Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » TPA Burangkeng Bersiap Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Groundbreaking Ditargetkan Akhir 2026

TPA Burangkeng Bersiap Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Groundbreaking Ditargetkan Akhir 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Kondisi TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi, yang dipersiapkan menjadi lokasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Kondisi TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi, yang dipersiapkan menjadi lokasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai memasuki tahap implementasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu.

Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat di wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kebutuhan utama proyek, mulai dari penyediaan lahan hingga anggaran pematangan lahan dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Lahan seluas sekitar lima hektare yang akan digunakan untuk pembangunan PSEL telah menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Selain itu, anggaran sebesar Rp16,5 miliar juga telah dialokasikan untuk proses pematangan lahan.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan pelebaran akses jalan serta pembangunan jembatan menuju lokasi proyek guna mendukung kelancaran mobilisasi selama proses konstruksi maupun operasional.

Menurut Asep, pembangunan PSEL tidak hanya bertujuan mengurangi penumpukan sampah di TPA Burangkeng, tetapi juga menjadi langkah menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Saat ini volume sampah di Kabupaten Bekasi diperkirakan mencapai sekitar 1.300 ton per hari.

Pada tahap awal, fasilitas PSEL ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah setiap hari, dengan kapasitas yang akan ditingkatkan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sistem operasional.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara Investment Management, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa proses penunjukan mitra strategis pembangunan telah selesai.

Perusahaan Everbright Harmony, yang bergerak di bidang teknologi pengolahan sampah menjadi energi, ditetapkan sebagai mitra pelaksana proyek.

Ia menjelaskan, tahapan penyusunan desain ditargetkan rampung pada tahun ini, sementara peletakan batu pertama (groundbreaking) direncanakan berlangsung pada akhir 2026 atau paling lambat Januari 2027.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua tahun sehingga fasilitas PSEL Burangkeng diharapkan mulai beroperasi pada 2029.

Fadli juga menilai kesiapan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mendukung proyek tersebut sudah cukup baik, terutama dalam penyediaan lahan, pematangan lokasi, serta pembangunan infrastruktur pendukung.

PSEL Burangkeng menjadi salah satu proyek pengolahan sampah menjadi energi yang dikembangkan di Indonesia.

Sebelumnya, proyek serupa juga telah berjalan di beberapa daerah, termasuk Kota Bekasi melalui fasilitas PSEL di TPA Bantargebang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Progres Bendung Sungai Hulu-0 Capai 64 Persen, Diproyeksikan Aliri 7.000 Hektare Sawah di Bekasi Utara

    Progres Bendung Sungai Hulu-0 Capai 64 Persen, Diproyeksikan Aliri 7.000 Hektare Sawah di Bekasi Utara

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    CIKARANG INFO — Pembangunan Bendung Sungai Hulu-0 (BSH-0) di aliran Kali Cikarang–Bekasi–Laut terus menunjukkan perkembangan positif. Meski sempat terkendala pasokan material, progres di lapangan kini sudah mencapai 64 persen, menandai kemajuan signifikan dari proyek strategis daerah tersebut. Bendungan yang dilengkapi sembilan pintu air ini menjadi salah satu program penting Pemkab Bekasi dalam mendukung ketahanan pangan […]

  • Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meninjau kondisi jalan rusak di Cikarang Selatan sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur tahun 2026.

    Kabupaten Bekasi Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Infrastruktur 2026, Fokus Perbaikan Jalan Rusak

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi bersiap menyambut tahun 2026 dengan agenda pembangunan infrastruktur yang masif. Pemerintah daerah menyiapkan anggaran Rp1.102.505.588.998, atau hampir Rp1,2 triliun, untuk membiayai berbagai proyek mulai dari perbaikan jalan, pembangunan jembatan, drainase, PJU, sekolah, hingga penataan lingkungan di berbagai kecamatan. Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan, […]

  • Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya menggunakan dana donasi masyarakat.

    Jalan Rusak Tak Kunjung Dibenahi, Warga Pantai Bahagia Muaragembong Patungan Bangun Akses Desa

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, terpaksa memperbaiki jalan rusak secara swadaya setelah kondisi infrastruktur di wilayah tersebut tak kunjung mendapat penanganan dari pemerintah daerah. Kerusakan jalan yang semakin parah dinilai menghambat aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mobilitas kerja hingga akses kebutuhan dasar. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna […]

  • Relokasi pasar tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis, Cikarang Utara, berpotensi batal karena lahan yang disiapkan didominasi Sertifikat Hak Milik warga.

    Relokasi Pasar Tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis Terhambat, Mayoritas Lahan Berstatus SHM Warga

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rencana relokasi pasar tumpah Simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Jalan Tumaritis, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, terancam gagal. Hasil pendataan yang dilakukan pihak kecamatan menunjukkan bahwa sebagian besar lahan di lokasi relokasi berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) milik warga. Camat Cikarang Utara Enop Can menyampaikan, pihaknya telah menjalankan instruksi dengan […]

  • Ketua RT Perumahan Pilar Gading Mas menunjukkan saluran air yang diduga ditutup cor beton oleh pembangunan ruko di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Senin (6/7/2026).

    Ketua RT Murka! Protes Pembangunan Ruko Diduga Tutup Saluran Air di Sukarukun Sukatani, Warga Khawatir Banjir

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pembangunan sebuah ruko di wilayah Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi menuai protes dari warga. Pasalnya, bangunan tersebut diduga menutup saluran air atau drainase yang selama ini berfungsi mengalirkan air dari kawasan permukiman. Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026) setelah Ketua RT di Perumahan Pilar Gading Mas, Rian Hermawan, menerima laporan dari […]

  • Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Layang MBZ arah Cikampek.

    Kecelakaan Beruntun Empat Kendaraan Terjadi di Tol Layang MBZ Arah Cikampek

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di KM 36+000 arah Cikampek, Ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), pada Sabtu (27/12/2025). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.51 WIB di lajur dua. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola ruas Tol Layang MBZ langsung melakukan penanganan cepat di lokasi kejadian. […]

expand_less