Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Banyak Warga Kabupaten Bekasi Enggan Sebut Gaji Saat Sensus Ekonomi 2026, Takut Bansos Dicabut hingga Dikaitkan Pajak

Banyak Warga Kabupaten Bekasi Enggan Sebut Gaji Saat Sensus Ekonomi 2026, Takut Bansos Dicabut hingga Dikaitkan Pajak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Petugas BPS melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bekasi. Sebagian warga disebut masih enggan memberikan data karena khawatir kehilangan bantuan sosial dan dikaitkan dengan pajak.

Petugas BPS melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bekasi. Sebagian warga disebut masih enggan memberikan data karena khawatir kehilangan bantuan sosial dan dikaitkan dengan pajak.

INFO CIKARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi mengungkap masih banyak warga yang enggan memberikan data secara lengkap saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Salah satu pertanyaan yang paling sering dihindari responden adalah mengenai besaran penghasilan atau gaji.

Dalam pelaksanaan sensus kali ini, sekitar 2.400 petugas diterjunkan untuk melakukan pendataan mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha dan perusahaan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Namun di lapangan, petugas masih menghadapi tantangan berupa penolakan dari sebagian masyarakat.

Penyebabnya beragam, mulai dari kekhawatiran kehilangan bantuan sosial (bansos) hingga anggapan bahwa data sensus akan digunakan sebagai dasar penarikan pajak.

Ketua Tim Humas BPS Kabupaten Bekasi, Rengga Adhy Pratama, mengakui penolakan responden masih menjadi kendala utama selama proses pendataan berlangsung.

“Banyak yang menolak karena takut desilnya turun. Mereka punya kendaraan bermotor, tapi khawatir kalau didata nanti tidak lagi mendapat bantuan, sehingga ada yang menyembunyikan aset,” ujar Rengga, Senin (30/6/2026).

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang beranggapan pendataan ekonomi akan memengaruhi status kesejahteraan mereka dalam basis data pemerintah. Akibatnya, sebagian responden memilih tidak memberikan informasi secara terbuka.

Selain persoalan bansos, petugas juga menemukan adanya kekhawatiran bahwa data kepemilikan aset akan digunakan sebagai dasar penambahan pajak.

Menanggapi hal tersebut, Rengga menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 tidak memiliki keterkaitan dengan penetapan maupun penambahan pajak.

“Bukan berarti asetnya banyak lalu pajaknya bertambah karena sensus. Pajak itu memang sudah menjadi kewajiban sesuai kepemilikan aset,” jelasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotasi Besar-Besaran! 14 Jabatan Eselon II di Pemkab Bekasi Diganti

    Rotasi Besar-Besaran! 14 Jabatan Eselon II di Pemkab Bekasi Diganti

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Ade Kuswara Kunang merotasi 14 jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jumat (22/8/2025). Salah satunya adalah jabatan sekretaris daerah (sekda). Dalam rotasi ini, Sekda sebelumnya, Dedy Supriyadi, dipindahkan menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Posisi Sekda kini masih kosong dan menunggu penunjukan pengganti, baik melalui pelaksana harian […]

  • Puluhan bangunan liar di bantaran Sungai Kalimalang ditertibkan.

    Satpol PP Bekasi Tertibkan Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi melakukan penertiban terhadap puluhan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Kalimalang, wilayah Cikarang Selatan, Selasa (16/12/2025). Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi bantaran sungai serta meminimalisasi risiko banjir. Proses pembongkaran berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat […]

  • Macet Parah, Truk Kontainer Tabrak Pembatas Jalan di Pantura Tambun

    Macet Parah, Truk Kontainer Tabrak Pembatas Jalan di Pantura Tambun

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Di sejumlah titik di Bekasi, kemacetan seakan kembali menjadi “menu utama” pada Jumat sore, 11 April 2025. Salah satu penyebab utamanya datang dari insiden truk kontainer menabrak pembatas jalan di Jalan Pantura, Tambun, yang bikin arus lalu lintas nyaris lumpuh total. Kejadian ini terjadi di tengah jam sibuk saat banyak warga pulang […]

  • Perwakilan IWO Indonesia Kabupaten Bekasi saat melaporkan dugaan intimidasi terhadap jurnalis ke Polda Metro Jaya.

    IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Laporkan Dugaan Intimidasi ke Polda Metro Jaya, Soroti Ancaman terhadap Jurnalis

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Dugaan intimidasi terhadap jurnalis kembali mencuat di wilayah Kabupaten Bekasi. Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) Indonesia Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bekasi resmi mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ancaman dan intimidasi ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ancaman yang dialami Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Ade Gentong. […]

  • Gedung MTs Al Maliyah di Sukatani, Bekasi, dilaporkan nyaris roboh akibat cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

    Diguyur Hujan Angin dan Bangunan Lapuk Dimakan Usia, Gedung MTs Al Maliyah Sukatani Kabupaten Bekasi Terancam Ambruk

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi memprihatinkan dialami Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Maliyah Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang dilaporkan nyaris ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang, ditambah kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Sekolah yang berlokasi di Kampung Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tersebut terdampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya […]

  • Suasana Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (30/7/2026) malam. Debu masih terlihat di sejumlah ruas jalan meski penyiraman telah dilakukan di beberapa titik.

    Malam Hari Jalan Tegal Danas Masih Berdebu, Penyiraman Mulai Dilakukan tetapi Belum Menyeluruh

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ruas Jalan Tegal Danas di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, masih terlihat berdebu saat dipantau pada Kamis (30/7/2026) malam. Pantauan kondisi tersebut terlihat melalui video yang diunggah akun TikTok @Adr printing. Dalam rekaman itu, debu masih tampak beterbangan ketika kendaraan melintas, meskipun sejumlah titik jalan telah disiram menggunakan air. Pengunggah […]

expand_less