Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Kertarahayu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2 Selatan, Nilai Ganti Rugi Dinilai Terlalu Rendah

Warga Kertarahayu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2 Selatan, Nilai Ganti Rugi Dinilai Terlalu Rendah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Setu, menyatakan keberatan atas rencana eksekusi tanah untuk proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan.

Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Setu, menyatakan keberatan atas rencana eksekusi tanah untuk proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan.

INFO CIKARANG — Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menyatakan keberatan terhadap rencana eksekusi tanah mereka untuk pembangunan proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan.

Pemilik lahan, Namah dan Wandi, melalui perwakilan keluarga Asep Suwandi menegaskan penolakan tersebut dilakukan karena belum tercapai kesepakatan mengenai nilai ganti rugi serta mekanisme pembayaran lahan yang terdampak proyek strategis nasional itu.

Menurut Asep, proses pengukuran lahan oleh pihak pengadilan tetap dilakukan meskipun kesepakatan harga belum tercapai.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dalam jumlah cukup banyak.

“Kami belum bisa menerima harga yang mereka tentukan. Sementara itu kami justru dihadapkan pada rencana eksekusi. Bagi masyarakat kecil seperti kami, mencari keadilan sangat sulit,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip Senin, (9/3/2026).

Ia menjelaskan, nilai kompensasi yang ditawarkan untuk pembebasan lahan disebut hanya sekitar Rp400 ribu per meter persegi.

Angka tersebut, menurutnya, jauh dari nilai pasar tanah di wilayah tersebut.

Asep membandingkan harga yang ditawarkan dengan nilai tanah di sekitar lokasi yang disebut bisa mencapai sekitar Rp2 juta per meter persegi.

“Lokasinya berdempetan dengan tanah kami, tapi harganya bisa sampai dua juta. Kami juga tidak pernah melakukan perlawanan, namun mereka datang dengan membawa banyak aparat,” katanya.

Meski demikian, pihak keluarga menegaskan tidak menolak pembangunan proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan.

Mereka hanya berharap pemerintah dapat memberikan nilai ganti rugi yang dinilai layak agar warga bisa membeli lahan pengganti.

Sementara itu, Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi, meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut dapat memperhatikan aspirasi warga yang masih menyampaikan keberatan.

Menurutnya, penolakan hanya terjadi pada sekitar lima bidang tanah yang hingga kini belum mencapai kesepakatan terkait nilai kompensasi.

Ia berharap penyelesaian persoalan tersebut dapat dilakukan melalui dialog dan musyawarah tanpa memaksakan proses eksekusi kepada warga yang masih belum sepakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi maling terekam CCTV saat membobol rumah sekaligus klinik bidan di Babelan. Pelaku berhasil membawa kabur motor dan dokumen kendaraan korban.

    Rumah Sekaligus Klinik Bidan di Babelan Dibobol Maling, Motor dan BPKB Raib

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kawanan maling menyasar sebuah rumah yang juga dijadikan Klinik Bidan Ade di Kampung Kerangkeng, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat dini hari (8/5/2026). Aksi para pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu terekam jelas kamera CCTV saat beraksi sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV dan informasi yang dihimpun, […]

  • Audiensi Ahli Waris dan PLN Muara Tawar Tarumajaya: 7,000 Meter Persegi Tanah Jadi Sorotan

    Audiensi Ahli Waris dan PLN Muara Tawar Tarumajaya: 7,000 Meter Persegi Tanah Jadi Sorotan

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rencana aksi unjuk rasa oleh ahli waris Ganeng Bin Nisan di PT PLN Nusantara UP Muara Tawar, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, terpaksa ditunda. Sebagai gantinya, dilakukan audiensi antara para ahli waris dengan perwakilan PLTU Muara Tawar dan beberapa pejabat setempat pada Sabtu (11/1/2025). Audiensi yang difasilitasi oleh Kapolsek Tarumajaya, AKP I Gede […]

  • Pemkot Bekasi tengah menyiapkan kebijakan baru terkait kepatuhan pajak kendaraan.

    Benahi Disiplin Internal, Pemkot Bekasi Siap Larang Kendaraan Nunggak Pajak Masuk Area Kantor

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kota Bekasi tengah menyiapkan sebuah kebijakan yang disebut-sebut bisa menjadi salah satu langkah paling tegas sekaligus paling memicu perdebatan dalam urusan kepatuhan pajak kendaraan. Tidak lama lagi, kendaraan yang menunggak pajak tidak akan diperbolehkan memasuki area perkantoran Pemkot Bekasi. Yang membuatnya semakin menarik, gagasan ini justru muncul setelah ditemukannya fakta bahwa […]

  • Tarif Listrik Diskon 50 Persen Selama Dua Bulan: Siapa yang Berhak?

    Tarif Listrik Diskon 50 Persen Selama Dua Bulan: Siapa yang Berhak?

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar baik datang dari pemerintah di awal 2025! Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya telah mengumumkan terkait penetapan diskon tarif listrik sebesar 50 persen demi meningkatkan kesejahteraan. Pemberian diskon tersebut diperuntukkan bagi pelanggan rumah tangga PLN dengan daya hingga 2.200 VA. Kebijakan tersebut berlaku selama dua bulan, yakni Januari dan […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sistem pengelolaan sampah usai longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang Bekasi yang menewaskan empat orang.

    Longsor Bantar Gebang Menelan Korban, Dedi Mulyadi Minta Sistem Pengelolaan Sampah Dievaluasi

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang kembali memicu sorotan terhadap sistem pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan. “Ada berita duka yang perlu saya sampaikan. Telah terjadi longsor di TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi. TPA […]

  • Non ASN Jadi PPPK? Siap-Siap Gaji Lebih Tinggi dari UMK Bekasi

    Non ASN Jadi PPPK? Siap-Siap Gaji Lebih Tinggi dari UMK Bekasi

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tenaga non ASN kini punya peluang besar memperoleh gaji hingga Rp9 juta setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan gaji minimal Rp7 juta, angka ini bahkan melampaui UMK tertinggi di Indonesia, yaitu Kota Bekasi, senilai Rp5.690.752. Jabatan yang ditawarkan mencakup Pengelola Umum Operasional dan Operator Layanan Operasional, dengan rentang […]

expand_less