Jasad Pria Misterius Mengapung di Irigasi Tambun Utara, Warga Sempat Heboh
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Petugas dan relawan mengevakuasi jasad pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di saluran irigasi kawasan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
INFO CIKARANG – Suasana sore di Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi mendadak berubah mencekam.
Warga dikejutkan dengan kemunculan sesosok jasad pria tanpa identitas yang mengapung di saluran irigasi kawasan Jalan Kong Isah.
Penemuan itu sontak menyedot perhatian warga sekitar. Dalam waktu singkat, puluhan orang berbondong-bondong mendatangi lokasi, membuat arus lalu lintas di sekitar jalan tersebut sempat tersendat.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, jasad pertama kali terlihat sekitar pukul 15.00 WIB oleh seorang warga yang tengah mencari ikan di aliran irigasi.
Saat mendekat, ia menyadari benda yang mengambang tersebut adalah tubuh manusia.
“Awalnya dikira sampah besar. Pas dideketin ternyata jenazah, langsung teriak minta tolong,” ujar Ewing, warga setempat dikutip Jum’at, (6/3/2026).
Laporan warga itu segera ditindaklanjuti oleh aparat dan tim relawan gabungan.
Proses evakuasi baru bisa dilakukan pada malam hari karena kondisi di lokasi yang cukup ramai dan minim penerangan.
Saat ditemukan, jasad pria tersebut berada dalam posisi tertelungkup dan mengambang di permukaan air.
Petugas kemudian memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi sekaligus menghindari warga terlalu dekat dengan tempat kejadian perkara.
Proses identifikasi awal berjalan cukup alot lantaran banyaknya warga yang ingin melihat langsung.
Dari pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan tidak membawa identitas apa pun.
Selain itu, petugas juga menemukan luka robek di bagian dahi korban yang diduga akibat benturan benda tumpul. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Relawan Tambun Utara, Yopi, mengatakan kondisi jasad relatif masih utuh saat dievakuasi, meski sudah menunjukkan tanda-tanda perubahan akibat terendam air.
“Kondisi jasad alhamdulillah masih utuh. Pembengkakan itu wajar karena kemungkinan sudah beberapa jam di dalam air,” jelasnya.
Usai dievakuasi menggunakan kantung jenazah, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menjalani pemeriksaan medis, termasuk autopsi.
Sementara itu, Kapolsek Tambun, Wuryanti, membenarkan adanya temuan jasad tersebut.
Ia memastikan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
“Benar, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar