Breaking News
light_mode

Asep Surya Atmaja Benarkan KPK Kembali Periksa Kantor yang Pernah Disegel

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar
Asep Surya Atmaja Bekasi benarkan kedatangan KPK terkait kasus Bupati.

Asep Surya Atmaja Bekasi benarkan kedatangan KPK terkait kasus Bupati.

INFO CIKARANG — Puluhan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kantor Bupati Bekasi pada Senin siang (22/12/2025).

Kedatangan penyidik antirasuah tersebut dibenarkan langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja.

Menurut Asep, kehadiran KPK berkaitan dengan pendalaman penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Pemeriksaan difokuskan pada sejumlah ruangan yang sebelumnya telah disegel oleh KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) pada 18 Desember 2025 lalu.

“Yang infonya penyelidikan, benar yang diperiksa kantor yang disegel kemarin, termasuk Kantor Bupati Bekasi,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip Selasa, (22/12/2025).

Asep menjelaskan, penyidik KPK kembali membuka dan memeriksa ruangan-ruangan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Selain Kantor Bupati, beberapa kantor dinas juga turut menjadi objek pemeriksaan lanjutan.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya KPK untuk memperdalam konstruksi perkara, khususnya terkait dugaan suap ijon proyek infrastruktur yang menyeret nama Ade Kuswara Kunang.

Sejumlah dokumen dan data administrasi diduga menjadi fokus utama dalam penggeledahan lanjutan tersebut.

Sebagaimana diketahui, KPK sebelumnya melakukan OTT di Kabupaten Bekasi pada Kamis (18/12/2025).

Dalam operasi tersebut, KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka penerima suap ijon proyek bersama ayahnya, HM Kunang, yang menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami.

Sementara itu, seorang pihak swasta bernama Sarjan ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Pasca OTT, KPK sempat menyegel sejumlah ruangan di Kantor Bupati Bekasi dan beberapa kantor dinas terkait.

Penyegelan dilakukan untuk mengamankan barang bukti serta mencegah adanya penghilangan dokumen yang berkaitan dengan perkara.

Hingga kini, aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemkab Bekasi tetap berjalan di bawah kendali pelaksana tugas kepala daerah, meski bayang-bayang proses hukum yang tengah berlangsung masih menjadi sorotan publik.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Nataru, timbulan sampah di Kota Bekasi tembus 55 ton.

    DLH Kota Bekasi Catat Timbulan Sampah Nataru Capai 55 Ton, Pengendalian Dinilai Optimal

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat total timbulan sampah selama momen libur Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 55 ton. Meski aktivitas masyarakat meningkat, pengelolaan sampah dinilai berjalan terkendali. Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan langkah pengendalian sampah telah dilakukan sejak perayaan Natal hingga malam pergantian tahun. Pada […]

  • Kabar Baik! Pelajar Muaragembong Kini Dapat Fasilitas Bus Sekolah Gratis

    Kabar Baik! Pelajar Muaragembong Kini Dapat Fasilitas Bus Sekolah Gratis

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Kabar baik datang untuk para pelajar di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kini menyediakan layanan bus sekolah gratis yang akan mengantar dan menjemput siswa setiap hari. Fasilitas ini resmi diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, dalam sebuah seremoni di Gedung Wisata Desa Pantai Mekar pada Kamis […]

  • Terbongkar! Pelaku Pembunuhan di Cibarusah Ternyata Simpan Jasad di Septictank

    Terbongkar! Pelaku Pembunuhan di Cibarusah Ternyata Simpan Jasad di Septictank

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan Sri Pujiyanti (22), seorang penagih utang di Kabupaten Bekasi, semakin mengungkap fakta mengejutkan. Polisi tidak hanya menemukan jasad Sri, tetapi juga menemukan kerangka manusia di dalam septictank rumah pelaku di Kampung Cikeronjo, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, mengungkapkan bahwa jasad kedua ini terungkap setelah pihak […]

  • Isu RSUD CAM Kota Bekasi tutup mendadak menyebar dan memicu keresahan warga.

    RSUD Bekasi Dituding Bangkrut, Manajemen Langsung Buka Suara

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Isu “gulung tikar” yang menyeret nama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi mencuat dan menyebar cepat di ruang publik. Narasi tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar kabar rumah sakit milik pemerintah daerah itu menanggung utang hingga Rp70 miliar. Namun, manajemen RSUD CAM menegaskan bahwa informasi tersebut menyesatkan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. […]

  • Gerbang Tol Cikampek Utama Beroperasi Maksimal, Arus Balik Lebaran Dijamin Lebih Lancar

    Gerbang Tol Cikampek Utama Beroperasi Maksimal, Arus Balik Lebaran Dijamin Lebih Lancar

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar baik buat kamu yang lagi bersiap pulang ke Jakarta usai libur Lebaran 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek siap melayani arus balik secara penuh! Ini bagian dari strategi besar buat ngatur kepadatan lalu lintas dari arah Timur Trans Jawa menuju Jabodetabek. […]

  • PCNU Bekasi Protes Kebijakan Gubernur Jabar, Sebut Bisa Rugikan Pesantren

    PCNU Bekasi Protes Kebijakan Gubernur Jabar, Sebut Bisa Rugikan Pesantren

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kritik tajam diberikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait dengan kebijakan penyerahan ijazah secara sukarela kepada seluruh siswa tanpa syarat. Kritikan tajam ini datang dari berbagai elemen pendidikan keagamaan. Salah satu suara paling keras datang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi yang menyebut kebijakan tersebut merugikan pesantren dan berpotensi […]

expand_less