Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » PPPK Non-Database di Kabupaten Bekasi Tak Lolos Seleksi, Tetap Bisa Kerja

PPPK Non-Database di Kabupaten Bekasi Tak Lolos Seleksi, Tetap Bisa Kerja

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi PPPK di Kabupaten Bekasi. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Banyak tenaga Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bekasi yang merasa resah setelah dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi tahap II. Namun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi memastikan bahwa mereka tidak akan dirumahkan.

Setidaknya, ada 686 calon PPPK non-database yang tidak memenuhi syarat administrasi dalam seleksi ini. Untuk menjawab kekhawatiran mereka, Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan bahwa tenaga non-ASN yang gagal seleksi akan dikembalikan ke perangkat daerah masing-masing. Jika memungkinkan, mereka akan dialihkan ke skema outsourcing, sehingga tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan.

Solusi bagi PPPK yang Tidak Lolos

Menurut Endin, mereka yang belum mencapai masa kerja dua tahun atau tidak memenuhi syarat administrasi tidak akan diberhentikan begitu saja. Pemerintah daerah berupaya mencari solusi agar tenaga honorer tetap bisa bekerja melalui mekanisme outsourcing atau skema kerja lainnya.

“Jadi, tidak ada kebijakan untuk merumahkan mereka, apalagi melakukan ‘cleansing’ terhadap tenaga non-ASN yang tidak lolos seleksi,” jelas Endin pada Kamis (14/03/2025).

Sementara itu, bagi 4.700 calon PPPK yang lolos seleksi administrasi, mereka akan mengikuti tes kompetensi pada Juni hingga Juli 2025. Dari jumlah tersebut, hanya 1.046 orang yang akan diterima, sedangkan sekitar 3.654 peserta yang tidak lolos akan masuk dalam skema kerja paruh waktu, sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin, turut memastikan bahwa tidak ada tenaga non-ASN yang akan kehilangan pekerjaan akibat seleksi ini. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BKPSDM dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) untuk memastikan anggaran gaji tetap tersedia dan bisa disesuaikan dengan skema baru, seperti outsourcing.

“Saya pastikan tidak ada yang dirumahkan. Anggaran untuk menggaji mereka tetap ada, tinggal menyesuaikan skema yang diterapkan,” ujar Ridwan.

Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah daerah berupaya menciptakan solusi yang adil bagi tenaga honorer yang tidak lolos seleksi. Melalui skema pengembalian ke perangkat daerah atau mekanisme outsourcing, mereka tetap bisa berkontribusi dalam pelayanan publik di Kabupaten Bekasi.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Teror Air Keras di Bekasi Minta Perlindungan LPSK

    Korban Teror Air Keras di Bekasi Minta Perlindungan LPSK

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – VU (38), warga Medan Satria, Kota Bekasi, yang menjadi korban serangkaian teror oleh pelaku misterius, akhirnya mengajukan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada Kamis (19/12/2024). Langkah ini dilakukan karena pelaku hingga kini belum terungkap, meskipun telah beberapa kali dilaporkan ke pihak kepolisian. Menurut TA, adik korban, VU mengalami total […]

  • OTT KPK Bekasi: Bupati Ade Kuswara Kunang diduga libatkan ayah sebagai perantara.

    Skandal Suap Ijon Proyek di Bekasi: Ade Kuswara Kunang Jadikan Ayah Kandung sebagai Perantara, KPK Bongkar Aliran Rp9,5 Miliar

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bekasi resmi memasuki babak serius. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang tidak hanya ditetapkan sebagai tersangka kasus suap perizinan proyek, tetapi juga diduga menjadikan ayah kandungnya sendiri sebagai perantara utama dalam praktik suap ijon proyek yang berlangsung hampir setahun penuh. Dalam konferensi pers di […]

  • Kecelakaan di Cikarang Barat: Pemotor Meninggal Dunia Setelah Hindari Kucing

    Kecelakaan di Cikarang Barat: Pemotor Meninggal Dunia Setelah Hindari Kucing

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Insiden kecelakaan tragis terjadi di Jalan Imam Bonjol, Cikarang Barat, tepat di depan Koramil, pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 08.55 WIB. Peristiwa ini melibatkan sepeda motor jenis Honda Beat hitam berpelat nomor B 4612 FEH dan sebuah truk pengangkut sampah. Menurut saksi mata, pengendara motor diduga mencoba menghindari seekor kucing yang melintas. Akibatnya, […]

  • Banjir setinggi pinggang orang dewasa menggenangi permukiman warga di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/1/2026).

    Banjir Masih Rendam Desa Tanjungsari Cikarang Utara, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Banjir kembali menggenangi Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (29/1/2026). Tinggi air dilaporkan mencapai setinggi pinggang orang dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga dan akses mobilitas di lingkungan permukiman. Pantauan di lokasi menunjukkan air mulai naik sejak pagi hari, dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan saluran air yang tidak […]

  • Aktivitas operasional PT Indonesia Epson Industry di Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, tetap berjalan normal di tengah isu mogok kerja karyawan.

    Beda Pendapat Internal, PT Indonesia Epson Industry Tegaskan Tak Ada Rencana Mogok Kerja

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Manajemen PT Indonesia Epson Industry menegaskan tidak ada rencana mogok kerja karyawan sebagaimana isu yang beredar belakangan ini. Perusahaan menyebut informasi tersebut muncul akibat perbedaan pendapat internal dan tidak berdasar secara hukum. Penegasan itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum perusahaan, Salahudin Gaffar, menyusul kabar rencana aksi mogok kerja pada 25 Februari 2026 […]

  • Suara Rakyat Menggema: Perlawanan untuk Keadilan Tak Boleh Padam

    Suara Rakyat Menggema: Perlawanan untuk Keadilan Tak Boleh Padam

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Dalam satu minggu terakhir, aksi massa terus terjadi di berbagai daerah. Ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, tetapi wujud nyata dari kemarahan rakyat terhadap ketidakadilan yang mereka rasakan. Rakyat Indonesia dikenal sebagai bangsa yang mencintai negerinya. Justru, kecintaan itulah yang membuat mereka tidak tinggal diam ketika merasa penguasa enggan berpihak pada kebenaran dan […]

expand_less