Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Hati-Hati Modus Pelecehan di Jalan Sekitar Cifest Cikarang, Korban Nyaris Jadi Sasaran Saat Jam Pulang Kerja

Hati-Hati Modus Pelecehan di Jalan Sekitar Cifest Cikarang, Korban Nyaris Jadi Sasaran Saat Jam Pulang Kerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi terjadinya pelecehan bermodus tanya alamat.

Ilustrasi terjadinya pelecehan bermodus tanya alamat.

INFO CIKARANG — Modus pelecehan di jalan kembali meresahkan warga, khususnya perempuan yang beraktivitas di kawasan Cikarang.

Seorang pekerja perempuan nyaris menjadi korban pelecehan saat melintas di sekitar Cifest, Cikarang, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, saat kondisi jalan sedang padat oleh warga yang pulang kerja dan berburu takjil.

Situasi ramai tersebut justru dimanfaatkan pelaku untuk mendekati korban dengan modus berpura-pura bertanya alamat.

“Kondisinya lagi rame banget, orang-orang pada pulang kerja dan cari takjil. Aku nggak nyangka justru di situ dia mulai ngebuntutin,” ujar korban saat menceritakan pengalamannya.

Modus Tanya Arah, Pelaku Terus Membuntuti

Korban menjelaskan, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah awalnya memanggil-manggil dari belakang sambil bertanya arah menuju Cikarang Barat. Meski sudah diabaikan, pelaku justru semakin agresif.

“Dia teriak-teriak, ‘Mba, arah Cikarang Barat ke mana?’ Padahal pelat motornya pelat Cikarang. Dari situ aku sudah ngerasa nggak logis dan mulai takut,” kata korban.

Merasa terancam, korban mencoba menjauh dengan tetap melaju. Namun pelaku tidak berhenti dan terus mengejar hingga berusaha memepet motor korban.

“Aku udah gas pelan buat ngehindar, tapi dia masih maksa sejajar. Aku sempat teriak, ‘Liat Google Maps aja!’” ungkapnya.

Nyaris Terjadi Pelecehan Saat Jalan Macet

Situasi semakin mencekam ketika keduanya terjebak macet parah di kawasan sebelum SPBU Cifest. Di titik tersebut, pelaku disebut semakin berani mendekat.

“Pas macet itu dia bener-bener mepet. Aku lihat dia udah kayak ancang-ancang mau pegang bagian tubuh aku. Feeling aku langsung nggak enak banget,” tutur korban.

Beruntung, korban bereaksi cepat dengan berteriak keras untuk menarik perhatian sekitar.

“Aku langsung teriak sekencang-kencangnya, ‘Eh anjing! Mau ngapain lu?!’” katanya.

Teriakan tersebut langsung membuat pengendara lain menoleh. Beberapa orang bahkan sempat menanyakan kondisi korban.

“Ada bapak-bapak sama sopir truk yang langsung nanya, ‘Kenapa teh?’ Dari situ pelakunya kelihatan panik,” lanjutnya.

Pelaku Kabur Setelah Jadi Pusat Perhatian

Setelah mendapat sorotan publik, pelaku terlihat ciut dan tidak lagi berani mendekat. Begitu arus lalu lintas mulai lancar, korban langsung menjauh dan pulang ke rumah dengan selamat.

“Alhamdulillah aku nggak sampai kena fisik, tapi jujur ini bikin trauma. Ini juga bukan pertama kalinya aku ketemu orang kayak gini,” ujar korban.

Korban menyebut, meski ciri pelaku sebelumnya berbeda, pola kejadiannya hampir serupa—mendekati perempuan sendirian dengan alasan sepele.

Ciri-Ciri Pelaku yang Perlu Diwaspadai

Korban turut membagikan ciri-ciri pelaku agar masyarakat lebih waspada:
• Motor: Honda Scoopy warna merah
• Pelat nomor: B **** FKG (angka tengah tidak diingat korban karena panik)
• Ciri fisik: Kantung mata hitam, bibir pucat, kulit agak gelap
• Pakaian: Jaket dan tas selempang kecil

“Muka dan gerak-geriknya mencurigakan banget. Semoga yang lain bisa lebih waspada kalau ketemu orang dengan ciri serupa,” katanya.

