahan Kebalen, Senin (29/12/2025). Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah memenuhi area kantor kelurahan. Sekitar 20 tukang sampah dari permukiman warga Kebalen mendatangi kantor tersebut untuk […]

expand_less