Jawa Barat Juara PHK Nasional, 5.044 Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam 5 Bulan Terakhir
- account_circle Admin
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi pekerja terdampak PHK. Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pemutusan hubungan kerja tertinggi di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.
INFO CIKARANG – Provinsi Jawa Barat kembali mencatat angka pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sebanyak 5.044 pekerja di Jawa Barat kehilangan pekerjaan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.
Data tersebut tercantum dalam Satu Data Ketenagakerjaan yang mencatat total 23.470 tenaga kerja terdampak PHK di seluruh Indonesia selama lima bulan pertama tahun 2026.
Para pekerja yang tercatat merupakan peserta Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
“Pada periode Januari sampai Mei 2026 terdapat 23.470 orang tenaga kerja ter-PHK yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP,” demikian dikutip dari data Kemnaker, Selasa, (9/6/2026).
Dengan jumlah 5.044 pekerja terdampak, Jawa Barat menyumbang sekitar 21,49 persen dari total kasus PHK nasional.
Angka tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah PHK terbanyak di Indonesia.
Di posisi kedua terdapat Provinsi Banten dengan 2.596 pekerja terdampak PHK.
Selanjutnya disusul Jawa Timur sebanyak 2.332 pekerja, Kalimantan Timur 1.841 pekerja, DKI Jakarta 1.746 pekerja, dan Jawa Tengah 1.515 pekerja.
Sementara itu, Sumatera Selatan mencatat 920 pekerja terkena PHK dan Sumatera Utara sebanyak 906 pekerja.
Jika dilihat berdasarkan periode bulanan, angka PHK nasional sempat mengalami peningkatan pada awal tahun.
Pada Januari 2026 terdapat 5.730 pekerja yang kehilangan pekerjaan, kemudian meningkat menjadi 7.443 pekerja pada Februari.
Memasuki Maret, jumlah PHK mulai menurun menjadi 5.729 pekerja.
Tren penurunan berlanjut pada April dengan 3.739 pekerja terdampak PHK, sebelum akhirnya turun drastis menjadi 829 pekerja pada Mei 2026.
Meski tren nasional menunjukkan penurunan jumlah PHK dalam beberapa bulan terakhir, tingginya angka PHK di Jawa Barat tetap menjadi perhatian.
Sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, Jawa Barat masih menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas lapangan kerja di tengah dinamika ekonomi dan industri yang terus berubah.
Data ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya penguatan sektor ketenagakerjaan, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta perluasan investasi yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar