Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Terbongkar dari Rumah Kontrakan, Polisi Sita 187 Ribu Lebih Obat Keras Ilegal di Tambun Selatan

Terbongkar dari Rumah Kontrakan, Polisi Sita 187 Ribu Lebih Obat Keras Ilegal di Tambun Selatan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Petugas Satresnarkoba Polres Metro Bekasi menunjukkan barang bukti ratusan ribu butir obat keras ilegal yang disita dari sebuah rumah kontrakan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Petugas Satresnarkoba Polres Metro Bekasi menunjukkan barang bukti ratusan ribu butir obat keras ilegal yang disita dari sebuah rumah kontrakan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Bekasi kembali terbongkar.

Kali ini, polisi menemukan gudang penyimpanan ratusan ribu butir obat keras Golongan G yang disimpan rapi di sebuah rumah kontrakan di kawasan padat penduduk, Kecamatan Tambun Selatan.

Pengungkapan ini dilakukan jajaran Satresnarkoba Polres Metro Bekasi setelah patroli rutin yang digelar pada Senin sore, 2 Maret 2026.

Dari patroli tersebut, petugas mencurigai gerak-gerik seorang pemuda yang belakangan diketahui berinisial AR.

Sekitar pukul 17.00 WIB, AR dihentikan saat berada di Jalan Warung Doyong, Kebon Kelapa. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah obat keras yang siap edar.

“Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 18 lembar Tramadol atau sekitar 180 butir, 27 klip Hexymer berisi 108 butir, serta uang tunai Rp1.287.000 yang diduga hasil penjualan obat keras ilegal,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni dalam keterangannya dikutip Jum’at (6/3/2026).

Tak berhenti di situ, pengakuan AR membuka jalan bagi polisi untuk mengembangkan kasus ini.

Petugas kemudian bergerak menuju sebuah rumah kontrakan yang diduga menjadi lokasi penyimpanan utama obat-obatan tersebut.

Hasil penggeledahan membuat polisi tercengang. Di dalam rumah kontrakan itu, aparat menemukan obat keras dalam jumlah yang sangat besar, tersimpan dalam botol dan kemasan siap edar.

“Kami mengamankan 136 botol Hexymer dengan total 136.000 butir, 28 botol Double Y berisi 28.000 butir, 2.267 lembar Try X atau setara 22.670 butir, serta 80 lembar Tramadol sebanyak 800 butir. Totalnya lebih dari 187 ribu butir obat keras ilegal,” ungkap Sumarni.

Selain obat-obatan, polisi juga menyita satu unit ponsel, sepeda motor Honda Vario merah bernomor polisi B 5707 FJZ, dua kartu ATM Bank BCA, serta uang tunai Rp1.287.000.

Menurut Sumarni, praktik penyimpanan obat keras ilegal di rumah kontrakan bukan hal baru.

Cara ini kerap digunakan pelaku untuk mengelabui aparat sekaligus menghindari kecurigaan warga sekitar.

Ia menegaskan, peredaran obat keras ilegal menjadi perhatian serius kepolisian karena dampaknya yang sangat berbahaya, terutama bagi kalangan remaja.

“Obat keras Golongan G ini sangat berbahaya jika disalahgunakan. Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap pelaku peredaran obat ilegal, khususnya yang menyasar generasi muda,” tegasnya.

Saat ini, AR yang merupakan warga Kampung Kebon Kelapa, Tambun Selatan, telah diamankan di Satresnarkoba Polres Metro Bekasi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi obat keras ilegal tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga mengamankan seorang pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di Jalan Interchange, depan Rumah Makan Alam Sari, Kecamatan Karawang Barat.

    Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Karawang Barat, Polisi Diminta Usut Dugaan Aksi Pencurian

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor diamankan oleh warga di Jalan Interchange, tepatnya di depan Rumah Makan Alam Sari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Peristiwa itu menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman video penangkapan beredar luas di media sosial dan berbagai grup percakapan. Dalam video tersebut, terlihat pria yang […]

  • DPRD Kabupaten Bekasi Siapkan 12 Raperda Prioritas untuk 2025

    DPRD Kabupaten Bekasi Siapkan 12 Raperda Prioritas untuk 2025

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi akan membahas 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2025. Raperda ini mencakup berbagai sektor seperti penanggulangan bahaya kebakaran, lahan pertanian berkelanjutan (LP2B), persampahan, tata ruang wilayah, hingga RPJMD 2025-2029. Ketua Bapemperda, Ombi Hari Wibowo, menyebutkan pembahasan akan dilakukan secara […]

  • Ratusan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi unjuk rasa menuntut penurunan harga BBM dan evaluasi program pemerintah, Kamis (18/6/2026)

    Emak-Emak Turun ke Jalan! Ratusan Perempuan Indonesia Tuntut Stop MBG dan Harga BBM Diturunkan

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis (18/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan tuntutan agar pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak menjawab persoalan utama masyarakat saat ini. Meski harus berpanas-panasan di bawah […]

  • UMK Kabupaten Bekasi Tembus Rp5,56 Juta: Apa Dampaknya bagi Pekerja dan Pengusaha?

    UMK Kabupaten Bekasi Tembus Rp5,56 Juta: Apa Dampaknya bagi Pekerja dan Pengusaha?

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2025 sebesar Rp5,56 juta, naik 6,5% dari tahun sebelumnya. Keputusan ini didasarkan pada Permenaker Nomor 16/2024, yang merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023. Proses Pembahasan Cepat Menurut Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, pembahasan UMK […]

  • Dikabarkan Hilang Sejak Ramadan, Warga Cibitung Ditemukan Tak Bernyawa

    Dikabarkan Hilang Sejak Ramadan, Warga Cibitung Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang wisatawan asal Cibitung, Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas di Pantai Pulau Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Korban berinisial AS (28) diduga meninggal dunia karena tenggelam saat berada di lokasi wisata tersebut. Informasi soal penemuan mayat korban pertama kali diterima oleh Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Bintang pada Jumat, 4 April […]

  • Disbudpora Kabupaten Bekasi melayangkan surat resmi kepada perusahaan penabrak Tugu Bambu Runcing. Klarifikasi dan tanggung jawab diminta karena tugu berstatus ODCB dan harus diperbaiki sesuai kaidah pelestarian.

    Disbudpora Kabupaten Bekasi Kirim Surat Klarifikasi ke Perusahaan Penabrak Tugu Bambu Runcing

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi bergerak cepat menindaklanjuti insiden penabrakan Tugu Bambu Runcing di pertigaan Warung Bongkok, Jalan Imam Bonjol, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat. Melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, langkah administratif langsung ditempuh dengan melayangkan surat resmi kepada perusahaan tempat sopir kendaraan bekerja. Surat tersebut berisi permintaan klarifikasi sekaligus penegasan […]

expand_less