Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penunjukan Dua Pejabat oleh Plt Bupati Bekasi Tuai Kritik, Dinilai Abaikan Situasi Pasca OTT

Penunjukan Dua Pejabat oleh Plt Bupati Bekasi Tuai Kritik, Dinilai Abaikan Situasi Pasca OTT

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Gedung Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadi sorotan setelah penunjukan dua pejabat oleh Plt Bupati Bekasi menuai kritik dari sejumlah elemen masyarakat.

Gedung Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadi sorotan setelah penunjukan dua pejabat oleh Plt Bupati Bekasi menuai kritik dari sejumlah elemen masyarakat.

INFO CIKARANG — Keputusan Asep Surya Atmaja selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi yang menunjuk dua pejabat baru di lingkungan pemerintahan daerah menuai sorotan dari masyarakat.

Penunjukan tersebut tertuang dalam surat nomor 800.1.3.1/1379-BKPSDM/2026 terkait penunjukan Dede Chairul sebagai Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Plt Kabag Kesra).

Selain itu, melalui surat nomor 800.1.3.1/1359-BKPSDM/2026, Agung Mulya ditunjuk sebagai Sekretaris Dinas Arsip.

Kebijakan ini menuai kritik karena dinilai tidak memperhatikan kondisi yang tengah dihadapi Pemerintah Kabupaten Bekasi pasca operasi tangkap tangan yang sebelumnya dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sebagaimana diketahui, kedua pejabat tersebut disebut-sebut pernah dipanggil oleh KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi.

Ketua Forum Institut Kajian Strategis (INKASTRA), Fathur Rohman, menilai keputusan tersebut menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap situasi yang sedang terjadi.

“Seharusnya Plt Bupati dalam mengambil kebijakan mempertimbangkan aspek kondusivitas bukannya malah seperti seolah-olah menantang reaksi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa keputusan tersebut tidak mempertimbangkan fakta bahwa dua pejabat yang ditunjuk pernah dimintai keterangan oleh KPK.

“Dia (Plt. Bupati) kan tahu kalo dua orang yang ditunjuk jadi Plt Kabag Kesra dan Sekdis Arsip sedang punya persoalan hukum meskipun pemanggilannya hanya sebagai saksi,” sambungnya.

Selain itu, Fathur juga menyoroti kinerja salah satu pejabat yang sebelumnya bertugas di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, sejumlah kegiatan yang berada di bawah kendali pejabat tersebut kerap mendapat kritik dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan di lapangan.

Lebih lanjut, ia menyatakan pihaknya mencium adanya dugaan kejanggalan dalam proses penunjukan tersebut dan meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Dalam waktu dekat kami akan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ini ke Kejari Bekasi dan sebagai rakyat, kami berencana akan menyuarakan mosi gak percaya terhadap Plt. Bupati, dr. Asep Surya Atmaja.”

Ia berharap persoalan ini dapat segera mendapat perhatian dari aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Muscab PKB Kabupaten Bekasi yang menjaring empat kandidat ketua periode 2026–2031.

    PKB Kabupaten Bekasi Jaring Empat Kandidat Ketua Lewat Uji Kelayakan, Tanpa Voting Muscab

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi menghadirkan empat nama kandidat ketua untuk periode 2026–2031. Namun, forum tersebut tidak langsung menetapkan satu nama sebagai pimpinan. Empat figur yang diusulkan yakni Muhamad Rochadi, Ahmad Faisal, Ombi Hari Wibowo, dan Hasan Basri. Mereka akan melanjutkan proses ke tahap Uji Kepatutan dan Kelayakan […]

  • Bupati Bekasi Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Apa Saja yang Berubah?

    Bupati Bekasi Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Apa Saja yang Berubah?

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah menggodok perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Perubahan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi di Cikarang, Kamis malam. Menurut Ade Kuswara, revisi perda ini dilakukan untuk menyesuaikan regulasi daerah dengan peraturan […]

  • Pedagang cabai melayani pembeli di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi. Harga cabai merah yang sempat tembus Rp90 ribu per kilogram kini mulai berangsur turun

    Harga Cabai Merah di Pasar Induk Cibitung Sempat Melejit Rp90 Ribu, Kini Mulai Turun

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harga cabai merah di Pasar Induk Cibitung dan Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang sempat melonjak tajam hingga menembus Rp90 ribu per kilogram, kini mulai menunjukkan tren penurunan. Meski demikian, harga komoditas dapur tersebut belum sepenuhnya kembali ke level normal seperti sebelum Ramadhan. Kenaikan harga cabai merah sudah terjadi hampir satu bulan terakhir. Lonjakan […]

  • Lukisan “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” karya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang dilelang dalam acara Perayaan Imlek Partai Demokrat 2026.

    SBY Jual Lukisan Kuda Api di Lelang Imlek Demokrat 2026, Nilainya Bikin Geger

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perayaan Imlek Partai Demokrat 2026 tak hanya diwarnai suasana kebersamaan, tetapi juga momen yang menarik perhatian publik. Sebuah lukisan bertema Kuda Api karya Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sukses mencuri sorotan setelah terjual dengan nilai fantastis dalam sesi lelang terbuka. Lukisan berjudul “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” itu […]

  • Kisah Miris Pak Jamhari di Cabangbungin: Tinggal di Gubuk, Sakit, dan Luput dari Perhatian Pemerintah

    Kisah Miris Pak Jamhari di Cabangbungin: Tinggal di Gubuk, Sakit, dan Luput dari Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pak Jamhari (55), seorang warga miskin di Kampung Garon Barat, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, terbaring sakit di gubuk sederhana bersama istri dan kedua anaknya. Kondisinya yang memprihatinkan tidak mendapat perhatian pemerintah hingga kini. Situasi ini membuat berbagai pihak turut mengulurkan tangan untuk membantu kondisi Jamhari menjadi lebih baik. Dimulai dari […]

  • Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Setu, menyatakan keberatan atas rencana eksekusi tanah untuk proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan.

    Warga Kertarahayu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2 Selatan, Nilai Ganti Rugi Dinilai Terlalu Rendah

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menyatakan keberatan terhadap rencana eksekusi tanah mereka untuk pembangunan proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan. Pemilik lahan, Namah dan Wandi, melalui perwakilan keluarga Asep Suwandi menegaskan penolakan tersebut dilakukan karena belum tercapai kesepakatan mengenai nilai ganti rugi serta mekanisme pembayaran lahan yang terdampak […]

expand_less