Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Belasan Tahun Menunggu Kepastian, Korban Dugaan Mafia Tanah Datangi Polres Metro Bekasi Kota

Belasan Tahun Menunggu Kepastian, Korban Dugaan Mafia Tanah Datangi Polres Metro Bekasi Kota

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
M (32) kembali lapor soal dugaan pemalsuan sertifikat rumah keluarganya.

M (32) kembali lapor soal dugaan pemalsuan sertifikat rumah keluarganya.

INFO CIKARANG — Seorang perempuan berinisial M (32) kembali mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk menagih kejelasan laporan dugaan pemalsuan sertifikat rumah keluarganya.

Kasus yang ia laporkan sejak 2015 itu disebut tak menunjukkan perkembangan berarti hingga kini.

“Kami datang hari ini untuk aksi damai, supaya pimpinan Polres bisa melihat langsung keresahan kami. Laporan sudah dibuat sejak 2015, tapi kasusnya masih saja mandek,” kata M, dalam keterangannya dikutip Jum’at (11/12/2025).

Berawal dari Utang, Berujung pada Sertifikat Rumah yang Berubah

Masalah ini bermula pada tahun 2006, ketika orang tua M meminjam sejumlah uang dari pasangan suami-istri berinisial N dan E.

Namun situasi berubah ketika tiba-tiba muncul Akta Jual Beli (AJB) yang mencantumkan tanda tangan orang tuanya padahal, menurut M, keluarga tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.

“Tanda tangan orang tua saya dipalsukan, kemudian keluar sertifikat baru. Kami menduga ada keterlibatan mafia tanah di Bekasi,” tegasnya.

Pada 2007, pihak terlapor sempat menagih pengembalian uang sambil menyerahkan kuitansi yang menyebut hubungan kedua pihak adalah utang piutang, bukan jual beli.

Namun pada waktu yang sama, sertifikat baru yang diduga palsu justru diterbitkan.

Telah Membayar Cicilan, Namun Sertifikat Tak Pernah Ditunjukkan

Keluarga M mengaku sudah menunjukkan itikad baik dengan membayar cicilan sebesar Rp10 juta, lengkap dengan bukti transaksi.

Tetapi saat meminta jadwal pelunasan dan memastikan keberadaan sertifikat asli, terlapor disebut menolak memperlihatkan dokumen tersebut.

Seluruh bukti pendukung pun sudah diserahkan kepada penyidik, termasuk hasil Laboratorium Forensik Polri yang menyatakan tanda tangan orang tuanya tidak sesuai dengan tanda tangan pada AJB.

“Buktinya jelas, lengkap, hingga hasil forensik Polri. Tapi bertahun-tahun tidak ada tindak lanjut,” ujarnya kecewa.

Korban Kooperatif, Terlapor Tak Pernah Hadir dalam Pemeriksaan

M juga mempertanyakan lambatnya proses hukum. Ia menegaskan selalu memenuhi panggilan penyidik, sementara pihak terlapor justru tidak pernah hadir.

“Kami kooperatif, selalu datang setiap dipanggil. Tapi ketika kami meminta perkembangan perkara, jawabannya selalu sama: belum ada,” tuturnya.

Selain kerugian materil yang diklaim mencapai ratusan juta rupiah, M menyebut keluarganya mengalami tekanan psikologis selama hampir dua dekade memperjuangkan hak atas rumah tersebut.

Harapan agar Kasus Dibuka Kembali

Melalui aksi damai di halaman Polres Metro Bekasi Kota, M berharap penyidik dapat membuka kembali berkas perkara dan menanganinya sesuai prosedur.

“Kami hanya ingin keadilan. Sudah terlalu lama menunggu,” tegasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Tanah di Tambun Selatan, Warga Cluster Setia Mekar 2 Menolak Eksekusi

    Sengketa Tanah di Tambun Selatan, Warga Cluster Setia Mekar 2 Menolak Eksekusi

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tambun Selatan kembali ramai dengan sengketa tanah. Kali ini, eksekusi terjadi di belakang Pasar Rawakalong, tepatnya di Cluster Setia Mekar 2, Jl. Bumi Sani. Kasus ini diduga terkait sertifikat tanah ganda, yang menyebabkan konflik antara warga dan pihak yang mengklaim tanah tersebut. Warga Cluster Setia Mekar 2 dengan tegas menolak eksekusi lahan […]

  • Petugas mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di toilet umum Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/6/2026) pagi.

    Heboh! Pria Ditemukan Meninggal di Toilet Umum Pasar Induk Cibitung, Pedagang Sempat Kaget

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Suasana Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, mendadak gempar setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam toilet umum pasar pada Selasa (30/6/2026) pagi. Penemuan jasad tersebut sempat mengundang perhatian para pedagang dan pengunjung yang sedang beraktivitas. Sejumlah warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas. Berdasarkan informasi sementara yang diterima dari warga di […]

  • Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Cikarang Minta Pemerintah Provinsi Turun Tangan

    Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Cikarang Minta Pemerintah Provinsi Turun Tangan

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kerap berulang, masalah banjir yang terjadi di kawasan Jalan Pantura Cikarang, Kabupaten Bekasi, sekali lagi menuai sorotan publik. Pasalnya, kemacetan panjang dan terganggunya aktivitas warga serta pengguna jalan terjadi akibat kembali terendamnya jalur utama lintas provinsi tersebut. Kondisi ini mendorong warga sekitar untuk menyuarakan keluhan secara terbuka kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. […]

  • Seorang pria menjadi korban aksi begal di kawasan Cikarang Selatan saat pulang kerja dini hari.

    Pria Jadi Korban Begal di Cikarang Selatan, Dipepet 4 Pelaku Saat Pulang Kerja

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria menjadi korban aksi pembegalan di Jalan Raya KH R Ma’Mun Nawawi Cibarusah, tepatnya di wilayah Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis dini hari (14/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di dekat lampu merah Lippo Cikarang, tak jauh dari SPBU yang sudah lama tidak beroperasi. Kejadian ini […]

  • Menjelang tutup tahun, serapan APBD Kabupaten Bekasi 2025 masih rendah.

    Jelang Tutup Tahun 2025, Serapan APBD Kabupaten Bekasi Baru 75,5 Persen

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2025 masih tergolong rendah menjelang penutupan tahun anggaran. Hingga 28 Desember 2025, serapan anggaran baru mencapai Rp6,3 triliun atau sekitar 75,50 persen dari total APBD sebesar Rp8,4 triliun. Data tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kementerian Keuangan RI. Artinya, […]

  • Angin Kencang Perparah Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Kemayoran

    Angin Kencang Perparah Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Kemayoran

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Kawasan padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, dilanda kebakaran hebat pada Selasa siang (10/12/2024). Kejadian ini diduga dipicu korsleting listrik yang bermula dari salah satu lapak rongsokan di RT 03 sekitar pukul 12.00 WIB. Salah satu korban, Novel, menyampaikan bahwa api dengan cepat menyebar akibat angin kencang, merusak atap rumahnya […]

expand_less