Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Terungkap! Polisi Sebut Pembunuhan Anak Punk di Cikarang Barat Dipicu Dendam, Mondi Dipastikan Hanya Saksi

Terungkap! Polisi Sebut Pembunuhan Anak Punk di Cikarang Barat Dipicu Dendam, Mondi Dipastikan Hanya Saksi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Petugas Polsek Cikarang Barat menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan Faisal Anwar alias Kodok. Polisi memastikan pelaku telah ditangkap, sementara perempuan bernama Mondi hanya berstatus sebagai saksi.

Petugas Polsek Cikarang Barat menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan Faisal Anwar alias Kodok. Polisi memastikan pelaku telah ditangkap, sementara perempuan bernama Mondi hanya berstatus sebagai saksi.

INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang anak punk, Faisal Anwar alias Kodok (31), di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, akhirnya menemui titik terang.

Polisi berhasil mengungkap motif di balik aksi penusukan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai keterlibatan seorang perempuan bernama Mondi.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, menegaskan bahwa Mondi bukan pelaku dalam kasus tersebut. Perempuan itu hanya dimintai keterangan sebagai saksi karena berada di lokasi sebelum peristiwa berdarah terjadi.

“Awalnya Mondi sempat terlibat cekcok dengan korban yang diduga dipicu persoalan asmara. Melihat kejadian itu, pelaku ikut terpancing emosi dan menegur korban dengan mengatakan, ‘kalau berani jangan sama perempuan.’ Dari situlah pertengkaran antara pelaku dan korban semakin memanas hingga berujung pada penusukan,” ujar Engkus.

Menurutnya, informasi yang menyebut Mondi sebagai pelaku tidak benar. Penyidik memastikan perempuan tersebut tidak terlibat dalam tindak pidana dan hanya memberikan keterangan untuk membantu proses penyelidikan.

Dalam kasus ini, tim gabungan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat bersama Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Bekasi berhasil menangkap pelaku berinisial D alias Darmin (25) dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Pelaku diduga menghabisi nyawa Faisal Anwar di sebuah kontrakan di Kampung Jatibaru, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat ini, Darmin telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula pada Jumat (26/6/2026) malam ketika korban bersama sejumlah rekannya berada di sebuah salon di Kampung Lanai, Desa Kalijaya. Saat itu sempat terjadi cekcok yang berujung perkelahian, namun berhasil dilerai oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.

Beberapa jam kemudian, korban bersama teman-temannya berpindah ke sebuah kontrakan. Dalam perjalanan menuju lokasi, tersangka diketahui meminjam sebilah pisau dengan alasan untuk berjaga-jaga. Dari keterangan para saksi, tersangka juga sempat mengutarakan niatnya untuk menusuk korban karena menyimpan dendam.

Setibanya di kontrakan, pertengkaran kembali pecah hingga berujung adu fisik. Korban disebut sempat memukul tersangka dan mengambil tabung gas elpiji 3 kilogram untuk menyerangnya.

Tersangka kemudian keluar dari kontrakan untuk mengambil pisau yang sebelumnya disembunyikan di bawah karpet. Setelah kembali masuk, ia langsung menusuk korban hingga mengalami luka fatal. Korban meninggal dunia akibat luka tusuk yang dideritanya.

Usai kejadian, polisi langsung melakukan pengejaran. Pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, tersangka berhasil ditangkap di Kampung Petecina, Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi.

“Tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Cikarang Barat untuk menjalani pemeriksaan,” kata Engkus.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menusuk korban, tabung gas elpiji 3 kilogram, pakaian korban dan tersangka yang berlumuran darah, satu unit telepon genggam, serta sepeda motor Yamaha NMAX beserta STNK dan kunci kendaraan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pembunuhan berencana, Pasal 458 ayat (1) tentang pembunuhan, serta Pasal 466 ayat (3) mengenai penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Polisi menyatakan proses penyidikan masih terus berlanjut. Penyidik kini melengkapi alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara menjalani persidangan perkara dugaan suap proyek Tahun Anggaran 2025. Jaksa Penuntut Umum menuntut hukuman tujuh tahun penjara.

    JPU Tuntut Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara 7 Tahun Penjara dalam Perkara Dugaan Suap Proyek Rp12,4 Miliar

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan terhadap Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara dalam sidang perkara dugaan suap terkait pengadaan proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (3/8/2026). Dalam persidangan tersebut, jaksa menuntut Ade Kuswara dengan pidana penjara selama tujuh tahun serta pidana denda sebesar Rp300 […]

  • Banjir musiman di Kabupaten Bekasi kembali menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.

    Resah Jadi Langganan Banjir, Pemkab Bekasi Siapkan Sodetan dan Perbaikan Tata Ruang

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Persoalan banjir yang hampir setiap musim hujan melanda Kabupaten Bekasi kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi. Banjir yang terus berulang dinilai tidak bisa lagi ditangani dengan langkah-langkah sementara, melainkan membutuhkan solusi jangka panjang yang terencana dan menyeluruh. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa permasalahan banjir erat kaitannya […]

  • Warga mengepung monyet liar di kawasan Perumahan Bali Indah, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi setelah hewan tersebut menyerang balita hingga mengalami luka serius.

    Teror Monyet Liar di Tarumajaya! Balita Diserang Saat Main, Punggungnya Dijahit 26 Jahitan

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga di kawasan Perumahan Bali Indah, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dibuat resah setelah seekor monyet liar menyerang seorang balita yang sedang bermain di depan rumah. Serangan tersebut menyebabkan korban yang masih berusia dua tahun mengalami luka robek di bagian punggung hingga harus mendapatkan penanganan medis dengan 26 jahitan. Peristiwa […]

  • Sampah Terkelola dari Hulu ke Hilir, Pemkab Bekasi Siapkan Teknologi Tepat Guna

    Sampah Terkelola dari Hulu ke Hilir, Pemkab Bekasi Siapkan Teknologi Tepat Guna

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana mengadopsi teknologi tepat guna berbasis lingkungan dalam pengelolaan sampah di daerahnya. Pendekatan ini akan diterapkan mulai dari tingkat masyarakat hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, menuturkan bahwa upaya pembenahan tidak hanya berfokus di TPA saja, melainkan juga dimulai dari […]

  • Ilustrasi garis polisi. Seorang pemilik warung makan di Pasar Induk Cibitung menjadi korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak buahnya sendiri.

    Bos Warung Makan di Pasar Induk Cibitung Diduga Dianiaya Anak Buah Saat Tertidur, Polisi Selidiki Motif

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa dugaan penganiayaan terhadap seorang pemilik warung makan menggegerkan kawasan Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi. Korban yang merupakan seorang wanita diduga menjadi sasaran kekerasan yang dilakukan oleh anak buahnya sendiri pada Rabu (24/6/2026) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat korban sedang tertidur di warung […]

  • Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya menggunakan dana donasi masyarakat.

    Jalan Rusak Tak Kunjung Dibenahi, Warga Pantai Bahagia Muaragembong Patungan Bangun Akses Desa

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, terpaksa memperbaiki jalan rusak secara swadaya setelah kondisi infrastruktur di wilayah tersebut tak kunjung mendapat penanganan dari pemerintah daerah. Kerusakan jalan yang semakin parah dinilai menghambat aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mobilitas kerja hingga akses kebutuhan dasar. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna […]

expand_less