Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pemkab Bekasi Dampingi Kasus Eksploitasi Anak di Cikarang Barat, Korban Dapat Pendampingan Psikologis dan Hukum

Pemkab Bekasi Dampingi Kasus Eksploitasi Anak di Cikarang Barat, Korban Dapat Pendampingan Psikologis dan Hukum

  • account_circle T.T
  • calendar_month 26 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi saat memberikan keterangan terkait penanganan kasus eksploitasi anak di Cikarang Barat.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi saat memberikan keterangan terkait penanganan kasus eksploitasi anak di Cikarang Barat.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah melakukan pendampingan intensif terhadap kasus dugaan eksploitasi anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Cikarang Barat.

Kasus ini mencuat setelah seorang anak perempuan berinisial HA (13) melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya selama bekerja di sebuah usaha katering sejak 2024 hingga 2026. Saat ini, laporan tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi, Fahrul Fauzi, menjelaskan bahwa kasus ini tidak hanya menyangkut pekerja anak di bawah umur, tetapi juga mengandung unsur eksploitasi yang disertai dugaan kekerasan seksual.

“Kasus ini mencakup dua aspek, yaitu pekerja anak dan dugaan eksploitasi termasuk kekerasan seksual. Hal ini berpotensi melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan kasus bermula dari laporan yang diterima Unit PPA Polres Metro Bekasi serta layanan PPA di tingkat kecamatan, sebelum akhirnya ditindaklanjuti oleh UPTD PPA Kabupaten Bekasi.

Sebagai langkah awal, pihaknya langsung membentuk tim khusus untuk mendampingi korban, baik dari sisi psikologis maupun hukum.

“Kami sudah memberikan pendampingan psikologis serta bantuan hukum kepada korban dan keluarganya. Koordinasi juga terus dilakukan dengan aparat penegak hukum untuk mendukung proses penyidikan,” jelasnya.

Selain itu, UPTD PPA juga akan melakukan asesmen mendalam terhadap kondisi korban dengan melibatkan pekerja sosial guna memastikan pemulihan berjalan optimal.

Dari sisi ketenagakerjaan, Fahrul menegaskan bahwa terdapat dugaan pelanggaran serius karena melibatkan anak di bawah umur dalam aktivitas kerja.

“Secara aturan ketenagakerjaan sudah melanggar, apalagi ditambah adanya unsur kekerasan. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan langkah dan sanksi terhadap pihak usaha,” tegasnya.

Pemkab Bekasi juga memastikan pemenuhan hak dasar korban, termasuk akses pendidikan yang sempat terhenti akibat kasus tersebut.

“Pemenuhan hak anak tetap menjadi prioritas. Kami berkoordinasi dengan dinas pendidikan agar korban bisa kembali melanjutkan sekolah,” tambahnya.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polusi Udara Jabodetabek Disorot, Pemerintah Awasi Ribuan Cerobong

    Polusi Udara Jabodetabek Disorot, Pemerintah Awasi Ribuan Cerobong

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melaksanakan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Jababeka (JPBK) di Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Senin (30/6/2025). Dalam pertemuan bersama pihak pengelola kawasan, Hanif menyampaikan arahan terkait penguatan pengawasan lingkungan di kawasan industri yang memiliki luas 4.500 hektare ini. Arahan pertama yang […]

  • Petugas dan relawan melakukan gotong royong membersihkan sampah saat kegiatan Korve Gerakan Indonesia ASRI di Kalimalang, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjelang Ramadhan.

    Ramadhan Jadi Ujian Baru, Kabupaten Bekasi Hadapi Sampah 2.250 Ton per Hari

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Lonjakan aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Kabupaten Bekasi. Saat ini, produksi sampah di wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 3,3 juta jiwa itu mencapai 2.250 ton per hari, menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyebut rata-rata setiap warga […]

  • Sinergi Pemimpin Daerah: Bupati Bekasi Bahas Solusi Banjir Bareng Gubernur Jabar

    Sinergi Pemimpin Daerah: Bupati Bekasi Bahas Solusi Banjir Bareng Gubernur Jabar

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Masalah banjir di Bekasi kembali menjadi sorotan. Untuk mencari solusi konkret, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menghadiri pertemuan kepala daerah bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, serta Bupati Bogor dan Wali Kota Depok, yang digelar di Kota Bekasi pada 7 Maret 2025. Dalam pertemuan ini, para pemimpin […]

  • Jumlah pemohon SIM meningkat menjelang libur Nataru.

    Jelang Libur Nataru, Pemohon SIM di Kabupaten Bekasi Naik 50 Persen

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Bekasi mengalami lonjakan signifikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan tercatat mencapai sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengatakan lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan liburan maupun pulang kampung. “Menjelang Nataru […]

  • Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menghadiri kegiatan resmi, di tengah polemik kuota haji yang disorot DPR RI.

    Gus Yaqut Klaim Siap Buka Semua di Pansus DPR, Tapi Pilih Jalankan Perintah Jokowi ke Prancis

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Alasan mangkirnya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari panggilan Panitia Khusus (Pansus) DPR RI terkait polemik kuota haji akhirnya terungkap. Nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo ikut terseret dalam cerita di balik keputusan tersebut. Fakta itu disampaikan Direktur Jaringan Moderat Islam, Islah Bahrawi, dalam perbincangan siniar Akbar Faizal […]

  • KSPI soroti anomali upah 2026, Jakarta dinilai tertinggal dari kawasan industri.

    KSPI Soroti Anomali Upah Wilayah Jakarta 2026, Buruh Siap Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ketimpangan upah minimum pada 2026 kembali memantik keresahan kalangan buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai sistem pengupahan nasional saat ini menunjukkan anomali serius, terutama di wilayah Jakarta yang justru tertinggal dibanding daerah industri penyangga seperti Bekasi dan Karawang. Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan, kondisi tersebut terlihat jelas dari perbandingan upah buruh […]

expand_less