Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Bau Gas Menyebar Hingga 500 Meter, Kebakaran SPBE Cimuning Picu Kepanikan Warga Mustikajaya

Bau Gas Menyebar Hingga 500 Meter, Kebakaran SPBE Cimuning Picu Kepanikan Warga Mustikajaya

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Warga menjauh dari lokasi kebakaran SPBE Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, akibat bau gas yang menyebar luas.

Warga menjauh dari lokasi kebakaran SPBE Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, akibat bau gas yang menyebar luas.

INFO CIKARANG — Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tidak hanya memunculkan kobaran api, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akibat penyebaran bau gas di lingkungan sekitar.

Dalam peristiwa kebakaran SPBE Cimuning Bekasi bau gas radius 500 meter, warga melaporkan aroma gas yang cukup kuat hingga terasa di permukiman dengan jarak ratusan meter dari lokasi.

Seorang warga, Ikbal, mengatakan bau gas sudah tercium sejak awal kejadian dan membuat banyak orang memilih menjauh dari area tersebut.

“Bau gasnya cukup menyengat. Banyak warga langsung keluar rumah untuk menghindari risiko,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Selain api yang terlihat, keberadaan gas di udara menjadi perhatian utama. Warga menilai kondisi tersebut berisiko, terutama jika terjadi ledakan susulan.

Dalam situasi ini, bau gas menyengat di lokasi kebakaran SPBE Bekasi menjadi faktor yang mendorong warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tak hanya bau gas, warga juga melaporkan adanya suara ledakan dari dalam area SPBE. Dentuman tersebut diduga berasal dari tabung elpiji yang terdampak kebakaran.

“Kami memilih menjauh karena terdengar ledakan beberapa kali. Yang penting aman dulu,” kata Ikbal.

Kondisi tersebut membuat situasi di sekitar lokasi sempat tidak kondusif, dengan warga berupaya menjauh tanpa menunggu instruksi lebih lanjut.

Petugas di lapangan langsung melakukan langkah antisipasi dengan memperluas area pengamanan.

Warga diminta tidak mendekat ke lokasi untuk menghindari risiko paparan gas maupun kemungkinan ledakan lanjutan.

Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api dan mencegah penyebaran ke area lain.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa dampak kebocoran gas elpiji akibat kebakaran SPBE Cimuning Bekasi tidak hanya berkaitan dengan api, tetapi juga potensi bahaya lain seperti gangguan pernapasan hingga ledakan tambahan.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrok warga dengan aparat saat eksekusi pengosongan rumah di Perumahan Puri Asih Sejahtera, Kota Bekasi.

    Tolak Eksekusi Rumah, Warga Puri Asih Sejahtera Bentrok dengan Polisi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ketegangan memuncak di Perumahan Puri Asih Sejahtera, Kota Bekasi, saat warga setempat terlibat bentrok dengan petugas Polres Metro Bekasi Kota yang hendak melakukan eksekusi pengosongan rumah, Rabu (7/1/2026). Penolakan warga terhadap rencana eksekusi tersebut berujung pada adu mulut hingga aksi dorong-mendorong dengan aparat keamanan. Sejak pagi hari, puluhan warga sudah berkumpul di […]

  • Pemkab Bekasi Bongkar Bangunan Liar di Kalibaru Tambun

    Pemkab Bekasi Bongkar Bangunan Liar di Kalibaru Tambun

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan pembongkaran terhadap bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran saluran irigasi Kalibaru, yang membentang di wilayah Desa Tridaya, Mangunjaya, dan Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan. Aksi ini dilakukan pada Rabu, 17 April 2025, sebagai bagian dari upaya mencegah banjir yang selama ini sering melanda kawasan tersebut. Langkah […]

  • Pemprov DKI Jakarta menargetkan operasional TPST Bantar Gebang Bekasi kembali normal dalam satu pekan setelah longsor di zona 4A. Penanganan longsoran dan perbaikan infrastruktur sedang dilakukan.

    Pasca Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantar Gebang Kembali Normal dalam Sepekan

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta menargetkan operasional di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, dapat kembali berjalan normal dalam waktu sekitar satu pekan. Target tersebut disampaikan setelah terjadinya longsor di area zona timbunan 4A TPST Bantar Gebang yang sempat mengganggu aktivitas pengolahan sampah dari Jakarta. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep […]

  • Harta kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang capai Rp79,1 miliar.

    Daftar Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Versi LHKPN, Totalnya Rp79 Miliar

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Nama Ade Kuswara Kunang kembali mengemuka di ruang publik. Bukan semata karena statusnya sebagai bupati termuda Kabupaten Bekasi, melainkan lantaran laporan harta kekayaan yang tercatat mencapai Rp79,1 miliar. Bagi publik, angka dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bukan sekadar administrasi rutin. Ia kerap dibaca sebagai cermin relasi antara kekuasaan, integritas, dan […]

  • PHK Massal di Yamaha dan Sanken Cikarang, Bagaimana Nasib THR Karyawan?

    PHK Massal di Yamaha dan Sanken Cikarang, Bagaimana Nasib THR Karyawan?

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pabrik besar di Cikarang, PT Yamaha Musical Product Asia dan PT Sanken Indonesia, dipastikan akan menutup operasinya secara permanen, yang berdampak pada ratusan pekerja. Namun, bagaimana dengan hak Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025 bagi mereka? Menurut Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Fuad Hasan, para pekerja tetap […]

  • Libur Nataru di Bekasi: Tiga Jalan Ini Diprediksi Macet, Waspada!

    Libur Nataru di Bekasi: Tiga Jalan Ini Diprediksi Macet, Waspada!

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 diprediksi akan membawa lonjakan volume kendaraan di Kota Bekasi. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menyebutkan bahwa tiga ruas jalan utama berpotensi mengalami kemacetan, yaitu Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Pekayon, dan Jalan Raya Cut Meutia. Penyebab Kemacetan dan Antisipasi dari Dishub Ketiga ruas […]

expand_less