Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Masa Khidmat KNPI Bekasi Hampir Berakhir, GP Ansor Serukan Segera Gelar RAPIMDA!

Masa Khidmat KNPI Bekasi Hampir Berakhir, GP Ansor Serukan Segera Gelar RAPIMDA!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Masa Khidmat KNPI Kabupaten Bekasi segera habis, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) ANSOR Kabupaten Bekasi mendorong untuk segera melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) sebagai tahapan menuju Musyawarah Daerah (MUSDA).

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor : KPTS. 37/SEK/KNPI-JB/XI/2023 tentang susunan personalia DPD KNPI Kabupaten Bekasi Hasil Musyawarah Luar Biasa yang di keluarkan DPD KNPI Jawa Barat, menerangkan bahwa masa khidmat KPNI Kabupaten Bekasi berakhir pada tanggal 25 Maret 2025.

“Kami pikir sudah seharusnya KNPI Kabupaten Bekasi melakukan RAPIMDA, sebagai tahapan menuju Musyawarah Daerah (MUSDA), karena waktunya kan sudah mepet tinggal satu bulan lagi SK habis,” Ujar wakil sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Bekasi, Naseh Kamal.

Naseh Berharap KNPI selaku tempat bernaungnya organisasi kepemudaan menjadi contoh teladan, “Kita tau KNPI kan kawah candradimuka para organisasi. tempat bernaungnya OKP, ada Cipayung plus juga di dalamnya. Tentu harus menjadi contoh, baik dari segi kegiatan juga terkait tertib administrasi nya,” ujarnya

Momentum hasil pemilihan kepala daerah yang menghasilkan Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja menjadi pemimpin di Bekasi, lanjut Naseh, harus diambil dan disikapi dengan baik oleh KNPI.

“Inikan bagus, kita punya kepala daerah anak muda. Tentu secara pemikiran dan referensi gerakan juga bakal lebih mudah untuk bersinergi. KNPI dan OKP yang ada di dalamnya sebagai mitra kerja pemerintah, harus mampu berperan maksimal untuk kebaikan Kabupaten Bekasi,” lanjut Naseh.

Terakhir Naseh berharap kepada pengurus KNPI Kabupaten Bekasi untuk tidak mengulur waktu pelaksanaan Musyawarah Dareah tanpa dasar dan argumentasi yang jelas.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPST Bantar Gebang menghadapi tekanan serius akibat kapasitas yang semakin terbatas.

    Daya Tampung Kian Kritis, Penanganan Sampah Jakarta Didorong Fokus dari Sumbernya

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dinilai semakin mengkhawatirkan seiring menipisnya daya tampung. Upaya penanganan longsor yang selama ini dilakukan dianggap belum menyentuh persoalan mendasar karena masih bersifat reaktif dan sementara. Langkah-langkah seperti perbaikan dinding penahan, pembangunan turap, hingga pemindahan tumpukan sampah saat longsor terjadi dinilai tidak lagi efektif di […]

  • Bug di Google? Netizen Syok Lihat Kurs Dolar Jadi Rp8.170!

    Bug di Google? Netizen Syok Lihat Kurs Dolar Jadi Rp8.170!

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Netizen Indonesia lagi heboh nih! Pasalnya, kalau kamu cek kurs USD ke Rupiah di Google, angkanya jauh dari kenyataan. Google menampilkan nilai 1 USD = Rp8.170,65, padahal kalau dicek langsung di Bank Indonesia (BI) atau bank lain seperti BCA, kurs sebenarnya masih ada di kisaran Rp16.340 per USD. Bug atau Nyata? Banyak […]

  • Ilustrasi aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cikolotok, tempat pembuangan akhir milik Pemkab Purwakarta yang ketinggian gunungan sampahnya dijaga untuk mencegah potensi longsor.

    Antisipasi Longsor seperti Bantar Gebang, DLH Purwakarta Pangkas Tinggi Gunungan Sampah

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai mengambil langkah antisipasi untuk mencegah potensi longsor sampah seperti yang terjadi di TPST Bantar Gebang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menata ulang ketinggian gunungan sampah di TPA Cikolotok agar tetap berada dalam batas aman. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah, memastikan kondisi tempat pembuangan akhir […]

  • Buruh menggelar aksi protes menolak revisi UMSK 2026 di Jawa Barat.

    Buruh Nilai Revisi UMSK 2026 Jawa Barat Langgar Aturan, Desak Dedi Mulyadi Cabut Kebijakan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Buruh menilai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait revisi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 melanggar aturan pengupahan dan mengabaikan rekomendasi kepala daerah. Revisi tersebut mencakup pemangkasan nilai serta jenis industri di 19 kabupaten dan kota. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan perubahan UMSK dilakukan […]

  • Warga Jatiasih Temukan Senpi Rakitan Setelah Kejar-kejaran Motor, Ini Kronologinya!

    Warga Jatiasih Temukan Senpi Rakitan Setelah Kejar-kejaran Motor, Ini Kronologinya!

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga di Kampung Rawabogo, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, dilaporkan telah menemukan senjata api rakitan pada Minggu (19/1/2025) dini hari. Kronologi kejadian ini cukup menegangkan dan membuat geger warga setempat. Pada pukul 02.00 WIB, warga berinisial AI dan temannya, B, sedang berjalan di sekitar lokasi tersebut. Tiba-tiba, mereka menyaksikan peristiwa yang mengejutkan. […]

  • Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras dan Drainase Buruk Jadi Pemicu Banjir

    Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras dan Drainase Buruk Jadi Pemicu Banjir

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah hujan deras yang semalaman mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi, banjir pun dilaporkan terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025. Curah hujan tinggi dan aliran sungai yang meluap menyebabkan genangan air meluas ke permukiman warga di berbagai titik. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 23 desa di 15 kecamatan […]

expand_less