Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Dua pengamen di Kabupaten Bekasi mengalami nasib sial setelah kepergok mencuri handphone di sebuah rumah warga di Kampung Bulak Temu, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, pada Minggu sore, 9 Februari 2025.

Aksi mereka gagal total setelah pemilik rumah memergoki keduanya sedang berusaha membawa kabur HP. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung geram dan nyaris menghakimi kedua pelaku di tempat.

Diketahui, dua pengamen ini berasal dari Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani. Saat tertangkap basah, mereka sempat berusaha kabur, namun warga berhasil mengepung dan menangkap mereka.

Kemarahan warga hampir berujung pada aksi main hakim sendiri. Beruntung, tim Reskrim Polsek Tambelang dari Polres Metro Bekasi cepat datang ke lokasi, sehingga pelaku berhasil diamankan dari amukan massa.

IPDA Mahfud, Kanit Reskrim Polsek Tambelang, membenarkan insiden ini. “Kedua pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Tambelang,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami modus operandi kedua pelaku dan kemungkinan adanya kasus pencurian lain yang melibatkan mereka.

Kasus ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap kejahatan di sekitar mereka. Namun, pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan selalu melaporkan tindak kriminal kepada pihak berwajib.

Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika menemukan kejadian serupa, segera laporkan ke kepolisian agar bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku!*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu RSUD CAM Kota Bekasi tutup mendadak menyebar dan memicu keresahan warga.

    RSUD Bekasi Dituding Bangkrut, Manajemen Langsung Buka Suara

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Isu “gulung tikar” yang menyeret nama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi mencuat dan menyebar cepat di ruang publik. Narasi tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar kabar rumah sakit milik pemerintah daerah itu menanggung utang hingga Rp70 miliar. Namun, manajemen RSUD CAM menegaskan bahwa informasi tersebut menyesatkan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. […]

  • Situs SMAN 2 Cibitung Tak Bisa Diakses, Netizen: Panik Attack Paten Sekali

    Situs SMAN 2 Cibitung Tak Bisa Diakses, Netizen: Panik Attack Paten Sekali

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Kasus dugaan pungli di SMAN 2 Cibitung semakin panas. Ronald Sinaga, melalui akun Instagramnya, membagikan momen pertemuannya dengan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Sang Ngurah Wiratama. Dukungan dari aparat kepolisian membuat para siswa dan orang tua lebih percaya diri membongkar kasus ini. Salah satu siswa bahkan bertanya, “Pelajar ngadu ditanggepin nggak […]

  • 70 Persen Pembangkit Listrik Nasional akan Gunakan Energi Terbarukan, Ini Rencana PLN 2025–2034

    70 Persen Pembangkit Listrik Nasional akan Gunakan Energi Terbarukan, Ini Rencana PLN 2025–2034

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi merilis Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) untuk periode 2025 hingga 2034. Dalam rencana ini, kapasitas tambahan pembangkit listrik direncanakan mencapai 69,5 Giga Watt (GW) hingga tahun 2034. Sebanyak 42,6 GW atau setara 61 persen akan bersumber dari Energi […]

  • Gas Elpiji 3 Kg Jadi Barang Langka, Pedagang Kecil di Cikarang Terancam Tak Bisa Jualan

    Gas Elpiji 3 Kg Jadi Barang Langka, Pedagang Kecil di Cikarang Terancam Tak Bisa Jualan

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sejak 1 Februari 2025, para pengecer sudah secara resmi dilarang untuk menjual gas elpiji 3 kg oleh pemerintah. Keputusan ini diambil dengan alasan menertibkan distribusi subsidi agar tepat sasaran. Namun, kebijakan ini malah bikin warga Bekasi kelimpungan! Di sejumlah kecamatan, seperti Cikarang Barat, Cikarang Pusat, dan Cikarang Utara, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan […]

  • LBH AMPUH Indonesia merilis siaran pers pada Kamis (9/7/2026) yang mengkritisi kondisi penegakan hukum nasional serta menyampaikan enam rekomendasi kebijakan terkait dugaan penyelidikan terhadap Jampidsus Kejaksaan Agung.

    LBH AMPUH Indonesia Soroti Kredibilitas Kejaksaan Agung, Singgung Dugaan Penyelidikan Jampidsus hingga Pelibatan TNI dalam Pengamanan

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) AMPUH Indonesia merilis siaran pers pada Kamis (9/7/2026) yang berisi sorotan terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia. Dalam pernyataan tersebut, organisasi ini menyinggung dugaan penyelidikan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, serta pelibatan personel TNI dalam pengamanan kediaman pribadi pejabat tersebut. Dalam […]

  • Antrean LPG 3 Kg di Tangsel Makan Korban, Menteri ESDM Minta Maaf

    Antrean LPG 3 Kg di Tangsel Makan Korban, Menteri ESDM Minta Maaf

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Antrean panjang LPG 3 kg bersubsidi di Tangerang Selatan (Tangsel) memakan korban jiwa. Seorang warga Pamulang Barat, Yonih (62), meninggal dunia diduga karena kelelahan usai mengantre gas. Merespons kejadian ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. “Kami pemerintah pertama-tama memohon maaf kalau ini […]

expand_less