Seorang Balita Perempuan Diduga Terseret Arus Kali Cikarang di Desa Jaya Sampoerna, Tim Gabungan Gerak Cepat
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- comment 0 komentar

Balita perempuan berusia 3 tahun dilaporkan hilang diduga terseret arus Kali Cikarang di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
INFO CIKARANG — Seorang balita perempuan berinisial I (3) dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus Kali Cikarang saat bermain di sekitar bantaran sungai, tepatnya di Perumahan Grand Cikarang Village, Desa Jaya Sampoerna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Senin (26/1/2026).
Peristiwa balita hilang di Kali Cikarang Serang Baru tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Berdasarkan keterangan warga, korban saat itu tengah bermain bersama beberapa anak seusianya di area yang berdekatan langsung dengan aliran sungai.
Kondisi arus Kali Cikarang dilaporkan cukup deras, seiring meningkatnya debit air akibat cuaca dan hujan yang terjadi di wilayah hulu.
Situasi ini diduga menjadi faktor yang membahayakan anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai.
Kepanikan mulai terjadi ketika korban tiba-tiba menghilang dari pantauan. Salah satu anak yang bermain bersama korban kemudian berlari meminta pertolongan warga sekitar dan menyampaikan bahwa temannya terbawa arus sungai.
Mendapat laporan tersebut, warga langsung melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian sambil melaporkan insiden ini kepada aparat kepolisian.
Petugas dari Polsek Serang Baru segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan awal serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Informasi awal dari saksi menyebutkan bahwa korban tidak sempat tertolong saat arus membawanya. Satu anak lainnya berhasil selamat dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga,” ujar pihak pelapor dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (27/1/2026).
Hingga Senin sore, proses pencarian balita diduga terseret arus Kali Cikarang masih terus berlangsung.
Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Serang Baru, Babinsa, Senkom SAR, Mitra Wijayakarta, Cikarang Ambulans Service (CAS), RTB, Korgad, serta perangkat desa setempat melakukan asesmen lapangan dan penyisiran darat di sepanjang aliran sungai.
Petugas menyusuri bantaran sungai dan sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus, sambil berkoordinasi dengan warga sekitar yang mengenal kondisi medan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai dan bantaran air, terlebih ketika debit air meningkat dan arus sungai deras.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban balita di Kali Cikarang Kabupaten Bekasi masih terus dilakukan dan pihak terkait berharap korban dapat segera ditemukan.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar