Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Skandal Pungli di SDN JatiCempaka 1: DPRD Kota Bekasi Panggil Kepsek!

Skandal Pungli di SDN JatiCempaka 1: DPRD Kota Bekasi Panggil Kepsek!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik. /Foto: SC/VT/RPAPP

INFO CIKARANG – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di SDN Jati Cempaka 1, Kota Bekasi bikin heboh! Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik, geram saat memanggil kepala sekolah untuk dimintai pertanggungjawaban.

Masalahnya? Tabungan siswa yang seharusnya aman malah dipinjam oleh kepala sekolah dan beberapa guru.

Kepsek dan Guru Ikut Pakai Uang Tabungan Siswa?

Dalam pertemuan tersebut, Adelia Sidik menegaskan bahwa tindakan ini tidak dapat dibenarkan.

“Ini hak anak-anak, Bu, bukan hak siapapun yang ada di situ,” ujar Adelia dengan tegas.

Saat ditanya apakah ada guru yang juga menggunakan uang tabungan siswa, seorang guru mengakui hal tersebut.

“Ada, Bu,” jawab seorang guru.

Adelia pun semakin geram dan mempertanyakan kepemimpinan kepala sekolah yang justru ikut serta dalam praktik ini.

“Ibu sebagai pimpinan harusnya meluruskan, bukan ikut-ikutan. Ini lucu, Bu. Tapi nggak lucu buat saya,” tegasnya.

DPRD Kota Bekasi Siap Lapor ke Inspektorat!

Kasus ini tidak bisa dianggap remeh. Adelia Sidik menyatakan bahwa jika kejadian serupa terus terjadi, ia siap melaporkannya ke Inspektorat dan meminta audit untuk mengungkap transparansi keuangan di sekolah tersebut.

“Kalau ada terus-terusan kayak gini, saya bisa laporan ini ke inspektorat, Bu. Audit aja sekalian biar clear,” tegasnya.

Penyalahgunaan dana di lingkungan sekolah, terutama yang menyangkut hak siswa, adalah pelanggaran serius. Masyarakat berharap pemerintah bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang lagi di sekolah lain.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi dugaan korupsi. Aparat penegak hukum tengah menyelidiki dugaan penyimpangan anggaran yang diduga melibatkan seorang ASN di Kabupaten Bandung Barat dengan nilai kerugian negara mencapai Rp1,5 miliar.

    Diduga Korupsi Rp1,5 Miliar, ASN Bandung Barat Diselidiki Aparat Penegak Hukum, Pemkab Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menjadi sorotan publik. Kasus tersebut diduga menimbulkan kerugian negara sekitar Rp1,5 miliar dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat penegak hukum. Informasi yang beredar menyebutkan dugaan penyimpangan tersebut terjadi dalam pengelolaan anggaran pada […]

  • Warga Kabupaten Bekasi, Jadwal SIM Keliling Sudah Rilis! Yuk Catat Tanggalnya

    Warga Kabupaten Bekasi, Jadwal SIM Keliling Sudah Rilis! Yuk Catat Tanggalnya

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Buat kamu warga Kabupaten Bekasi yang mau memperpanjang SIM, ada kabar baik nih! Satlantas Polres Metro Bekasi udah ngejadwalin pelayanan SIM Keliling (Simling) buat minggu ini. Jadi, nggak perlu ribet ke kantor polisi—cukup datang ke lokasi terdekat di hari yang sesuai jadwal. Berikut jadwal lengkapnya: Senin, 6 Januari 2025: Perum Sukaraya Indah, […]

  • Pembangunan jalan tanggul Kong Isah di Tambun Utara tinggal menyisakan kurang lebih 200 meter lagi.

    Sisa Sedikit Lagi, Jalan Tanggul Kong Isah Tambun Utara Ditargetkan Jadi Akses Tembus Sukawangi

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan warga Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, untuk memiliki jalur alternatif bebas banjir kian mendekati kenyataan. Pembangunan jalan tanggul Kong Isah di Desa Sriamur kini hanya tersisa sekitar 200 meter, sebelum benar-benar tersambung ke wilayah Kecamatan Sukawangi. Camat Tambun Utara Najmuddin menyebut, penyelesaian ruas jalan tersebut telah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) […]

  • Warga memadati bantaran Kali Bekasi di Kampung Baru, Desa Kedung Pengawas, Babelan, setelah ditemukan sesosok jasad pria mengambang di aliran sungai, Jumat (12/6/2026).

    Geger! Sesosok Pria Ditemukan Mengambang di Kali Bekasi, Warga Kampung Baru Babelan Berkerumun

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Baru RT 013 RW 04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria yang mengambang di aliran Kali Bekasi pada Jumat (12/6/2026). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Informasi mengenai adanya mayat di sungai dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga membuat banyak […]

  • Petugas kepolisian dari Polsek Serang Baru melakukan pengecekan lokasi usai aksi begal terhadap seorang emak-emak pedagang asal Cilangkara saat menuju Pasar Cibenda, Kamis (21/5/2026) dini hari.

    Emak-emak Pedagang Asal Cilangkara Dibegal Saat Berangkat ke Pasar Cibenda, Motor Dibawa Kabur Pelaku

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang emak-emak pedagang asal Cilangkara, Kabupaten Bekasi, menjadi korban aksi begal saat hendak berangkat berbelanja ke Pasar Cibenda pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat korban melintas seorang diri di jalan menuju pasar pada waktu dini hari. Aksi para pelaku membuat korban mengalami syok setelah sepeda motor miliknya […]

  • Banjir merendam wilayah Kabupaten Bekasi, warga mulai mengungsi.

    Banjir di Kabupaten Bekasi: 17 Kecamatan Terdampak, Lebih dari 30 Ribu KK Terimbas

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi kembali dilanda banjir. Berdasarkan laporan terbaru per 23 Januari 2026 pukul 10.11 WIB, sebanyak 17 kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. Data sementara mencatat 51 desa/kelurahan terdampak banjir dengan 15 titik pengungsian yang telah disiapkan untuk warga. Total warga terdampak mencapai 30.649 kepala keluarga (KK), sementara 2.411 […]

expand_less