WNA Asal Korea Selatan Ditemukan Tewas di Tambun Selatan, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
- account_circle T.T
- calendar_month Kam, 28 Mei 2026
- comment 0 komentar

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah seorang warga negara asing asal Korea Selatan yang ditemukan tewas bersimbah darah di Desa Lambangsari, Tambun Selatan.
INFO CIKARANG – Warga Kampung Buaran RT 04 RW 02, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60), Rabu (27/5/2026) malam.
Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di area ruang makan rumahnya. Dari kondisi luka yang ditemukan pada tubuh korban, polisi menduga SBC menjadi korban tindak pidana pembunuhan.
Hingga kini, jajaran Polsek Tambun Selatan bersama Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian pria yang diketahui tinggal seorang diri tersebut.
Salah seorang warga setempat, Imam (28), mengaku mengetahui kejadian itu setelah suasana di sekitar lokasi mendadak ramai.
“Saya tadi baru bangun, lalu dari atas lihat sudah ramai. Setelah saya turun, katanya bapak pemilik kontrakan sudah meninggal,” ujar Imam.
Meski tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian, Imam mengaku mendengar informasi dari warga bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan.
“Saya kurang tahu juga, katanya sih pembunuhan,” katanya.
Menurutnya, korban dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah kepada warga sekitar.
Namun, aktivitas korban sehari-hari terbilang tertutup karena jarang terlihat berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Baik, baik banget orangnya. Cuma memang jarang keluar rumah,” ungkap Imam.
Informasi yang berkembang di lingkungan warga menyebutkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya yang datang ke rumah tersebut.
Korban diketahui sudah cukup lama menetap di kawasan Lambangsari dan tinggal seorang diri.
“Katanya anaknya yang pertama kali menemukan. Korban tinggal sendiri dan sudah lama tinggal di sini,” tambahnya.
Pasca penemuan jasad korban, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Sementara itu, jasad SBC telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi.
Hasil autopsi nantinya akan menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik dalam mengungkap penyebab kematian korban.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun kemungkinan adanya pelaku dalam kasus tersebut.
Polisi masih mendalami seluruh fakta dan keterangan saksi guna mengungkap kasus yang menyita perhatian warga Tambun Selatan itu.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar