Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Cemas, Rumah Amblas dan Jalan Retak di Perumahan Villa Lestari Belum Ditangani

Warga Cemas, Rumah Amblas dan Jalan Retak di Perumahan Villa Lestari Belum Ditangani

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Kondisi rumah amblas dan jalan retak di Perumahan Villa Lestari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang hingga kini belum mendapat penanganan.

Kondisi rumah amblas dan jalan retak di Perumahan Villa Lestari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang hingga kini belum mendapat penanganan.

INFO CIKARANG — Kondisi rumah amblas dan jalan retak di Perumahan Villa Lestari, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kian mengkhawatirkan.

Hingga akhir Januari 2026, kerusakan belum juga ditangani, meski warga telah melaporkan kondisi tersebut sejak akhir tahun lalu.

Salah satu warga terdampak, Jajang, mengungkapkan bahwa rumah subsidi yang ditempatinya sejak 2023 kini berada dalam kondisi tidak aman.

Bagian sisi rumah amblas, sementara permukaan jalan di sekitar permukiman retak bahkan terputus, sehingga mengganggu aktivitas warga sekaligus membahayakan keselamatan penghuni.

“Kalau malam sekeluarga was-was, apalagi saat hujan turun terus-menerus. Tidur juga tidak nyenyak karena takut terjadi longsor atau hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Jajang dalam keterangannya dikutip Kamis (29/1/2026).

Menurut warga, intensitas hujan tinggi di wilayah Serang Baru memperparah kondisi tanah di sekitar perumahan.

Retakan di jalan semakin melebar, sementara bagian rumah yang amblas menunjukkan tanda-tanda penurunan lanjutan.

Jajang menyebut, dirinya telah mengirimkan surat dan berkomunikasi langsung dengan pihak pengembang sejak akhir 2025.

Namun hingga kini, belum ada langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan atau mengamankan area terdampak.

“Kami sudah coba komunikasi dengan developer. Jawabannya selalu akan disampaikan ke atasan, tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” katanya.

Warga berharap pihak developer Perumahan Villa Lestari bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, baik melalui pembuatan tanggul permanen, perbaikan struktur tanah, maupun relokasi warga ke tempat yang lebih aman.

“Harapan saya ada penyelesaian nyata. Kalau memang tidak bisa diperbaiki, setidaknya kami direlokasi. Nyawa tidak bisa ditukar dengan apa pun,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, PT Arjuna Ksatria Sejati selaku pengembang Perumahan Villa Lestari belum memberikan tanggapan resmi terkait kondisi rumah amblas dan jalan retak tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah Kabupaten Bekasi dan instansi terkait dapat turun tangan melakukan peninjauan langsung, mengingat kondisi tanah yang terus memburuk dan berpotensi menimbulkan risiko longsor lanjutan, terutama saat musim hujan.

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan akan meluas dan mengancam keselamatan lebih banyak warga di kawasan Perumahan Villa Lestari, Serang Baru.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cekcok di Terminal Kalijaya Cikarang Barat, Pria Berseragam Hijau Ribut dengan Pengurus PO Bus

    Cekcok di Terminal Kalijaya Cikarang Barat, Pria Berseragam Hijau Ribut dengan Pengurus PO Bus

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keributan terjadi di Terminal Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Insiden ini melibatkan seorang pria berseragam hijau yang terlibat cekcok dengan pengurus salah satu PO (Perusahaan Otobus) bus pada Selasa (25/3/2025). Menurut keterangan warga setempat, peristiwa ini bermula ketika pria berseragam hijau tersebut menghampiri sopir bus dan meminta uang secara paksa. Sopir […]

  • Pemantauan hilal menjadi faktor krusial dalam menentukan awal Ramadan 2026 yang mengacu pada sistem penanggalan Hijriah dan keputusan resmi pemerintah.

    Awal Ramadan 2026 Ditentukan Hilal, Ini Proses dan Dasar Penetapannya

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 2026, pembahasan mengenai hilal kembali mengemuka di tengah masyarakat. Setiap tahun, penentuan awal puasa selalu menjadi perhatian umat Islam karena berkaitan langsung dengan dimulainya ibadah Ramadan yang dinanti-nantikan. Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari, kalender Hijriah mengacu pada pergerakan bulan. Oleh karena itu, posisi dan […]

  • Unjuk Rasa 5 Hari! Serikat Pekerja Bekasi Lawan Union Busting PT Wang SMU

    Unjuk Rasa 5 Hari! Serikat Pekerja Bekasi Lawan Union Busting PT Wang SMU

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP KEP SPSI) Kabupaten-Kota Bekasi akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran selama lima hari sebagai bentuk protes terhadap tindakan sepihak yang dilakukan oleh PT Wang Sarimulti Utama (Wang SMU). Aksi ini akan berlangsung mulai Senin hingga Jumat, 13-17 Januari 2025, […]

  • Usai ditunjuk, Plt Bupati Bekasi dr. Asep belum tampak di ruang publik.

    Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Tak Hadir di Apel Perdana ASN, Publik Menunggu Arah Kepemimpinan Pasca OTT

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penunjukan dr. Asep Surya Atmaja sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum langsung diikuti dengan kemunculan publik dari orang nomor satu sementara di Kabupaten Bekasi tersebut. Pada apel perdana aparatur sipil negara (ASN) pasca penetapan dirinya sebagai Plt Bupati Bekasi, Asep justru tidak terlihat hadir. Apel […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan pedagang dan warga saat meninjau kawasan pasar tumpah di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026).

    Tinjau Pasar Tumpah di Cikarang, KDM Cari Solusi agar Pedagang Tetap Berjualan tanpa Ganggu Lalu Lintas

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM melakukan kunjungan langsung ke kawasan pasar tumpah di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Keberadaan pasar tumpah di sejumlah titik diketahui sering memicu kepadatan kendaraan […]

  • Banjir kembali merendam permukiman warga di Kabupaten Bekasi usai hujan deras berkepanjangan.

    Banjir Meluas di Kabupaten Bekasi, Ribuan Keluarga Terdampak di 16 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama hampir satu hari penuh. Dampaknya, ribuan warga terpaksa menghadapi genangan air yang masuk hingga ke permukiman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, banjir terjadi di 16 kecamatan yang mencakup 40 desa. […]

expand_less