Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Creative Hub Bekasi Resmi Dibuka, Tujuh Subsektor Ekraf Sudah Aktif

Creative Hub Bekasi Resmi Dibuka, Tujuh Subsektor Ekraf Sudah Aktif

  • account_circle Kurniawan
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata terus memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif lokal dengan membangun Creative Hub, sebuah pusat kegiatan yang dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi para pelaku kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Bupati Bekasi yang telah menyempatkan diri meninjau langsung infrastruktur kreatif yang kini mulai dikembangkan di Graha Pariwisata. Menurut Iyan, pengembangan awal telah dilakukan pada lantai pertama, yang mencakup tujuh subsektor ekonomi kreatif.

“Ini merupakan awal dari upaya kami membangun ruang kreatif yang dapat diakses berbagai komunitas. Seiring waktu, kami akan lanjutkan pengembangan ke lantai dua, bergantung pada ketersediaan anggaran di tahun mendatang,” ujarnya saat acara Sapa Warga dan Peluncuran Lapor AA Bupati.

Fasilitas Creative Hub ini terbuka bagi komunitas kreatif dari berbagai latar belakang. Untuk memperkuat keberlanjutan program, Dinas Pariwisata juga menjalin kemitraan strategis dengan sektor industri yang memiliki keunggulan dalam teknologi digital dan pengembangan produk.

Beberapa perusahaan yang telah menjalin kerja sama awal di antaranya adalah PT Sugity dan Kawasan Hyundai, yang turut berkontribusi dalam pengembangan program dan fasilitas Creative Hub.

Melalui kolaborasi antara komunitas dan dunia industri, pemerintah daerah berharap Creative Hub dapat berkembang menjadi wadah produktif dan inovatif, mendorong lahirnya talenta baru sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Bekasi.

*

  • Penulis: Kurniawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari 1,5 juta kendaraan tinggalkan Jabotabek saat libur Natal 2025.

    Arus Mudik Natal 2025: 1,56 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek, Mayoritas ke Arah Timur

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebanyak 1.556.310 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur Hari Raya Natal 2025. Data tersebut dihimpun Jasa Marga dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama. Penghitungan dilakukan sejak H-7 hingga H+1 Natal, mulai Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 27 […]

  • Petugas menertibkan PKL pasar tumpah SGC Cikarang Utara untuk mengurai kemacetan dan menata kawasan.

    Sering Picu Kemacetan dan Kesan Kumuh, 519 Lapak PKL Pasar Tumpah SGC Resmi Direlokasi Mulai 13 Februari 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) pasar tumpah SGC Cikarang yang selama ini dinilai kerap memicu kemacetan dan kesan kumuh di jalan utama kawasan Cikarang Utara. Penertiban tersebut dituangkan dalam Surat Imbauan Nomor 300.1.1/1054/Satpol.PP tentang Tertib Tempat Berjualan bagi PKL di Jalan Kapten Sumantri, Jalan RE Martadinata, serta […]

  • Bikin Gaduh di Dinkes Kabupaten Bekasi, Lima Anggota Ormas Jadi Tersangka

    Bikin Gaduh di Dinkes Kabupaten Bekasi, Lima Anggota Ormas Jadi Tersangka

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Aksi arogan lima anggota organisasi masyarakat (ormas) di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi akhirnya berbuntut panjang. Setelah viral di media sosial, kini kelima anggota ormas tersebut resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Bekasi. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan […]

  • Kondisi Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok di Cikarang Barat yang mengalami kerusakan setelah ditabrak mobil boks. Tugu ini tercatat sebagai objek diduga cagar budaya Kabupaten Bekasi.

    Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok Rusak Ditabrak Mobil, Tim Ahli Cagar Budaya Dorong Perbaikan dan Tanggung Jawab Hukum

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Bekasi mendorong percepatan perbaikan Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok yang mengalami kerusakan akibat ditabrak sebuah mobil boks di pertigaan Warung Bongkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat. Ketua TACB Kabupaten Bekasi, Wahyudi Hapiludin Sadeli, mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) […]

  • UMSK 2025 Tak Kunjung Ditentukan, Ribuan Buruh Kepung DPRD Kabupaten Bekasi

    UMSK 2025 Tak Kunjung Ditentukan, Ribuan Buruh Kepung DPRD Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang kembali memanas! Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 23 Desember 2024, di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Jalan Wibawa Mukti, Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Apa yang Dituntut Buruh? Aksi ini dilatarbelakangi keputusan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, yang dianggap […]

  • Sejumlah guru honorer menyuarakan keluh kesah terkait kesejahteraan dan kebijakan pemerintah melalui media sosial.

    Guru Honorer Curhat di Media Sosial, Gaji Disebut Lebih Kecil dari Sopir Program MBG

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sejumlah guru honorer menyuarakan keluh kesah mereka terkait kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN. hati tersebut beredar luas di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam unggahan yang beredar, para guru honorer mengaku hanya bisa menahan tangis melihat kondisi penghasilan yang mereka terima selama bertahun-tahun mengabdi […]

expand_less