Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Utang RSUD Kabupaten Bekasi Tembus Rp60,68 Miliar, DPRD Soroti Tata Kelola Keuangan dan Minta Perbaikan Menyeluruh

Utang RSUD Kabupaten Bekasi Tembus Rp60,68 Miliar, DPRD Soroti Tata Kelola Keuangan dan Minta Perbaikan Menyeluruh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Gedung RSUD Kabupaten Bekasi. DPRD Kabupaten Bekasi menyoroti kondisi keuangan rumah sakit setelah LHP BPK mencatat utang belanja mencapai Rp60,68 miliar pada akhir tahun 2025.

Gedung RSUD Kabupaten Bekasi. DPRD Kabupaten Bekasi menyoroti kondisi keuangan rumah sakit setelah LHP BPK mencatat utang belanja mencapai Rp60,68 miliar pada akhir tahun 2025.

INFO CIKARANG – Kondisi keuangan RSUD Kabupaten Bekasi menjadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) XVI DPRD Kabupaten Bekasi setelah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap adanya utang belanja yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Berdasarkan hasil audit BPK, utang belanja RSUD Kabupaten Bekasi per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp60,68 miliar.

Angka tersebut meningkat sekitar 29,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp46,66 miliar.

Kenaikan utang tersebut berasal dari sejumlah komponen belanja, mulai dari belanja pegawai, belanja barang, hingga belanja jasa.

Anggota Pansus XVI DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, menilai temuan tersebut menunjukkan perlunya pembenahan menyeluruh dalam sistem pengelolaan keuangan rumah sakit.

“Dari hasil LHP BPK, kami melihat persoalan yang terjadi bukan hanya soal administrasi. Ada masalah dalam pengendalian belanja, penyusunan anggaran yang tidak realistis, hingga pengelolaan piutang yang belum optimal. Ini harus menjadi perhatian serius agar pelayanan rumah sakit tidak terganggu,” ujarnya, dikutip Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, lonjakan utang belanja mengindikasikan bahwa pengeluaran operasional rumah sakit belum diimbangi dengan kemampuan arus kas yang memadai.

“Utang belanja yang mencapai lebih dari Rp60 miliar menunjukkan bahwa belanja operasional belum diimbangi dengan kepastian arus kas masuk. Kondisi ini berpotensi membebani anggaran tahun berikutnya jika tidak segera ditangani,” katanya.

Selain persoalan utang, audit BPK juga menemukan bahwa penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) RSUD Kabupaten Bekasi dinilai belum sepenuhnya mengacu pada realisasi pendapatan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2025, pendapatan dari layanan BPJS Kesehatan hanya terealisasi 67,62 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, pendapatan dari pasien umum juga hanya mencapai 63,70 persen dari target.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah tingginya nilai piutang jasa layanan rumah sakit. Dalam laporan tersebut, saldo piutang tercatat mencapai Rp27,87 miliar, dengan penyisihan piutang yang diperkirakan sulit tertagih sebesar Rp15,34 miliar.

“Piutang yang tinggi dan sebagian besar diproyeksikan sulit tertagih menunjukkan perlunya perbaikan sistem penagihan serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Jika tidak dibenahi, hal ini akan terus mengurangi kemampuan keuangan RSUD,” tambah Saeful.

Temuan tersebut turut berdampak terhadap kondisi likuiditas rumah sakit. Meski masih memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sekitar Rp9,98 miliar, RSUD Kabupaten Bekasi tercatat memiliki kewajiban jangka pendek sebesar Rp60,96 miliar, sehingga menimbulkan defisit riil sekitar Rp50,98 miliar yang menjadi beban pada tahun anggaran 2026.

Sebagai tindak lanjut, Pansus XVI DPRD Kabupaten Bekasi mendorong sejumlah langkah perbaikan, di antaranya penyusunan anggaran yang lebih realistis berdasarkan capaian pendapatan, penjadwalan pembayaran utang, penguatan sistem penagihan piutang, serta peningkatan pengawasan internal.

“Pansus akan mendorong agar rekomendasi hasil kajian ini ditindaklanjuti secara serius. Tujuannya agar tata kelola keuangan RSUD menjadi lebih sehat, transparan, dan mampu mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Saeful.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penangkapan pelaku perampokan. Seorang pemuda berinisial ARM (20) ditangkap polisi setelah diduga merampok minimarket di Bekasi Selatan dan membawa kabur uang tunai Rp12,1 juta.

    Sempat Todong Kasir Pakai Benda Mirip Pistol, Perampok Minimarket di Bekasi Akhirnya Diciduk di Cikarang

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pelarian pelaku perampokan minimarket di wilayah Bekasi Selatan akhirnya berakhir. Seorang pemuda berinisial ARM (20) berhasil diringkus jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di wilayah Cikarang pada Jumat malam. Penangkapan tersebut dilakukan hanya berselang satu hari setelah aksi perampokan yang terjadi di sebuah minimarket di Jalan Surya Raya, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan […]

  • Banjir merendam Perumahan Puri Nirwana Residence. Warga masih bertahan di tengah kondisi darurat.

    Warga Puri Nirwana Residence Minta Bantuan Evakuasi Dengan Perahu Karet, Ketinggian Air Terus Meningkat

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda wilayah Bekasi masih terus menimbulkan dampak serius bagi warga. Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah adalah Perumahan Puri Nirwana Residence, tepatnya di Blok I RT 07 RW 069. Hingga saat ini, warga setempat masih menghadapi kondisi darurat akibat ketinggian air yang terus meningkat. Perwakilan warga Puri Nirwana Residence […]

  • Lapangan Squash Wibawa Mukti: Wadah Baru Cetak Juara dari Bekasi

    Lapangan Squash Wibawa Mukti: Wadah Baru Cetak Juara dari Bekasi

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Bekasi kini memiliki Gedung Squash Wibawa Mukti, yang diresmikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, pada Jumat (10/01/2025). Gedung ini diharapkan menjadi pusat lahirnya atlet-atlet squash potensial yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional. “Saya berharap hadirnya gedung squash wibawa mukti ini akan menjadi tempat lahirnya atlet- atlet […]

  • Said Iqbal menyoroti ketimpangan UMP Jakarta yang dinilai kalah dari upah buruh Karawang.

    UMP DKI Jakarta Disoal Said Iqbal, Pramono Anung Langsung Buka Suara

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polemik Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta kembali mencuat setelah Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal menyebut upah buruh di ibu kota kalah dibandingkan upah pekerja pabrik di Karawang, Jawa Barat. Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Pramono menegaskan bahwa besaran UMP DKI Jakarta masih […]

  • Motor Honda CRF 150L milik mahasiswa raib digasak maling saat terparkir di area kos di Cikarang Pusat.

    Motor Mahasiswa Hilang Digondol Maling di Cikarang Pusat, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kasus pencurian sepeda motor di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, kembali terjadi. Kali ini, satu unit motor Honda CRF 150L milik seorang mahasiswa dilaporkan hilang saat terparkir di area kos pada dini hari. Peristiwa dugaan curanmor roda dua di Cikarang Pusat tersebut terjadi di Kos Ibu Yuga, Kampung Cimahi RT 005 RW 003, […]

  • Seorang pria nyaris diamuk massa usai coba bawa mobil warga di Bekasi Utara

    Pria Diduga ODGJ Nyaris Diamuk Warga Usai Coba Bawa Mobil di Bekasi Utara

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang pria nyaris menjadi korban amuk massa setelah ketahuan mencoba membawa sebuah mobil milik warga di kawasan Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kota Bekasi Utara, Rabu siang (10/12/2025). Beruntung, situasi berhasil dikendalikan sebelum emosi warga meluap. Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafii, mengatakan peristiwa bermula ketika sebuah mobil yang terparkir di area […]

expand_less