Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Revisi Perda Pariwisata Kabupaten Bekasi Tuai Sorotan, Aturan Hiburan Malam Bakal Diatur Zonasi

Revisi Perda Pariwisata Kabupaten Bekasi Tuai Sorotan, Aturan Hiburan Malam Bakal Diatur Zonasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi gedung pemerintahan Kabupaten Bekasi. Revisi Perda Pariwisata yang tengah dibahas DPRD memicu perhatian publik karena mengubah aturan usaha hiburan malam.

Ilustrasi gedung pemerintahan Kabupaten Bekasi. Revisi Perda Pariwisata yang tengah dibahas DPRD memicu perhatian publik karena mengubah aturan usaha hiburan malam.

INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah menjadi sorotan publik setelah muncul rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

Perubahan aturan ini memicu perdebatan lantaran menyangkut ketentuan usaha hiburan malam yang selama ini dibatasi secara ketat.

Rencana revisi tersebut dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi pada Kamis (2/7/2026).

Agenda itu merupakan tindak lanjut dari surat resmi Plt Bupati Bekasi terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepariwisataan.

Dalam Perda yang masih berlaku saat ini, sejumlah usaha seperti diskotek, bar, kelab malam, karaoke, hingga panti pijat termasuk kategori yang dilarang beroperasi karena dianggap tidak sesuai dengan norma dan ketentuan daerah.

Namun dalam draf revisi terbaru, ketentuan larangan tersebut dihapus dan diganti dengan sistem pengaturan berbasis tata ruang atau zonasi wilayah.

Dalam draf perubahan Perda, usaha hiburan malam tidak lagi dilarang secara menyeluruh, melainkan diperbolehkan dengan syarat tertentu.

Pada Pasal 30 ayat (2), disebutkan bahwa usaha hiburan hanya dapat beroperasi di kawasan perdagangan, jasa, serta area industri yang memang diperuntukkan untuk kegiatan hiburan dan rekreasi sesuai rencana tata ruang wilayah.

Sebaliknya, usaha tersebut tetap dilarang beroperasi di kawasan permukiman, pendidikan, tempat ibadah, hingga fasilitas kesehatan.

Ketentuan teknis lebih lanjut nantinya akan diatur melalui Peraturan Bupati.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa revisi Perda ini bukan semata-mata untuk melegalkan tempat hiburan malam (THM), melainkan untuk menata sektor pariwisata agar lebih terarah dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Kalau saya menyimaknya bukan berarti melegalkan THM. Kita melihat potensi pariwisata industri dan desa juga perlu dikembangkan,” ujarnya dikutip dari keterangan resminya Kamis, (2/7/2026).

Ia juga menambahkan bahwa pembahasan masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan keputusan final.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, mengatakan bahwa pembahasan revisi Perda masih terus berjalan dan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat.

Menurutnya, DPRD membuka ruang diskusi agar regulasi yang dihasilkan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Perlu ruang partisipasi publik agar semua pihak bisa memberikan masukan,” jelasnya.

Rencana revisi ini juga mulai mendapat perhatian dari warga. Beberapa masyarakat menilai perubahan aturan harus tetap disertai pengawasan ketat agar tidak menimbulkan dampak sosial baru.

“Kalau diatur zonasi boleh saja, tapi jangan sampai jadi bebas tanpa kontrol,” ujar salah satu warga Cikarang yang enggan disebutkan namanya.

Warga lainnya juga menilai pemerintah harus lebih transparan dalam proses pembahasan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Hingga saat ini, revisi Perda Kepariwisataan Kabupaten Bekasi masih berada dalam tahap pembahasan awal di DPRD.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan kendaraan pengangkut sampah di TPA Burangkeng pasca-lebaran.

    Sampah Pasca Lebaran Meledak, DLH Bekasi Buka Dua Zona Buang di TPA Burangkeng

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Lonjakan volume sampah pasca Lebaran mulai terasa di Kabupaten Bekasi. Aktivitas di TPA Burangkeng bahkan meningkat signifikan, ditandai dengan membludaknya kendaraan pengangkut sampah yang masuk setiap harinya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi pun bergerak cepat dengan menyiapkan strategi khusus agar pelayanan tetap berjalan normal di tengah peningkatan tersebut. Humas DLH Kabupaten […]

  • Lukisan “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” karya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang dilelang dalam acara Perayaan Imlek Partai Demokrat 2026.

    SBY Jual Lukisan Kuda Api di Lelang Imlek Demokrat 2026, Nilainya Bikin Geger

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perayaan Imlek Partai Demokrat 2026 tak hanya diwarnai suasana kebersamaan, tetapi juga momen yang menarik perhatian publik. Sebuah lukisan bertema Kuda Api karya Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sukses mencuri sorotan setelah terjual dengan nilai fantastis dalam sesi lelang terbuka. Lukisan berjudul “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” itu […]

  • Ilustrasi penangkapan pelaku kasus penyiraman air keras oleh polisi.

    Usai Diburu Sepekan, Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Setelah sempat buron selama kurang lebih satu pekan, pelaku penyiraman cairan kimia yang diduga air keras di wilayah Bekasi akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian. Penangkapan dilakukan oleh tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Informasi tersebut disampaikan oleh Abdul Rahim, yang memastikan bahwa pelaku berinisial R kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan […]

  • Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Warga Karangbahagia

    Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Warga Karangbahagia

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Pelaukan, Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sebuah rumah pada Senin (27/10/2025). Penemuan tersebut bermula saat warga mencium bau busuk yang menyengat dari arah rumah tersebut. Setelah ditelusuri, warga memastikan sumber bau berasal dari dalam rumah dan segera melaporkannya kepada ketua RT serta […]

  • Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, mendatangi rumah terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur dan meminta kasus tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Warga Cikarang Barat Sangat Kesal, Paksa Dugaan Pelaku Pelecehan Anak Tetap Diproses Hukum Meski Ada Kata Damai

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibuat geram setelah muncul informasi bahwa terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap sejumlah anak di bawah umur dikabarkan tidak lagi menjalani proses hukum setelah adanya kesepakatan damai. Kasus tersebut sebelumnya terungkap setelah salah satu korban yang masih di bawah umur memberanikan diri […]

  • Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih, saat menjelaskan kesiapan posko pelayanan kemanusiaan untuk mendukung arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

    PMI Kabupaten Bekasi Buka Posko Siaga Mudik Lebaran 2026, Ambulans dan Layanan Kesehatan Disiagakan 24 Jam

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi menyiapkan sejumlah posko siaga mudik Lebaran 2026 untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung. Posko pelayanan kemanusiaan tersebut disiapkan guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran di Kabupaten Bekasi, sekaligus memberikan bantuan bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan di perjalanan. Ketua PMI Kabupaten Bekasi […]

expand_less