Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Plt Bupati Bekasi Imbau Rumah Sakit Tetap Layani Pasien Meski Tanpa BPJS

Plt Bupati Bekasi Imbau Rumah Sakit Tetap Layani Pasien Meski Tanpa BPJS

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan layanan kesehatan wajib diberikan tanpa melihat kepesertaan BPJS.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan layanan kesehatan wajib diberikan tanpa melihat kepesertaan BPJS.

INFO CIKARANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan seluruh rumah sakit di wilayah Kabupaten Bekasi dilarang menolak pasien hanya karena tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau kepesertaan BPJS Kesehatan.

Ia meminta seluruh fasilitas layanan kesehatan mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam memberikan pelayanan.

Penegasan tersebut disampaikan Asep Surya Atmaja saat meresmikan Rumah Sakit (RS) Cenka Tipe C yang berlokasi di Jalan Pilar Sukatani, Warung Pojok, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia.

Menurut Asep, pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang tidak boleh dibatasi oleh persoalan administratif.

Ia menekankan bahwa pasien yang datang dalam kondisi sakit harus tetap ditangani terlebih dahulu, tanpa memandang status kepesertaan jaminan kesehatan.

“Kalau ada masyarakat sakit, meskipun tidak punya KIS atau BPJS, tetap harus dilayani. Jangan sampai orang sakit tidak tertangani hanya karena urusan administrasi,” tegas Asep dikutip Jum’at (9/1/2026).

Asep menilai kehadiran RS Cenka Tipe C memiliki peran strategis, terutama bagi masyarakat di Kecamatan Karangbahagia dan wilayah sekitarnya yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Kondisi tersebut dinilai berisiko, khususnya bagi pasien dengan kondisi darurat.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tetap berhak memperoleh pelayanan yang optimal.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata dia, berkomitmen menjaga kesinambungan layanan kesehatan meskipun saat ini tengah melakukan penataan keuangan daerah.

“Pelayanan tetap harus berjalan. Insyaallah ke depan keuangan daerah kita rapikan, tapi masyarakat tidak boleh dirugikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asep Surya Atmaja mengungkapkan bahwa Pemkab Bekasi menargetkan penataan kewajiban dan pembenahan sistem pembiayaan sektor kesehatan secara bertahap hingga tahun 2027.

Di sisi lain, ia mengapresiasi peran BPJS Kesehatan serta rumah sakit yang selama ini tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah berbagai keterbatasan.

Asep juga mengakui tantangan besar dalam penyediaan layanan kesehatan di Kabupaten Bekasi yang memiliki jumlah penduduk sekitar 3,3 juta jiwa dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam.

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan rumah sakit swasta dinilai menjadi kunci dalam pemerataan layanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, ia kembali mengingatkan seluruh manajemen rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, agar tidak melakukan penolakan terhadap pasien, terutama masyarakat kurang mampu.

“Kalau ada orang sakit, mohon dilayani dulu. Administrasi bisa dibicarakan kemudian,” katanya.

Dengan diresmikannya RS Cenka Tipe C, Plt Bupati Bekasi berharap akses layanan kesehatan bagi masyarakat semakin luas, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata dan berkeadilan di Kabupaten Bekasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua tersangka dugaan korupsi pemasangan sambungan air bersih Perumda Tirta Bhagasasi digiring menuju Lapas Kelas IIA Cikarang usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kabupaten Bekasi.

    Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Dua Pejabat Perumda Tirta Bhagasasi, Satu Tersangka Mangkir, Dugaan Korupsi Capai Rp4,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemasangan sambungan jaringan air bersih bagi pelanggan baru di Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi pada periode 2024 hingga 2025. Ketiga tersangka masing-masing berinisial MSB, RF, dan AEZ. Dari ketiganya, dua orang yakni MSB dan RF langsung […]

  • Kabupaten Bekasi Tempati Peringkat Kedua pada MTQH Jawa Barat 2025, 18 Medali Dibawa Pulang

    Kabupaten Bekasi Tempati Peringkat Kedua pada MTQH Jawa Barat 2025, 18 Medali Dibawa Pulang

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pada penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025, Kabupaten Bekasi berhasil mencatatkan posisi sebagai juara kedua terbaik. Kegiatan ini berlangsung di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, pada hari Sabtu, tanggal 21 Juni 2025. Jumlah poin yang berhasil dikumpulkan oleh kontingen Kabupaten Bekasi mencapai 513 […]

  • Kebakaran Hebat di Pasar Baru Cikarang, Pedagang Panik

    Kebakaran Hebat di Pasar Baru Cikarang, Pedagang Panik

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan di kawasan Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Selasa pagi (4/11/2025). Api dilaporkan tiba-tiba membesar dan dengan cepat menjalar ke bagian lain bangunan, menimbulkan kepanikan di antara para pedagang serta warga sekitar. Lokasi kebakaran berada tak jauh dari Sentra Grosir Cikarang (SGC) dan deretan lapak pedagang, sehingga […]

  • Penyidikan dugaan korupsi tunjangan rumah DPRD Bekasi terus diperdalam Kejati Jabar.

    Penyidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Meluas, Kejaksaan Buka Peluang Tersangka Baru

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terus memperdalam penyidikan dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2022–2024. Meski dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik menyebut proses masih jauh dari kata selesai. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelaah sejumlah dokumen […]

  • KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

    KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyidikan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki fase baru. Setelah menjerat aktor utama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengurai jejaring kekuasaan di sekitar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Langkah terbaru, KPK bersiap memanggil dua staf khusus bupati yang diduga mengetahui, terlibat, atau setidaknya menjadi bagian dari […]

  • Ilustrasi penganiayaan anak. Balita perempuan di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat dugaan kekerasan yang dilakukan ibu tirinya.

    Tragis! Balita di Tarumajaya Bekasi Meninggal Dunia Diduga Akibat Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Lebam hingga Luka Bakar

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Bekasi setelah seorang balita perempuan berinisisial QSH (4) meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif selama sekitar satu pekan di RSUD Koja, Jakarta Utara. Korban yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya berinisial PM (19) mengembuskan napas terakhir pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum meninggal, korban […]

expand_less