Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pemkab Bekasi Dampingi Kasus Eksploitasi Anak di Cikarang Barat, Korban Dapat Pendampingan Psikologis dan Hukum

Pemkab Bekasi Dampingi Kasus Eksploitasi Anak di Cikarang Barat, Korban Dapat Pendampingan Psikologis dan Hukum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi saat memberikan keterangan terkait penanganan kasus eksploitasi anak di Cikarang Barat.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi saat memberikan keterangan terkait penanganan kasus eksploitasi anak di Cikarang Barat.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah melakukan pendampingan intensif terhadap kasus dugaan eksploitasi anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Cikarang Barat.

Kasus ini mencuat setelah seorang anak perempuan berinisial HA (13) melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya selama bekerja di sebuah usaha katering sejak 2024 hingga 2026. Saat ini, laporan tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi, Fahrul Fauzi, menjelaskan bahwa kasus ini tidak hanya menyangkut pekerja anak di bawah umur, tetapi juga mengandung unsur eksploitasi yang disertai dugaan kekerasan seksual.

“Kasus ini mencakup dua aspek, yaitu pekerja anak dan dugaan eksploitasi termasuk kekerasan seksual. Hal ini berpotensi melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan kasus bermula dari laporan yang diterima Unit PPA Polres Metro Bekasi serta layanan PPA di tingkat kecamatan, sebelum akhirnya ditindaklanjuti oleh UPTD PPA Kabupaten Bekasi.

Sebagai langkah awal, pihaknya langsung membentuk tim khusus untuk mendampingi korban, baik dari sisi psikologis maupun hukum.

“Kami sudah memberikan pendampingan psikologis serta bantuan hukum kepada korban dan keluarganya. Koordinasi juga terus dilakukan dengan aparat penegak hukum untuk mendukung proses penyidikan,” jelasnya.

Selain itu, UPTD PPA juga akan melakukan asesmen mendalam terhadap kondisi korban dengan melibatkan pekerja sosial guna memastikan pemulihan berjalan optimal.

Dari sisi ketenagakerjaan, Fahrul menegaskan bahwa terdapat dugaan pelanggaran serius karena melibatkan anak di bawah umur dalam aktivitas kerja.

“Secara aturan ketenagakerjaan sudah melanggar, apalagi ditambah adanya unsur kekerasan. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan langkah dan sanksi terhadap pihak usaha,” tegasnya.

Pemkab Bekasi juga memastikan pemenuhan hak dasar korban, termasuk akses pendidikan yang sempat terhenti akibat kasus tersebut.

“Pemenuhan hak anak tetap menjadi prioritas. Kami berkoordinasi dengan dinas pendidikan agar korban bisa kembali melanjutkan sekolah,” tambahnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polusi Udara Jabodetabek Disorot, Pemerintah Awasi Ribuan Cerobong

    Polusi Udara Jabodetabek Disorot, Pemerintah Awasi Ribuan Cerobong

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melaksanakan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Jababeka (JPBK) di Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Senin (30/6/2025). Dalam pertemuan bersama pihak pengelola kawasan, Hanif menyampaikan arahan terkait penguatan pengawasan lingkungan di kawasan industri yang memiliki luas 4.500 hektare ini. Arahan pertama yang […]

  • Dedi Mulyadi ambil langkah tegas soal izin pembangunan perumahan di Jabar.

    Dedi Mulyadi Blokir Izin Perumahan Sementara di Seluruh Jabar

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara penerbitan izin pembangunan perumahan di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Kebijakan ini sebelumnya hanya diterapkan di kawasan Bandung Raya, namun kini berlaku menyeluruh. Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 180/HUB.03.08.02/DISPERKIM, tertanggal 13 Desember 2025, terkait penghentian sementara […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau kondisi jalan rusak di Desa Karangmulya, Bojongmangu, yang menjadi jalur penghubung antarwilayah

    Tinjau Jalan Rusak di Bojongmangu, Plt Bupati Bekasi Dorong Percepatan Perbaikan dan Fasilitas Sekolah

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi infrastruktur di Kecamatan Bojongmangu. Fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah jalan rusak di Desa Karangmulya serta fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Dalam peninjauan tersebut, Asep menemukan ruas jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer mengalami kerusakan cukup parah. Jalan ini […]

  • Pesisir Bekasi Kembali Terendam, Solusi Tanggul Laut Dipercepat?

    Pesisir Bekasi Kembali Terendam, Solusi Tanggul Laut Dipercepat?

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir rob kembali melanda Kabupaten Bekasi pada Minggu (15/12/2024), menggenangi tiga kecamatan yaitu Muaragembong, Tarumajaya, dan Babelan. Fenomena ini dipicu oleh pasang air laut yang meningkat seiring cuaca ekstrem di wilayah pesisir Jawa Barat. Ketinggian Air Capai 1 Meter Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengungkapkan bahwa ketinggian […]

  • Saluran drainase di Blok R Grand Cikarang Village ambruk dan menyisakan lubang di sisi jalan lingkungan, memicu kekhawatiran warga soal keselamatan.

    Drainase Ambruk di Grand Cikarang Village Blok R, Dugaan Konstruksi Lemah Mengemuka

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Infrastruktur drainase di kawasan hunian Grand Cikarang Village kembali menjadi sorotan setelah saluran air di Blok R ambruk pada Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB. Ambruknya struktur tersebut meninggalkan lubang cukup dalam di sisi jalan lingkungan dan memicu kekhawatiran serius soal keselamatan warga. Pantauan di lokasi menunjukkan dinding saluran ambrol dan tanah di […]

  • Jam Tutup Jadi Alasan Tolak Pasien? Warga Cikarang Pertanyakan Sikap Puskesmas

    Jam Tutup Jadi Alasan Tolak Pasien? Warga Cikarang Pertanyakan Sikap Puskesmas

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pelayanan publik semestinya cepat dan tanggap, apalagi kalau urusannya soal kesehatan. Tapi sayangnya, hal itu nggak dirasakan oleh seorang warga Desa Karangbaru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Ia mengaku kecewa dengan pelayanan Puskesmas Cikarang Utara setelah anaknya yang sedang sakit ditolak untuk berobat hanya karena alasan pelayanan sudah tutup. Peristiwa ini terjadi belum […]

expand_less