Enam Anggota Komplotan Begal Spesialis Nasabah Bank Diringkus, Terakhir Gasak Rp30 Juta di Cibitung
- account_circle Admin
- calendar_month Ming, 16 Agu 2026
- comment 0 komentar

Ilustrasi aksi perampokan terhadap nasabah bank. Polisi meringkus enam orang yang diduga tergabung dalam komplotan spesialis menyasar nasabah setelah mengambil uang tunai.
INFO CIKARANG – Polisi berhasil meringkus enam orang yang diduga merupakan anggota komplotan begal spesialis nasabah bank di Kabupaten Bekasi.
Komplotan tersebut diduga menyasar masyarakat yang baru saja mengambil uang tunai dalam jumlah besar dari bank.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku disebut memiliki pembagian peran yang terstruktur. Mereka tidak langsung melakukan perampasan, tetapi terlebih dahulu mengamati calon korban dari area perbankan.
Setelah menemukan sasaran, korban kemudian diduga dibuntuti hingga menuju lokasi yang dianggap memungkinkan untuk melakukan aksi.
Korban Dibuntuti Usai Ambil Uang di Bank
Modus komplotan tersebut diduga dimulai dengan mengintai calon korban di sekitar bank.
Setelah mengetahui adanya nasabah yang membawa uang tunai, pelaku kemudian membuntuti korban sepanjang perjalanan.
Aksi perampasan dilakukan setelah para pelaku menilai kondisi memungkinkan untuk melakukan eksekusi.
Dengan pembagian tugas tersebut, setiap anggota disebut memiliki peran masing-masing, mulai dari mengawasi calon korban, membuntuti kendaraan hingga melakukan perampasan.
Terakhir Beraksi di Depan Tokma Cibitung
Dalam aksi terakhir yang dilakukan pada Rabu (5/8/2026) siang, komplotan tersebut diduga kembali menyasar seorang nasabah.
Aksi berlangsung di depan Tokma Cibitung, Jalan Selang, Wanasari, Kabupaten Bekasi.
Dalam kejadian tersebut, para pelaku disebut berhasil membawa kabur uang tunai milik korban senilai Rp30 juta.
Peristiwa itu kemudian menjadi bagian dari penyelidikan hingga polisi berhasil mengungkap dan meringkus enam orang yang diduga terlibat dalam komplotan tersebut.
Penangkapan ini diharapkan dapat mengungkap lebih jauh aktivitas komplotan, termasuk kemungkinan adanya aksi serupa yang pernah dilakukan sebelumnya.
Masyarakat yang baru mengambil uang tunai dalam jumlah besar juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila merasa dibuntuti kendaraan atau orang yang mencurigakan.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar