Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » APBD 2026 Kabupaten Bekasi Tembus Rp7,7 Triliun, Jalan dan Irigasi Masih Jadi Fokus Utama

APBD 2026 Kabupaten Bekasi Tembus Rp7,7 Triliun, Jalan dan Irigasi Masih Jadi Fokus Utama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 26 Des 2025
  • comment 0 komentar
Pemkab Bekasi prioritaskan pembangunan jalan dan pengairan pada 2026.

Pemkab Bekasi prioritaskan pembangunan jalan dan pengairan pada 2026.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan arah kebijakan anggaran tahun 2026 masih menitikberatkan pada pembangunan fisik dasar, khususnya infrastruktur jalan dan pengairan.

Hal itu tercermin dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang totalnya mencapai Rp7,7 triliun.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama DPRD menuntaskan pembahasan dan menyepakati hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD 2026.

Kesepakatan itu ditandatangani dalam rapat resmi di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (24/12/2025).

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menjelaskan bahwa besaran APBD 2026 disusun dari berbagai komponen pendapatan daerah, mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), transfer pemerintah pusat, dana bagi hasil provinsi, hingga pemanfaatan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa).

Menurut Asep, hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa postur anggaran Kabupaten Bekasi telah memenuhi hampir seluruh kewajiban belanja yang bersifat mandatori.

Bahkan, untuk sektor infrastruktur, alokasi anggaran ditingkatkan hingga 8,3 persen dari total APBD, melampaui rekomendasi awal provinsi yang berada di angka 7,5 persen.

Anggaran tersebut akan difokuskan pada perbaikan dan peningkatan kualitas jalan, penyediaan penerangan jalan umum, serta penanganan persoalan banjir melalui program normalisasi dan penguatan jaringan irigasi.

Tidak hanya infrastruktur, sektor pertanian juga mendapatkan porsi anggaran di atas batas minimal.

Dari ketentuan minimal 2 persen, Kabupaten Bekasi mengalokasikan sekitar 2,3 persen untuk mendukung ketahanan pangan dan produktivitas pertanian.

Sementara itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga dipastikan melampaui ambang batas mandatory spending.

Tambahan dukungan dari pemerintah pusat turut memperkuat agenda pembangunan daerah.

Kabupaten Bekasi diproyeksikan menerima alokasi anggaran sebesar Rp76 miliar yang akan difokuskan untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait peluang bantuan keuangan provinsi guna mendukung program-program strategis daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Premanisme di Bekasi Makin Meresahkan, Gubernur Jabar Ambil Langkah Tegas

    Aksi Premanisme di Bekasi Makin Meresahkan, Gubernur Jabar Ambil Langkah Tegas

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pada tahun 2025, wilayah Jawa Barat ditargetkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dapat bebas dari aksi premanisme. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai aksi meresahkan yang melibatkan oknum organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Bekasi. Karenanya, agar target tersebut dapat diwujudkan maka Satuan Tugas atau Satgas Anti-Premanisme rencananya akan dibentuk […]

  • Persija vs Persib Makin Memanas, Oknum Jakmania Dituding Lakukan Vandalisme

    Persija vs Persib Makin Memanas, Oknum Jakmania Dituding Lakukan Vandalisme

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Persaingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali memanas jelang pertemuan mereka di pekan ke-23 Liga 1 2024/2025. Bukan cuma di dalam lapangan, tensi tinggi juga terjadi di luar stadion, bahkan sebelum pertandingan dimulai. Insiden tak menyenangkan menimpa skuad Maung Bandung, yang menjadi sasaran teror oknum suporter di Bekasi. Kejadian pertama terjadi […]

  • Viral! Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir, Kini Jadi Tersangka

    Viral! Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir, Kini Jadi Tersangka

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial, memperlihatkan seorang pria melemparkan anak balita ke tengah jalan yang tergenang banjir. Insiden ini terjadi di Perumahan Logam Bangun Setia 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Kejadian ini sontak memicu kemarahan warganet. Dalam video berdurasi 1 menit 18 detik, pria berbaju abu-abu tersebut terlihat […]

  • Gus Yaqut belum ditahan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi kuota haji.

    KPK Beberkan Alasan Tak Tahan Gus Yaqut Meski Jadi Tersangka Korupsi

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Agama era Presiden Joko Widodo, yakni Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji. KPK sudah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kasus korupsi kuota haji ini di awal Januari 2026, di mana disebutkan Gus Yaqut sebagai tersangka. Wakil Ketua KPK Fitroh […]

  • Junaedi saat menyampaikan pandangannya terkait pentingnya optimalisasi peran Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi dalam memperkuat tata kelola perusahaan.

    Junaedi Ingatkan Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi Jangan Pasif, Pengawasan Lemah Bisa Buka Celah Korupsi

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peran Dewan Pengawas di Perumda Air Minum Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan perusahaan daerah sekaligus memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan Junaedi yang akrab disapa Ajuk. Ia menekankan bahwa Dewan Pengawas tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur organisasi, melainkan […]

  • Warga Kampung Kukun, Desa Ciantra, Kabupaten Bekasi mengamankan dua pria yang diduga terlibat transaksi obat terlarang jenis tramadol di bangunan bekas toko.

    Jual Obat Terlarang dengan Sistem COD, Dua Pria Digulung Warga di Cikarang

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Dua pria yang diduga terlibat dalam penjualan obat-obatan terlarang diamankan warga di Kampung Kukun, RT 11 RW 06, Desa Ciantra, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kedua terduga ditangkap setelah warga memergoki mereka tengah melakukan transaksi obat tipe G jenis tramadol dengan sistem cash on delivery (COD) di sebuah bangunan bekas toko. Penangkapan bermula […]

expand_less