Jambret Diduga Beraksi Siang Bolong di CBL dan Metland Cikarang, Ibu yang Jemput Anak Jadi Sasaran
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 24 Agu 2026
- comment 0 komentar

Ilustrasi aksi penjambretan. Warga mengimbau pengguna jalan, khususnya perempuan yang berkendara seorang diri, meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang relatif sepi.
INFO CIKARANG – Warga di sejumlah wilayah Cikarang dan sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan aksi penjambretan yang disebut terjadi pada siang hari.
Informasi tersebut beredar melalui unggahan dan pesan warga di media sosial pada Senin (24/8/2026). Salah satu informasi menyebut seorang ibu yang baru menjemput anak sekolah menjadi korban saat melintas di kawasan Metland Cikarang.
Ibu yang Baru Jemput Anak Disebut Jadi Korban
Dalam informasi yang beredar, seorang perempuan bernama Mama Hana Hani disebut mengalami dugaan penjambretan pada Jumat (21/8/2026).
Korban dikabarkan menjadi sasaran ketika melintas di kawasan Metland Cikarang.
Berdasarkan cerita yang dibagikan warga, korban disebut dipepet oleh terduga pelaku ketika berada di tikungan dekat deretan ruko. Tas korban kemudian diduga ditarik secara paksa.
“Barusan Mama Hana Hani dijambret, di tikungan depan ruko. Dia dipepet, tasnya ditarik paksa,” demikian informasi yang beredar di media sosial.
Belum diketahui secara pasti barang yang disebut hilang maupun identitas terduga pelaku dalam kejadian tersebut.
CBL dan Kertamukti Turut Disebut
Selain Metland Cikarang, kawasan CBL dan Kertamukti juga disebut dalam imbauan yang beredar di kalangan warga.
Namun, belum dapat dipastikan apakah informasi dari beberapa lokasi tersebut berkaitan dengan pelaku yang sama atau merupakan kejadian yang berbeda.
Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh kejadian tersebut dilakukan oleh satu kelompok atau pelaku yang sama sebelum terdapat informasi resmi dari pihak berwenang.
Warga Diimbau Lebih Waspada
Warga mengingatkan pengguna jalan, terutama perempuan yang berkendara seorang diri, agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalan yang relatif sepi.
Barang berharga seperti tas, telepon genggam maupun dompet juga sebaiknya tidak diletakkan di posisi yang mudah dijangkau atau ditarik dari luar kendaraan.
Apabila memungkinkan, masyarakat dapat memilih rute yang lebih ramai dan memiliki penerangan maupun aktivitas warga yang lebih banyak.
Jangan Main Hakim Sendiri
Warga juga diimbau tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan seseorang yang dicurigai sebagai pelaku.
Informasi mengenai kejadian, ciri-ciri terduga pelaku maupun rekaman CCTV sebaiknya disampaikan kepada kepolisian agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan penjambretan tersebut, termasuk jumlah kejadian, identitas pelaku, kerugian korban maupun status laporan polisi.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar