3.300 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Mulai Divaksin, Dinkes Tekankan Pentingnya Kebugaran
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Calon jemaah haji Kabupaten Bekasi mengikuti vaksinasi meningitis dan polio di Gedung Wibawamukti, Cikarang Pusat.
INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan vaksinasi meningitis dan polio bagi ribuan calon jemaah haji tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Gedung Wibawamukti.
Total sekitar 3.300 calon jemaah dijadwalkan mengikuti vaksinasi secara bertahap hingga awal April mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Arif Kurnia, menegaskan bahwa vaksinasi ini menjadi langkah krusial untuk melindungi jemaah dari risiko penyakit menular saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Vaksin ini penting agar bapak ibu semua calon jemaah haji bisa terhindar dari penyakit meningitis dan polio,” ujarnya dikutip Minggu, (29/3/2026).
Menurutnya, kondisi kesehatan menjadi faktor utama yang harus dipersiapkan sejak jauh hari, mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina yang prima.
Ia juga mengingatkan para calon jemaah untuk mulai menjaga kebugaran tubuh, termasuk membiasakan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki.
“Kalau fisiknya kurang kuat, apalagi saat lempar jumrah yang jaraknya cukup jauh, nanti bisa jadi kendala,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana, menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan kuota harian sekitar 500 hingga 700 orang.
Langkah ini dilakukan untuk menghindari penumpukan peserta sekaligus memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Pelaksanaan vaksinasi berlangsung dari 26 Maret sampai 1 April 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, vaksinasi ini merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan kesehatan yang telah dimulai sejak akhir 2025, termasuk penentuan kelayakan (istitha’ah) calon jemaah.
Ke depan, para jemaah juga akan menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk tes kesehatan tambahan sebelum keberangkatan.
Diketahui, Kabupaten Bekasi akan memberangkatkan sekitar tujuh kloter penuh dan satu kloter campuran pada musim haji tahun ini melalui Bandara Kertajati.
Dinkes pun mengimbau seluruh calon jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, cukup istirahat, serta membawa obat-obatan pribadi guna menunjang kesehatan selama menjalankan ibadah yang berlangsung lebih dari satu bulan.
“Istirahat cukup, hindari kelelahan, dan pastikan dalam kondisi fit saat berangkat,” pungkasnya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar