Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jelang Tutup Tahun 2025, Serapan APBD Kabupaten Bekasi Baru 75,5 Persen

Jelang Tutup Tahun 2025, Serapan APBD Kabupaten Bekasi Baru 75,5 Persen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
Menjelang tutup tahun, serapan APBD Kabupaten Bekasi 2025 masih rendah.

Menjelang tutup tahun, serapan APBD Kabupaten Bekasi 2025 masih rendah.

INFO CIKARANG – Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2025 masih tergolong rendah menjelang penutupan tahun anggaran.

Hingga 28 Desember 2025, serapan anggaran baru mencapai Rp6,3 triliun atau sekitar 75,50 persen dari total APBD sebesar Rp8,4 triliun.

Data tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kementerian Keuangan RI.

Artinya, masih terdapat lebih dari Rp2 triliun anggaran yang belum terealisasi hanya tiga hari sebelum tahun anggaran berakhir.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah segera membenahi tata kelola keuangan agar realisasi belanja tidak menumpuk di akhir tahun.

Menurutnya, belanja pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Belanja daerah sangat menentukan perputaran uang di masyarakat dan mendorong daya beli. Mudah-mudahan di akhir Desember realisasinya bisa lebih baik,” ujar Tito dalam rapat evaluasi realisasi APBD 2025 yang digelar secara virtual.

Pengamat kebijakan publik menilai rendahnya serapan anggaran bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga mencerminkan kualitas perencanaan dan eksekusi program pemerintah daerah.

Peneliti Senior Citra Institute, Agisthia Lestari, menyebut dorongan Mendagri untuk transparansi fiskal patut diapresiasi.

Namun ia mengingatkan bahwa evaluasi berbasis data bulanan berpotensi menimbulkan bias jika tidak dibarengi analisis substansi program.

“Evaluasi kinerja fiskal sebaiknya dilakukan per triwulan agar publik bisa menilai konsistensi antara perencanaan dan implementasi kebijakan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai publikasi rutin realisasi APBD penting untuk meminimalkan potensi penyimpangan dan memastikan belanja daerah benar-benar berdampak pada masyarakat.

“Jika tata kelola keuangan dijalankan sesuai aturan dan peta jalan pembangunan, dampaknya akan langsung terasa pada kualitas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Iwan.

Dengan sisa waktu yang sangat terbatas, serapan APBD Kabupaten Bekasi kini menjadi sorotan publik.

Rendahnya realisasi berisiko menghambat efektivitas program pembangunan dan manfaat ekonomi yang seharusnya dirasakan masyarakat hingga akhir tahun.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cekcok Berujung Maut! Pasutri di Cikarang Ditemukan Tak Bernyawa

    Cekcok Berujung Maut! Pasutri di Cikarang Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Warung Kobak Jati, Pasir Gombong, Cikarang Utara, digegerkan oleh peristiwa tragis pada Selasa, 25 Februari 2025. Sepasang suami istri ditemukan tewas di rumah kontrakan mereka, diduga akibat konflik rumah tangga yang berujung pada aksi nekat sang suami. Menurut keterangan warga sekitar, sebelum kejadian, pasangan ini sempat terdengar bertengkar hebat. Beberapa […]

  • Diduga Keracunan Mi Kering, Anak dan Ibu di Cabangbungin Lapor Penjual ke Polisi

    Diduga Keracunan Mi Kering, Anak dan Ibu di Cabangbungin Lapor Penjual ke Polisi

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pedagang mi kering di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, berinisial S alias W, kini harus berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya, pelaporan tersebut lantaran dua pembelinya yakni MTP (13 tahun) dan S (40 tahun), mengaku keracunan usai menyantap jajanan mi kering yang dijualnya. Lebih lanjut, awal mula insiden keracunan ini pada Minggu pagi, 20 […]

  • Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Layang MBZ arah Cikampek.

    Kecelakaan Beruntun Empat Kendaraan Terjadi di Tol Layang MBZ Arah Cikampek

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di KM 36+000 arah Cikampek, Ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), pada Sabtu (27/12/2025). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.51 WIB di lajur dua. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola ruas Tol Layang MBZ langsung melakukan penanganan cepat di lokasi kejadian. […]

  • Wuling Investasi Rp87 Miliar untuk MAGIC Battery di Cikarang, Solusi atau Tantangan Baru?

    Wuling Investasi Rp87 Miliar untuk MAGIC Battery di Cikarang, Solusi atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – PT SGMW Motor Indonesia (Wuling) telah meresmikan fasilitas produksi baterai lokal bernama MAGIC di pabrik mereka di Cikarang, Jawa Barat, pada Selasa. Investasi sebesar Rp87 miliar ini menjadi langkah strategis Wuling dalam mendukung industri kendaraan listrik nasional, khususnya untuk model Wuling CloudEV dan BinguoEV. “Produksi baterai secara lokal adalah bagian dari komitmen […]

  • Air Banjir Surut, Warga Kabupaten Bekasi Mulai Berbenah Bersihkan Lumpur

    Air Banjir Surut, Warga Kabupaten Bekasi Mulai Berbenah Bersihkan Lumpur

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah beberapa hari tenggelam dalam genangan air, mayoritas wilayah mulai terbebas dari banjir. Kini, perjuangan baru pun dimulai, membersihkan rumah dari lumpur yang tersisa. Aris (34), warga Tambun Utara, menceritakan momen mencekamnya. “Airnya datang cepat banget dan langsung tinggi. Kami cuma sempat nyelamatkan diri saja,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Data Badan Penanggulangan […]

  • Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Bekasi, Nani Mulyani, menyambut positif terbitnya Perpres 18 Tahun 2026 tentang pembentukan Ditjen Pesantren.

    Perpres 18 Tahun 2026 Terbit, Kemenag Kabupaten Bekasi Nilai Jadi Angin Segar bagi Dunia Pesantren

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2026 disambut positif oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat peran pesantren sebagai pilar penting dalam sistem pendidikan nasional. Melalui regulasi tersebut, pemerintah resmi membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang secara khusus akan menangani pengembangan dan pembinaan […]

expand_less