Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Langganan Banjir Tahunan, Penampungan Sementara Warga Diusulkan Jadi Prioritas di Cikarang Pusat

Langganan Banjir Tahunan, Penampungan Sementara Warga Diusulkan Jadi Prioritas di Cikarang Pusat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Pemkab melalui Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

Pemkab melalui Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

INFO CIKARANG — Persoalan banjir yang terus berulang mendorong Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara warga terdampak banjir sebagai program prioritas pembangunan.

Usulan ini muncul karena banjir menjadi kejadian rutin setiap tahun, sementara sebagian besar warga menolak opsi relokasi permanen.

Usulan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cikarang Pusat, Khairul Hamid, menyebut banjir merupakan persoalan paling mendesak yang dihadapi wilayahnya.

Ia menjelaskan, kawasan Pasiranji dan Pasir Tanjung hampir selalu terdampak banjir setiap tahun, khususnya pada periode puncak musim hujan antara Januari hingga Maret.

“Banjir itu hampir bisa dipastikan terjadi setiap tahun. Sementara masyarakat tidak ingin direlokasi dari tempat tinggalnya, jadi kebutuhan paling mendesak adalah penampungan sementara yang layak,” ujar Khairul Hamid dalam keterangan resminya dikutip Rabu, (11/2/2026).

Khairul mengungkapkan, saat ini terdapat lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada dalam pengelolaan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan).

Di atas lahan tersebut berdiri sebuah bangunan pendopo yang secara administratif masuk wilayah Desa Pasir Tanjung, meski secara geografis lebih dekat dengan Pasiranji.

Namun, kondisi bangunan tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai lokasi evakuasi warga saat banjir.

“Atap bangunannya sudah banyak yang rusak, kamar mandi juga tidak berfungsi. Kalau dipakai untuk penampungan warga jelas tidak memadai,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan pemerintah kecamatan, jumlah warga terdampak banjir di kawasan Pasiranji dan sekitarnya mencapai sekitar 200 hingga 250 kepala keluarga.

Situasi serupa juga dialami warga Desa Pasir Tanjung yang hingga kini masih bergantung pada fasilitas darurat ketika banjir melanda.

Untuk tahun anggaran 2026, Kecamatan Cikarang Pusat memperoleh alokasi dana pembangunan sebesar Rp13,56 miliar yang didistribusikan ke sejumlah desa.

Meski demikian, Khairul mengakui masih terdapat satu desa yang belum terakomodasi dalam program pembangunan pada tahun berjalan.

Guna mengatasi keterbatasan anggaran, pihak kecamatan mendorong keterlibatan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) agar kebutuhan infrastruktur dasar, termasuk penampungan banjir, dapat segera direalisasikan.

“Kami terus mendorong pemanfaatan CSR agar pembangunan bisa menjangkau desa yang belum ter-cover oleh anggaran pemerintah,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Rekomendasi Wisata Edukasi dan Konservasi di Cikarang: Seru dan Penuh Ilmu!

    Ini Rekomendasi Wisata Edukasi dan Konservasi di Cikarang: Seru dan Penuh Ilmu!

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Cikarang bukan cuma dikenal sebagai kawasan industri, tapi juga punya destinasi wisata edukatif yang seru dan bermanfaat. Kalau kamu bosan dengan wisata biasa, coba kunjungi dua tempat ini yang menawarkan pengalaman unik: Kampoeng Djamoe Organik dan Taman Buaya Indonesia Jaya. 1. Kampoeng Djamoe Organik: Belajar tentang Jamu dan Herbal Nusantara Buat kamu yang […]

  • Kejaksaan Agung memamerkan uang sitaan kasus korupsi senilai lebih dari Rp6,6 triliun di Jakarta, Rabu (24/12/2025), yang telah dikembalikan ke kas negara.

    Kejaksaan Agung Pamerkan Uang Sitaan Rp6,6 Triliun, Presiden Prabowo Saksikan Langsung

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tumpukan uang tunai bernilai fantastis dipamerkan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Total nilai uang sitaan tersebut mencapai lebih dari Rp6,6 triliun dan telah dikembalikan ke kas negara sebagai bagian dari upaya pemulihan aset dan penegakan hukum. Momen ini menjadi bagian dari agenda resmi penyerahan aset sitaan negara yang disaksikan langsung […]

  • Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah semakin tegas dalam menangani pelanggaran lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyebut reklamasi pagar laut seluas 2,5 hektare di perairan Pal Jaya, Kabupaten Bekasi, tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara perusahaan terkait dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Hanif, kesepakatan yang ada hanya mengatur akses masuk ke Tempat […]

  • Viral! Maling Pagar Besi di Cikarang Terekam Kamera, Aksinya Bikin Geram

    Viral! Maling Pagar Besi di Cikarang Terekam Kamera, Aksinya Bikin Geram

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – ejahatan semakin berani terjadi, bahkan yang satu ini bikin geleng-geleng kepala. Sebuah video CCTV yang viral di Viral! Maling Pagar Besi di Cikarang Terekam Kamera, Aksinya Bikin Geram sosial memperlihatkan aksi pencurian pagar besi di salah satu kampus di Cikarang. Yang lebih mencengangkan, pelaku terlihat santai mencopot pagar seakan-akan itu miliknya sendiri! […]

  • Gedung MTs Al Maliyah di Sukatani, Bekasi, dilaporkan nyaris roboh akibat cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

    Diguyur Hujan Angin dan Bangunan Lapuk Dimakan Usia, Gedung MTs Al Maliyah Sukatani Kabupaten Bekasi Terancam Ambruk

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi memprihatinkan dialami Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Maliyah Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang dilaporkan nyaris ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang, ditambah kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Sekolah yang berlokasi di Kampung Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tersebut terdampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya […]

  • Ilustrasi pelayanan pencatatan nikah di KUA.

    Oknum Penghulu KUA Bekasi Utara Diperiksa, Dilarang Tangani Pernikahan Usai Dugaan Pungli

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Bekasi Utara, Kota Bekasi, telah ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Senior Penghulu KUA Bekasi Utara, Haerul Saleh, menyampaikan bahwa oknum penghulu yang diduga melakukan pungli terhadap calon pengantin telah menjalani pemeriksaan oleh Kementerian Agama. “Oknum yang bersangkutan sudah ditindaklanjuti oleh pimpinan kami […]

expand_less