Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Mahfud MD Ungkap Kapolri Akui Ada Kuota Titipan dalam Rekrutmen Polri

Mahfud MD Ungkap Kapolri Akui Ada Kuota Titipan dalam Rekrutmen Polri

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Anggota KPRP Mahfud MD menyampaikan temuan reformasi Polri, termasuk penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota.

Anggota KPRP Mahfud MD menyampaikan temuan reformasi Polri, termasuk penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota.

INFO CIKARANG — Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD, membeberkan sejumlah temuan penting dalam proses reformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Salah satu poin krusial yang disepakati adalah penghentian praktik titip-menitip dalam rekrutmen anggota Polri.

Mahfud mengatakan, agenda reformasi Polri saat ini telah memasuki tahap perumusan kesimpulan. Sedikitnya terdapat sekitar 30 persoalan yang dibahas dalam rangkaian diskusi dan penyusunan kebijakan.

“Dari 30 masalah yang muncul, satu masalah sudah disepakati bahwa rekrutmen polisi besok tidak boleh ada titip-titipan,” ujar Mahfud MD dikutip Jum’at (16/1/2026).

Menurut Mahfud, praktik titipan selama ini melibatkan banyak pihak, mulai dari aktor politik hingga unsur internal kepolisian.

Kondisi tersebut dinilai merugikan masyarakat yang seharusnya memiliki kesempatan sama.

“Selama ini kan ada jatah khusus, tuh. DPR nitip, parpol nitip, menteri nitip, ini nitip, anaknya polisi sendiri nitip, sehingga banyak rakyat nggak dapat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, praktik tersebut sengaja difasilitasi melalui mekanisme kuota khusus.

Bahkan, keberadaan kuota titipan itu disebut telah diakui oleh Kapolri sendiri.

“Dan Kapolri mengakui ya gimana, kan, maka dibuat kuota khusus untuk masukkan orang. Nah, kuota khusus itu dibagi ke politik-politik yang nitip itu, keluarga besar Polri dan sebagainya. Besok nggak boleh lagi, karena itu juga yang merusak meritokrasi,” tutur Mahfud.

Meski demikian, Mahfud menegaskan penghapusan titipan tidak berarti menutup seluruh jalur afirmasi.

Ia menyebut afirmasi tetap dibuka, namun dibatasi secara ketat dan didasarkan pada kebutuhan negara, bukan kepentingan politik.

Afirmasi pertama, kata Mahfud, diberikan kepada masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Kayak Papua itu, nanti dapat jatah sendiri dengan passing grade yang berbeda,” ujarnya.

Selain itu, jalur afirmasi juga tetap tersedia bagi perempuan serta calon peserta yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik di tingkat nasional.

“Yang kedua, perempuan harus dapat jatah tertentu. Lalu yang ketiga, orang berprestasi. SMA yang berprestasi nasional di berbagai bidang akan diberi jatah juga,” katanya.

Mahfud menegaskan kebijakan rekrutmen tanpa titipan akan berlaku untuk seluruh jalur penerimaan Polri, baik Akademi Kepolisian (Akpol) maupun bintara.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, perubahan regulasi akan dilakukan di internal Polri.

Aturan tersebut akan dituangkan dalam peraturan Kapolri dan tidak menutup kemungkinan dinaikkan menjadi peraturan presiden.

“Ya nanti akan dibuat peraturan Kapolri secepatnya, karena itu cukup di internal Polri atau mungkin nanti kalau perlu, Perpres,” ucapnya.

Mahfud memastikan seluruh hasil rumusan reformasi Polri tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kebijakan.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bekasi: 61 Ribu Warga Hadapi Bencana Besar, Puluhan Desa Terendam

    Banjir Bekasi: 61 Ribu Warga Hadapi Bencana Besar, Puluhan Desa Terendam

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam beberapa hari terakhir ini Kabupaten Bekasi tengah menghadapi salah satu bencana terparah dalam sejarah. Banjir yang melanda selama tiga hari terakhir telah mengubah kehidupan puluhan ribu warga seolah menjadi sebuah tantangan survival. Menurut data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat 61.648 warga terdampak banjir, dengan 48.207 di antaranya terpaksa mengungsi. Bencana […]

  • Ilustrasi kewaspadaan warga terhadap modus pencurian berkedok pemulung dan pengamen yang menyasar kendaraan serta peralatan kerja.

    Modus Pencurian Berkedok Pemulung dan Pengamen Resahkan Warga Serang Baru

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pencurian dengan berbagai modus kembali meresahkan masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, muncul sejumlah laporan aksi kejahatan yang diduga dilakukan oleh oknum yang menyamar sebagai pemulung dan pengamen. Sasaran mereka beragam, mulai dari kendaraan bermotor hingga barang-barang berharga milik warga. Belum lama ini, seorang oknum pengamen dilaporkan mencuri kendaraan bermotor milik warga […]

  • KPK temukan percakapan terhapus dalam penyidikan suap proyek Bekasi.

    KPK Temukan Percakapan Terhapus dalam Kasus Suap Proyek Bekasi, Dugaan Perintangan Penyidikan Menguat

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah percakapan yang telah dihapus dari telepon genggam, yang disita sebagai barang bukti elektronik dalam penyidikan perkara dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Temuan ini membuka dugaan adanya upaya sistematis untuk menghilangkan jejak komunikasi terkait perkara yang kini menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Juru […]

  • Klarifikasi Ridwan Kamil Soal Isu Perselingkuhan, Sebut Ekonomi Jadi Motif Fitnah Keji Ini

    Klarifikasi Ridwan Kamil Soal Isu Perselingkuhan, Sebut Ekonomi Jadi Motif Fitnah Keji Ini

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), akhirnya angkat suara terkait isu perselingkuhan yang menyeret namanya. Kabar yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa RK memiliki anak hasil hubungan dengan seorang perempuan selain istrinya. Namun, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, RK dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah keji […]

  • Pedagang Jadi Korban? Temuan For Diksi Ungkap Bobroknya Pengelolaan Pasar Induk Cibitung

    Pedagang Jadi Korban? Temuan For Diksi Ungkap Bobroknya Pengelolaan Pasar Induk Cibitung

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Forum Dialektika Bekasi (For Diksi) laporkan temuan adanya dugaan pemerasan dan pungutan liar kepada para pedagang yang dilakukan pihak ketiga di Pasar Induk Cibitung. Dalam laporannya, For Diksi mendapatkan beberapa temuan bukti pihak pengembang terindikasi melakukan kesalahan, salah satunya pungutan kepada pedagang. “Kita adukan beberapa bukti kepada Polres Metro Bekasi, terkait adanya […]

  • Jembatan Yapin Bekasi Ambruk: Sudah Lama Bolong, Kini Tak Bisa Dilalui

    Jembatan Yapin Bekasi Ambruk: Sudah Lama Bolong, Kini Tak Bisa Dilalui

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jembatan Yapin di Bekasi akhirnya ambruk setelah sekian lama dibiarkan dalam kondisi rusak. Lubang-lubang yang sebelumnya menghiasi jembatan ini tidak pernah diperbaiki hingga akhirnya tak mampu lagi menopang beban, menyebabkan akses dari Setu ke Serang Baru terputus. Kini, jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, memaksa kendaraan besar memutar jauh untuk […]

expand_less