Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Ngotot Beroperasi TPS Ilegal di Tambun Utara Disegel, Terancam Sanksi Pidana

Ngotot Beroperasi TPS Ilegal di Tambun Utara Disegel, Terancam Sanksi Pidana

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Petugas menyegel lokasi TPS ilegal di Kampung Turi, Tambun Utara, dengan pemasangan garis PPLH dan spanduk larangan.

Petugas menyegel lokasi TPS ilegal di Kampung Turi, Tambun Utara, dengan pemasangan garis PPLH dan spanduk larangan.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengambil tindakan tegas dengan menyegel Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara.

Langkah ini dilakukan setelah pengelola TPS tersebut tetap beroperasi meski sebelumnya telah mendapatkan peringatan dari pemerintah daerah.

Penyegelan dilakukan bersama aparat TNI dan Polri dengan memasang garis PPLH (Pengawasan Perlindungan Lingkungan Hidup) di area lokasi.

Kepala Bidang Penataan dan Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi, Jaenal Aca, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan menjatuhkan sanksi pidana apabila pengelola kembali melanggar aturan.

“Jika kembali terjadi pelanggaran, kami akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya, dikutip Selasa, (22/4/2026).

Sebagai bentuk pencegahan, petugas juga memasang spanduk larangan membuang sampah di sekitar lokasi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan area tersebut tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah ilegal oleh pihak mana pun.

DLH Kabupaten Bekasi juga akan melakukan pemantauan rutin guna memastikan tidak ada aktivitas ilegal yang kembali berlangsung.

Pengecekan dijadwalkan dilakukan setiap dua hari sekali.

Kasus ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pelanggaran serupa terjadi di wilayah lain hingga berujung pada penetapan tersangka terhadap penanggung jawab TPS ilegal.

Pemerintah daerah mengingatkan bahwa praktik pembuangan sampah secara ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Warga pun diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah resmi yang telah disediakan pemerintah.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah semakin tegas dalam menangani pelanggaran lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyebut reklamasi pagar laut seluas 2,5 hektare di perairan Pal Jaya, Kabupaten Bekasi, tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara perusahaan terkait dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Hanif, kesepakatan yang ada hanya mengatur akses masuk ke Tempat […]

  • Pencurian motor kembali meresahkan warga Bekasi.

    Motor Hilang dalam Hitungan Detik, Aksi Pencuri Pakai Kunci Letter L Terekam CCTV

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Bekasi. Kali ini, pelaku beraksi dengan sangat cepat dan terorganisir. Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, dua orang pelaku tampak bekerja sama mencuri sepeda motor hanya dalam hitungan detik. Dalam video tersebut, satu pelaku terlihat menunggu di atas motor, sementara pelaku lainnya turun […]

  • KPK terus mendalami jejak lama pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi

    Benang Merah Proyek Lama, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek di Era Bupati Bekasi Sebelumnya

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan awal terkait jejak lama pihak swasta Sarjan, yang diduga sebagai pemberi suap dalam kasus ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Sarjan diketahui pernah tercatat sebagai vendor proyek pada masa kepemimpinan bupati sebelumnya, sebelum era Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, informasi […]

  • Dugaan Salah Tangkap di Cabangbungin: Warga Geruduk Kantor Desa Tuntut Keadilan

    Dugaan Salah Tangkap di Cabangbungin: Warga Geruduk Kantor Desa Tuntut Keadilan

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan warga Kampung Pulo Rengas, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, beramai-ramai mendatangi kantor desa pada Kamis (13/02/2025). Mereka menuntut keadilan atas dugaan salah tangkap yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap lima remaja setempat. Aksi protes ini dipicu oleh insiden perampokan yang terjadi di sebuah warung kelontong di Kampung Pulo Rengas pada […]

  • Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bullying Brutal di SMK Cikarang Barat

    Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bullying Brutal di SMK Cikarang Barat

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pelajar berusia 16 tahun dengan inisial AAI di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami kejadian mengenaskan usai menjadi sasaran kekerasan oleh sekelompok kakak kelasnya. Insiden tersebut menyebabkan rahang korban patah hingga harus menjalani operasi medis. Peristiwa ini ramai diperbincangkan setelah rekaman video perundungan tersebar luas di media sosial. Dalam […]

  • Di balik rapi dan dinginnya minimarket, buruh justru dipaksa nombok.

    Realita Pekerja Buruh Ritel yang Dipaksa Nombok, Risiko Usaha Dialihkan ke Pekerja

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Di balik rak yang tertata rapi dan pendingin ruangan minimarket maupun supermarket, ada praktik kerja yang luput dari perhatian publik seperti buruh yang bekerja justru harus nombok. Barang hilang disuruh mengganti, target penjualan tak tercapai dipaksa membeli sendiri. Upah yang seharusnya menjadi hak pekerja perlahan terkikis oleh sistem kerja yang timpang. Ini […]

expand_less