Puting Beliung Terjang Bekasi, 27 Rumah Rusak di Cikarang Pusat dan Selatan
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Kondisi rumah warga di Desa Cicau, Cikarang Pusat, yang rusak akibat terjangan angin puting beliung disertai hujan deras.
INFO CIKARANG — Bencana angin puting beliung menerjang dua desa di wilayah Kabupaten Bekasi pada Selasa (31/03/2026) sore.
Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Dua wilayah yang terdampak yakni Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, serta Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan.
27 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang
Berdasarkan data sementara, sebanyak 27 rumah terdampak akibat angin kencang yang datang secara tiba-tiba saat hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB.
Meski menimbulkan kerusakan cukup besar, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sekretaris Desa Cicau, Narto, menyebutkan bahwa sebanyak 16 rumah di wilayahnya mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi.
Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah akibat terpaan angin kencang serta pohon tumbang.
“Lokasi terparah berada di Kampung Cicau PLN RT 2/5. Ada satu rumah yang dihuni dua kepala keluarga mengalami kerusakan cukup berat, bagian atap dapur dan depan rumah terlepas beserta rangkanya,” ujarnya dikutip dari keterangan resminya Rabu, (1/4/2026).
11 Rumah di Desa Ciantra Terdampak
Sementara itu, di Desa Ciantra tercatat sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Tidak hanya rumah warga, beberapa fasilitas milik pemerintah desa juga ikut terdampak.
Warga Panik Saat Angin Datang Mendadak
Salah satu warga terdampak, Sarwan, mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya saat kejadian berlangsung.
“Atap dapur dan bagian depan rumah terlepas. Kami langsung panik, apalagi orang tua sedang sakit, jadi harus segera dievakuasi. Anginnya memang tidak lama, tapi sangat kencang,” ungkapnya.
Warga Bersihkan Puing dan Harap Bantuan
Saat ini, warga bersama petugas masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan serta pendataan kerusakan.
Masyarakat berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah untuk memperbaiki rumah yang rusak serta meringankan beban korban terdampak bencana.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar