Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Keluh Pedagang Kembang Api di Cibarusah Sepi Pembeli Saat Tahun Baru 2026

Keluh Pedagang Kembang Api di Cibarusah Sepi Pembeli Saat Tahun Baru 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Penjualan kembang api lesu, omzet pedagang menurun.

Penjualan kembang api lesu, omzet pedagang menurun.

INFO CIKARANG – Imbauan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar masyarakat tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 berdampak langsung terhadap penurunan penjualan kembang api di wilayah Cikarang dan sekitarnya.

Pantauan di sejumlah titik penjualan kembang api musiman menunjukkan kondisi lapak yang relatif sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Minimnya pembeli membuat sejumlah pedagang harus menerima kenyataan omzet menurun drastis.

Cecep (47), pedagang kembang api di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, mengaku penjualan tahun ini tidak seramai tahun lalu.

Ia menilai imbauan pemerintah dan kondisi sosial menjadi faktor utama menurunnya minat masyarakat.

“Pembelinya jauh lebih sedikit dibanding tahun kemarin. Banyak warga yang menahan diri, mungkin karena empati terhadap daerah-daerah yang sedang terkena bencana,” ujar Cecep dalam keterangannya dikutip Kamis (1/1/2026).

Meski penjualan menurun, Cecep menyatakan tetap menghormati kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, sebagai pedagang ia hanya bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

“Kalau memang ada aturannya, kita ikut saja. Namanya juga pedagang, tergantung orang mau beli atau tidak,” katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menerbitkan Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 300.2.3/SE-132/Tapem-Setda/2025.

Dalam surat edaran tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan pesta kembang api atau petasan.

Pemkab Bekasi mengajak warga mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif seperti doa bersama, dzikir, pengajian, serta kegiatan keagamaan lainnya sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap kondisi sosial pascabencana di sejumlah wilayah.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa, dzikir, dan pengajian, baik di masjid maupun musholla, serta kegiatan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” ujar Asep Surya Atmaja, Kamis (25/12/2025).

Selain itu, pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Orang tua diminta lebih mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak melakukan konvoi kendaraan, menyalakan petasan, atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Lansia Meninggal Usai Antre Gas, Distribusi Dipertanyakan

    Seorang Lansia Meninggal Usai Antre Gas, Distribusi Dipertanyakan

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, bernama Yonih (62), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kelelahan usai mengantre gas elpiji 3 kg bersubsidi. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat. Kronologi Kejadian Menurut Ketua RT 001 Pamulang Barat, Saeful, almarhum berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB untuk mengantre gas di […]

  • Bug di Google? Netizen Syok Lihat Kurs Dolar Jadi Rp8.170!

    Bug di Google? Netizen Syok Lihat Kurs Dolar Jadi Rp8.170!

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Netizen Indonesia lagi heboh nih! Pasalnya, kalau kamu cek kurs USD ke Rupiah di Google, angkanya jauh dari kenyataan. Google menampilkan nilai 1 USD = Rp8.170,65, padahal kalau dicek langsung di Bank Indonesia (BI) atau bank lain seperti BCA, kurs sebenarnya masih ada di kisaran Rp16.340 per USD. Bug atau Nyata? Banyak […]

  • TPA Burangkeng Bekasi hingga Bakung Lampung Diselidiki: Dilimpahkan ke Kejati

    TPA Burangkeng Bekasi hingga Bakung Lampung Diselidiki: Dilimpahkan ke Kejati

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menggunakan skema multidoor enforcement, meliputi sanksi administratif, pidana, serta gugatan perdata, untuk menindak pelanggaran tata kelola sampah. Pijakan kebijakan ini berlandaskan UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta UU 18/2008 mengenai Pengelolaan Sampah. Tiga TPA Resmi dalam Sorotan […]

  • Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Warga Karangbahagia

    Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Warga Karangbahagia

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Pelaukan, Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sebuah rumah pada Senin (27/10/2025). Penemuan tersebut bermula saat warga mencium bau busuk yang menyengat dari arah rumah tersebut. Setelah ditelusuri, warga memastikan sumber bau berasal dari dalam rumah dan segera melaporkannya kepada ketua RT serta […]

  • Curanmor di Bekasi Utara, motor warga hilang Jumat dini hari.

    Curanmor Subuh di Bekasi Utara, Pelaku Terekam CCTV Pura-pura Kaki Tak Bisa Berjalan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi. Kali ini, peristiwa curanmor dilaporkan berlangsung di Kampung Penggilingan Baru RT 001 RW 006, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, pada Jum’at dini hari, (2/1/2026) sekitar pukul 04.06 WIB. Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Salah […]

  • Gedung MTs Al Maliyah di Sukatani, Bekasi, dilaporkan nyaris roboh akibat cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

    Diguyur Hujan Angin dan Bangunan Lapuk Dimakan Usia, Gedung MTs Al Maliyah Sukatani Kabupaten Bekasi Terancam Ambruk

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi memprihatinkan dialami Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Maliyah Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang dilaporkan nyaris ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang, ditambah kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Sekolah yang berlokasi di Kampung Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tersebut terdampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya […]

expand_less