Imbauan untuk Perempuan agar Lebih Waspada

Korban berharap pengalamannya bisa menjadi peringatan bagi perempuan lain, khususnya yang sering berkendara sendiri saat jam pulang kerja.

“Kalau ada yang tiba-tiba nanya alamat tapi gelagatnya aneh, mending cuekin atau langsung tegas. Jangan kasih celah mereka buat deket,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ragu berteriak atau mencari bantuan jika merasa terancam.

“Jangan takut bikin keributan. Keselamatan kita jauh lebih penting,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 267 santri dari 18 rumah tahfizh mengikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    267 Santri Ikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an di Cikarang, Pemkab Bekasi Tekankan Penguatan Karakter

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebanyak 267 santri penghafal Al-Qur’an dari 18 rumah tahfizh se-Kabupaten Bekasi mengikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan bahwa […]

  • Waspada Hujan Ringan! Ini Prakiraan Cuaca Lengkap Kabupaten Bekasi 31 Januari 2025

    Waspada Hujan Ringan! Ini Prakiraan Cuaca Lengkap Kabupaten Bekasi 31 Januari 2025

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – agi warga Bekasi yang punya rencana aktivitas di luar rumah pada Jumat, 31 Januari 2025, sebaiknya siapkan payung! Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi akan mengalami hujan ringan, sementara beberapa kecamatan lainnya diperkirakan akan diselimuti kabut atau asap. 1. Hujan Ringan di Sebagian Besar […]

  • Anggaran Membengkak, INKASTRA Desak Kejari Bekasi Usut Dugaan Korupsi Jembatan Muaragembong

    Anggaran Membengkak, INKASTRA Desak Kejari Bekasi Usut Dugaan Korupsi Jembatan Muaragembong

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek pembangunan jembatan penghubung Muaragembong, puluhan massa aksi yang tergabung dalam Insitut Kajian Strategis (INKASTRA) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Pemkab Bekasi, pada Jum’at (10/01/205). Muhammad Romdon selaku koordinator aksi mengungkapkan, proyek pembangun jembatan penghubung yang berada di kecamatan Muaragembong ini memakan angka […]

  • Pria di Cikarang Diculik dan Disekap, Pelaku Nodong Pistol di Depan Pom Bensin!

    Pria di Cikarang Diculik dan Disekap, Pelaku Nodong Pistol di Depan Pom Bensin!

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG– Kasus penculikan menghebohkan terjadi di kawasan Jalan Jarakosta, Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (21/1/2025). Seorang pria berinisial IM menjadi korban penculikan dan penyekapan setelah dihentikan oleh sebuah mobil yang ditumpangi empat orang pelaku. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 18.05 WIB, tepat di depan sebuah pom bensin. Korban yang tengah dalam […]

  • Petugas menertibkan PKL pasar tumpah SGC Cikarang Utara untuk mengurai kemacetan dan menata kawasan.

    Sering Picu Kemacetan dan Kesan Kumuh, 519 Lapak PKL Pasar Tumpah SGC Resmi Direlokasi Mulai 13 Februari 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) pasar tumpah SGC Cikarang yang selama ini dinilai kerap memicu kemacetan dan kesan kumuh di jalan utama kawasan Cikarang Utara. Penertiban tersebut dituangkan dalam Surat Imbauan Nomor 300.1.1/1054/Satpol.PP tentang Tertib Tempat Berjualan bagi PKL di Jalan Kapten Sumantri, Jalan RE Martadinata, serta […]

  • Gudang Perabotan di Babelan Bekasi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Gudang Perabotan di Babelan Bekasi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Gudang perabotan rumah tangga di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, hangus terbakar pada Selasa (9/9/2025) pagi sekitar pukul 07.45 WIB. Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Sukardi Yusuf, menjelaskan bahwa dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik. Api yang semula kecil dengan cepat merembet ke berbagai barang mudah […]

expand_less