Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Malam Hari Jalan Tegal Danas Masih Berdebu, Penyiraman Mulai Dilakukan tetapi Belum Menyeluruh

Malam Hari Jalan Tegal Danas Masih Berdebu, Penyiraman Mulai Dilakukan tetapi Belum Menyeluruh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Suasana Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (30/7/2026) malam. Debu masih terlihat di sejumlah ruas jalan meski penyiraman telah dilakukan di beberapa titik.

Suasana Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (30/7/2026) malam. Debu masih terlihat di sejumlah ruas jalan meski penyiraman telah dilakukan di beberapa titik.

INFO CIKARANG – Ruas Jalan Tegal Danas di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, masih terlihat berdebu saat dipantau pada Kamis (30/7/2026) malam.

Pantauan kondisi tersebut terlihat melalui video yang diunggah akun TikTok @Adr printing. Dalam rekaman itu, debu masih tampak beterbangan ketika kendaraan melintas, meskipun sejumlah titik jalan telah disiram menggunakan air.

Pengunggah video menjelaskan bahwa upaya penyiraman memang sudah mulai dilakukan, tetapi belum menjangkau seluruh ruas Jalan Tegal Danas. Akibatnya, beberapa bagian jalan masih dipenuhi lapisan debu yang cukup tebal.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa penanganan debu mulai berjalan, namun belum sepenuhnya mampu mengurangi polusi di sepanjang jalur yang setiap hari dilalui kendaraan, termasuk truk pengangkut material.

Sebelumnya, warga Tegal Danas mengeluhkan debu yang diduga berasal dari material beton yang tercecer di badan jalan akibat aktivitas truk molen. Selain mengotori lingkungan, kondisi itu juga disebut berdampak pada kesehatan warga dan keselamatan pengguna jalan.

Hingga Kamis malam, belum ada informasi resmi mengenai jadwal maupun cakupan penyiraman yang dilakukan di kawasan tersebut.

Masyarakat berharap penyiraman dilakukan secara rutin dan merata, disertai pembersihan material yang menempel di permukaan jalan agar debu tidak kembali beterbangan, terutama saat musim kemarau berlangsung.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nostalgia, Safari, atau Pesta Rakyat? Pilihan Acara Tahun Baru di Cikarang

    Nostalgia, Safari, atau Pesta Rakyat? Pilihan Acara Tahun Baru di Cikarang

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Perayaan Tahun Baru di Cikarang tahun ini dipenuhi dengan berbagai acara spesial di hotel-hotel terkemuka. Dari tema nostalgia hingga pesta rakyat, berikut pilihan acara yang bisa kamu pertimbangkan: 1. Nuanza Hotel & Convention Cikarang: Nostalgia Era 90-an Nuanza Hotel menghadirkan tema “Bring Back the Memories of the 90’s” untuk menyambut Tahun Baru. Acara […]

  • Dua korban penipuan kerja asal Medan dipulangkan polisi setelah sempat terlantar di Kabupaten Bekasi.

    Tertipu Lowongan Kerja, Dua Pria Asal Medan Terlantar di Kabupaten Bekasi hingga Dipulangkan Polisi

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan mendapatkan pekerjaan justru berujung pahit bagi dua pria asal Medan, Sumatera Utara, yang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Kabupaten Bekasi. Wahyu dan Sapri datang ke Bekasi dengan harapan memulai hidup baru. Namun, pekerjaan yang dijanjikan tak pernah ada. Keduanya justru terlantar tanpa uang dan tempat tinggal. Dalam kondisi lelah […]

  • Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan tidak ada pembangunan perumahan maupun tempat wisata yang berdiri di kawasan hutan konservasi di Kabupaten Karawang.

    Dedi Mulyadi Minta Stop Izin Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati Karawang Pastikan Tak Ada Pelanggaran

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan tidak ada pembangunan perumahan maupun tempat wisata yang melanggar aturan di kawasan hutan konservasi atau lahan milik Perhutani di wilayah Kabupaten Karawang. Pernyataan tersebut disampaikan Aep sebagai respons atas instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meminta seluruh pemerintah daerah menghentikan penerbitan izin pembangunan wisata dan perumahan […]

  • Siap-Siap! Puncak Musim Kemarau 2025 Jatuh di Juni-Agustus, Ini Wilayah yang Paling Terdampak

    Siap-Siap! Puncak Musim Kemarau 2025 Jatuh di Juni-Agustus, Ini Wilayah yang Paling Terdampak

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa puncak musim kemarau di Indonesia pada tahun 2025 akan berlangsung pada bulan Juni, Juli, dan Agustus. Sementara itu, awal musim kemarau di beberapa wilayah akan terjadi sesuai jadwal, tetapi ada juga yang datang lebih lambat dari biasanya. Menurut Plt. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dari […]

  • Aksi Curanmor Terekam CCTV, Motor Warga Cikarang Utara Raib

    Aksi Curanmor Terekam CCTV, Motor Warga Cikarang Utara Raib

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (26/8/2025). Peristiwa ini terjadi di sebuah kontrakan yang berlokasi di Kampung Jati RT 002 RW 005, Desa Cikarang Kota, tepatnya di area Kontrakan PD Moses yang berada di belakang Kantor Dinas Perhubungan Kecamatan Cikarang Utara. Berdasarkan rekaman […]

  • Pagar Laut Bekasi Picu Keluhan Nelayan, Reklamasi Diduga Jadi Penyebab

    Pagar Laut Bekasi Picu Keluhan Nelayan, Reklamasi Diduga Jadi Penyebab

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Warga pesisir Bekasi digegerkan oleh penemuan pagar laut besar mirip yang ditemukan sebelumnya di Tangerang. Dalam video yang beredar, kelompok nelayan dari daerah Tarumajaya dan Babelan menunjukkan tumpukan bambu yang menyerupai pagar dengan tanah menutupi sebagian laut, memicu dugaan adanya reklamasi. Menurut nelayan, aktivitas pengerukan tanah menggunakan alat berat telah terjadi, di mana […]

expand_less