Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Marak Uang Palsu, Pemilik Warung dan Pedagang Kecil Jadi Korban

Marak Uang Palsu, Pemilik Warung dan Pedagang Kecil Jadi Korban

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
  • comment 0 komentar

 

Pedagang Cilok Korban Penipuan Uang Palsu. Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Nasib apes dialami beberapa pedagang kecil di Karawang, Jawa Barat. Seorang pedagang cilok dan pemilik warung kelontong menjadi korban penipuan dengan uang palsu.

Seorang bapak tua yang berjualan cilok harus menerima kenyataan pahit setelah seorang pembeli membayarnya dengan uang palsu pecahan Rp100 ribu. Padahal, keuntungan yang didapatnya pun tidak seberapa. Kejadian serupa juga menimpa seorang pemilik warung kelontong yang tertipu dengan uang palsu Rp50 ribu.

Peristiwa ini sangat merugikan pelaku UMKM karena setiap rupiah yang mereka dapatkan sangat berharga untuk keberlangsungan usaha mereka.

Uang Palsu Sulit Dikenali, Pedagang Kecil Jadi Sasaran

Maraknya peredaran uang palsu ini membuat para pedagang kecil semakin waspada. Pasalnya, uang palsu yang beredar sangat menyerupai uang asli, sehingga sulit dibedakan dengan kasat mata.

“Kalau uang palsunya gampang dikenali, mungkin bisa langsung ditolak. Tapi kalau sudah mirip sekali, susah juga buat kami pedagang kecil,” ujar salah satu pedagang yang merasa dirugikan.

Keberadaan uang palsu ini harus segera diberantas agar tidak semakin banyak korban, terutama dari kalangan pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari hasil berjualan.

Bagaimana Cara Menghindari Uang Palsu?

Untuk menghindari kejadian serupa, ada beberapa cara yang bisa dilakukan pedagang kecil dalam mengenali uang asli dan palsu, seperti:

1. Cek dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)
2. Gunakan alat pendeteksi uang palsu
3. Hindari menerima uang dalam keadaan tergesa-gesa
4. Jika curiga, segera cek ke bank atau laporkan ke pihak berwenang

Selain itu, pedagang kecil juga disarankan untuk lebih banyak menggunakan metode pembayaran digital guna mengurangi risiko menerima uang palsu.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Air Bersih Landa 2.000 Warga Tambun Selatan Akibat Pipa PDAM Rusak

    Krisis Air Bersih Landa 2.000 Warga Tambun Selatan Akibat Pipa PDAM Rusak

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Krisis air bersih saat ini tengah dirasakan oleh ribuan warga Kabupaten Bekasi yang tinggal di wilayah Tambun Selatan sejak Rabu, 7 Mei 2025. Hal ini disebabkan oleh kerusakan jaringan pipa milik PDAM Tirta Bhagasasi yang terjadi saat pelaksanaan proyek normalisasi di aliran Sungai Kali Baru. Aktivitas alat berat berupa beko yang digunakan […]

  • Ilustrasi lahan pertanian di Kabupaten Bekasi.

    Petani di Kabupaten Bekasi Diminta Waspada, Ancaman Godzilla El Nino Bisa Picu Kekeringan

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ancaman cuaca ekstrem kembali menghantui sektor pertanian di Kabupaten Bekasi. Fenomena El Nino yang disebut sebagai “Godzilla El Nino” diperkirakan membawa dampak serius, terutama terkait potensi kekeringan di wilayah persawahan. Pemerintah daerah pun mulai mengambil langkah antisipasi. Para petani diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini agar dampak yang ditimbulkan tidak sampai mengganggu ketahanan […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sistem pengelolaan sampah usai longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang Bekasi yang menewaskan empat orang.

    Longsor Bantar Gebang Menelan Korban, Dedi Mulyadi Minta Sistem Pengelolaan Sampah Dievaluasi

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang kembali memicu sorotan terhadap sistem pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan. “Ada berita duka yang perlu saya sampaikan. Telah terjadi longsor di TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi. TPA […]

  • Modus Baru Jelang Lebaran: Pria di Cikarang Tertangkap Tukar Uang Baru dengan Bukti Transfer Palsu

    Modus Baru Jelang Lebaran: Pria di Cikarang Tertangkap Tukar Uang Baru dengan Bukti Transfer Palsu

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – enjelang Lebaran, tradisi tukar uang baru memang selalu jadi incaran. Sayangnya, hal ini juga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Seperti kejadian di Jalan Raya Teuku Umar, Cikarang Barat, Minggu, 23 Maret 2025, seorang pria bernama Fauzi tertangkap basah warga saat ketahuan melakukan penipuan tukar uang baru pakai bukti transfer palsu. Fauzi, […]

  • Makin Nekat! Sindikat Pengoplos Elpiji 3 Kg Jadi 50 Kg di Bekasi Dibongkar!

    Makin Nekat! Sindikat Pengoplos Elpiji 3 Kg Jadi 50 Kg di Bekasi Dibongkar!

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Polda Metro Jaya mengungkap kasus pengoplosan elpiji subsidi 3 kg menjadi elpiji non-subsidi ukuran 12 kg dan 50 kg. Kasus ini terungkap di empat lokasi berbeda di Jakarta dan Bekasi, dengan sembilan orang tersangka yang kini harus berhadapan dengan ancaman hukuman berat. Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga, menjelaskan bahwa para pelaku […]

  • Ditegur Gubernur! SMK di Bekasi Diminta Hentikan Rencana Liburan ke Bali

    Ditegur Gubernur! SMK di Bekasi Diminta Hentikan Rencana Liburan ke Bali

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – ubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberi peringatan keras kepada sebuah sekolah di Bekasi yang dikabarkan sedang merencanakan study tour ke Bali. Teguran ini dilontarkan langsung setelah Dedi menerima aduan dari salah satu warga saat berada di Bekasi. Dalam percakapannya, warga tersebut menyebut bahwa SMK Karya Pembaharuan berencana menggelar kegiatan studi wisata ke […]

expand_less