Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » DSDABMBK Bekasi Evaluasi 1.077 Km Jalan Kabupaten, Kemantapan Masih di Angka 73,98 Persen

DSDABMBK Bekasi Evaluasi 1.077 Km Jalan Kabupaten, Kemantapan Masih di Angka 73,98 Persen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, saat meninjau kondisi jalan kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, saat meninjau kondisi jalan kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi (DSDABMBK) terus melakukan evaluasi dan pembaruan data kondisi jalan kabupaten sebagai dasar perencanaan dan penanganan infrastruktur pada tahun 2026.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi tahun 2023, total panjang jalan kabupaten yang menjadi kewenangan DSDABMBK tercatat mencapai 1.077,392 kilometer.

Data tersebut menjadi acuan utama dalam penyusunan prioritas perbaikan dan pemeliharaan jalan di berbagai wilayah.

Kepala DSDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menyampaikan bahwa hingga saat ini tingkat kemantapan jalan kabupaten berada pada kisaran 73,98 persen.

“Saat ini tingkat kemantapan jalan kabupaten berada pada kisaran 73,98 persen. Evaluasi terus kami lakukan secara berkala, termasuk pasca genangan dan banjir, agar penanganan bisa lebih terarah dan berbasis data,” ujar Henri dikutip Jum’at, (27/2/2026).

Henri menjelaskan, peningkatan kemantapan jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, meski pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Menurutnya, pendekatan berbasis data sangat penting agar setiap penanganan infrastruktur jalan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan, terutama pada ruas-ruas yang kerap terdampak genangan maupun banjir.

Jalan Provinsi dan Nasional di Kabupaten Bekasi

Selain jalan kabupaten, Henri juga menjelaskan bahwa di wilayah Kabupaten Bekasi terdapat ruas jalan dengan kewenangan berbeda.

Tercatat satu ruas jalan provinsi, yakni Jalan KH Mamun Nawawi dengan panjang sekitar 34 kilometer.

Sementara itu, terdapat pula satu ruas jalan nasional yang membentang dari perbatasan Kota Bekasi hingga perbatasan Kabupaten Karawang dengan panjang kurang lebih 30 kilometer.

Untuk penanganan cepat di lapangan, DSDABMBK Kabupaten Bekasi tetap mengoperasikan Unit Reaksi Cepat (URC) guna merespons laporan masyarakat terkait jalan berlubang maupun kerusakan ringan.

“Tim URC tetap siaga. Kami terus memantau laporan masyarakat dan melakukan penanganan sesuai kemampuan teknis serta ketersediaan material,” jelas Henri.

Keberadaan URC diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan yang bersifat mendesak.

Ruas Muara Gembong Masuk Kajian Teknis

Terkait ruas jalan di Kecamatan Muara Gembong yang sebelumnya berstatus sebagai jalan desa dan meningkat menjadi jalan kabupaten pada 2023, Henri menyebut penanganannya memerlukan tahapan teknis yang lebih kompleks.

“Ruas tersebut menjadi perhatian dan sedang kami kaji agar dapat masuk dalam skema penanganan bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, ruas tersebut membutuhkan peningkatan struktur jalan secara menyeluruh agar kualitas dan daya tahannya sesuai standar jalan kabupaten.

Target 2026 Fokus Kualitas dan Keselamatan

Henri menambahkan, target peningkatan kemantapan jalan pada tahun 2026 tetap diarahkan pada perbaikan bertahap dengan mengutamakan kualitas konstruksi serta keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap, melalui evaluasi berkala dan penanganan berbasis data, kondisi infrastruktur jalan dapat terus membaik dan mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMK Kabupaten Bekasi 2025 Naik! Ini Detailnya

    UMK Kabupaten Bekasi 2025 Naik! Ini Detailnya

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Kabar baik untuk para pekerja di Kabupaten Bekasi! Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2025 resmi disepakati naik sebesar 6,5 persen, menjadi Rp5.558.515,10. Kenaikan ini diputuskan dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi yang digelar pada Kamis, 12 Desember 2024, di Kantor Dinas Ketenagakerjaan. Rapat yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 17.00 WIB ini dipimpin […]

  • Debit Air Kali Cikeas Naik, Warga Diminta Tetap Siaga

    Debit Air Kali Cikeas Naik, Warga Diminta Tetap Siaga

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peningkatan volume air dilaporkan terjadi di Kali Bekasi setelah adanya kiriman dari wilayah Bogor ke Kali Cikeas. Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak Sabtu, 5 Juli 2025, menjadi pemicu kenaikan debit air di aliran sungai tersebut. Hasil pemantauan menunjukkan tinggi muka air (TMA) Kali Bekasi masih berada dalam kondisi terkendali, dengan […]

  • Kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi. Temuan BPK terkait pengadaan sewa alat berat senilai Rp24,56 miliar kini mulai didalami Polres Metro Bekasi.

    Temuan BPK Soal Sewa Alat Berat Rp24,56 Miliar TPA Burangkeng Masuk Radar Polisi, Polres Metro Bekasi Mulai Lakukan Pendalaman

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai penggunaan anggaran sewa alat berat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi, mulai memasuki tahap pendalaman oleh aparat penegak hukum. Polres Metro Bekasi memastikan akan menelaah hasil audit BPK yang menyoroti belanja sewa excavator dan bulldozer senilai Rp24,56 miliar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah […]

  • Tanggul yang ambrol di Perumahan GCV Jayasampurna, Kabupaten Bekasi, meningkatkan risiko banjir akibat luapan Kali Cikarang.

    Tanggul Rusak, Warga Perumahan GCV Jayasampurna Dihantui Oleh Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perumahan Grand Cikarang Village (GCV) di Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kembali dihantui ancaman banjir. Salah satu titik tanggul yang dibangun pengembang untuk menahan luapan Kali Cikarang kini ambrol dan berpotensi menggenangi rumah warga. Tandes (56), salah seorang warga, menjelaskan bahwa tanggul dibangun pengembang pada September–Oktober 2025 setelah banjir […]

  • Kenalan di Telegram, Motor Wanita di Bekasi Ini Dijual Murah di Facebook oleh Teman Kencan

    Kenalan di Telegram, Motor Wanita di Bekasi Ini Dijual Murah di Facebook oleh Teman Kencan

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Seorang wanita berinisial SA (24) harus menelan pil pahit setelah motor miliknya dibawa kabur oleh teman kencannya, pria berinisial K (27). Kejadian ini bermula saat keduanya berkenalan lewat aplikasi Telegram dan sepakat untuk bertemu di sebuah apartemen di Kota Bekasi pada Oktober 2024. Namun, pertemuan yang awalnya penuh kesan justru berujung kehilangan. Pelaku […]

  • Anak-anak berebut uang koin dalam tradisi Lebaran di Cikarang yang penuh keceriaan.

    Tradisi Tabur Uang Koin Saat Lebaran di Cikarang, Momen Seru yang Selalu Ditunggu Anak-anak

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tradisi tabur uang koin saat Lebaran di Cikarang masih terus bertahan dan jadi salah satu momen paling ditunggu, terutama oleh anak-anak. Ketika suasana hangat Idul fitri, tradisi sederhana ini justru mampu menghadirkan keceriaan yang sulit dilupakan. Biasanya, dilakukan setelah sholat Id dan silaturahmi keluarga, momen ini langsung jadi “highlight” tersendiri di halaman […]

expand_less