Tolak Eksekusi Rumah, Warga Puri Asih Sejahtera Bentrok dengan Polisi
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Rab, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar

Bentrok warga dengan aparat saat eksekusi pengosongan rumah di Perumahan Puri Asih Sejahtera, Kota Bekasi.
INFO CIKARANG – Ketegangan memuncak di Perumahan Puri Asih Sejahtera, Kota Bekasi, saat warga setempat terlibat bentrok dengan petugas Polres Metro Bekasi Kota yang hendak melakukan eksekusi pengosongan rumah, Rabu (7/1/2026).
Penolakan warga terhadap rencana eksekusi tersebut berujung pada adu mulut hingga aksi dorong-mendorong dengan aparat keamanan.
Sejak pagi hari, puluhan warga sudah berkumpul di sekitar lokasi yang rencananya akan dieksekusi.
Mereka membawa berbagai atribut penolakan dan berupaya menghalangi petugas yang datang untuk mengamankan jalannya proses eksekusi.
Suasana yang awalnya diwarnai negosiasi perlahan berubah tegang saat warga menilai eksekusi tetap akan dilakukan.
Ketegangan semakin meningkat ketika aparat berusaha membuka akses jalan menuju rumah yang akan dikosongkan.
Warga yang merasa hak tempat tinggalnya terancam langsung menghadang barisan polisi.
Adu argumen pun tak terhindarkan, disertai teriakan penolakan dari warga yang meminta agar eksekusi dihentikan.
Situasi sempat memanas ketika terjadi aksi saling dorong antara warga dan petugas.
Aparat keamanan berupaya menenangkan massa dan meminta warga untuk tidak bertindak anarkis.
Sementara itu, warga bersikeras menolak eksekusi dengan alasan masih menempati rumah tersebut dan berharap ada solusi yang lebih manusiawi.
“Ini rumah kami, kami sudah lama tinggal di sini. Jangan asal gusur,” teriak salah satu warga di tengah kerumunan.
Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi menyatakan kehadiran mereka semata-mata untuk melakukan pengamanan dan memastikan situasi tetap kondusif.
Polisi juga berulang kali mengimbau warga agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.
Hingga siang hari, proses eksekusi belum berjalan sepenuhnya lantaran masih adanya penolakan dari warga.
Aparat dan pihak terkait terus melakukan pendekatan persuasif guna mencegah terjadinya bentrokan yang lebih besar.
Insiden ini menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas, sehingga sempat menimbulkan kemacetan di sekitar kawasan perumahan.
Aparat keamanan akhirnya memperketat pengamanan sambil menunggu keputusan lebih lanjut terkait kelanjutan eksekusi.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menghadirkan solusi yang adil tanpa harus menimbulkan konflik di lapangan.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar