Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tahun 2026, Dedi Mulyadi Pastikan Pajak Kendaraan di Jawa Barat Tidak Naik

Tahun 2026, Dedi Mulyadi Pastikan Pajak Kendaraan di Jawa Barat Tidak Naik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Pemprov Jawa Barat pastikan PKB tahun 2026 tidak naik.

Pemprov Jawa Barat pastikan PKB tahun 2026 tidak naik.

INFO CIKARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan pajak kendaraan bermotor (PKB) tidak mengalami kenaikan pada tahun 2026.

Kebijakan tersebut berlaku untuk kendaraan pribadi roda dua dan roda empat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, besaran PKB yang dibayarkan masyarakat pada 2026 tetap sama seperti tahun pajak 2025.

Selain itu, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) juga dipastikan tidak mengalami kenaikan.

“Untuk PKB kendaraan pribadi roda dua dan roda empat tidak ada kenaikan, tetap seperti 2025. BBNKB juga tidak naik,” ujar Dedi melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Sabtu (3/1/2026).

Tak hanya itu, Pemprov Jawa Barat juga memberikan stimulus khusus bagi kendaraan pelat kuning.

Dalam kebijakan tersebut, tarif PKB angkutan umum penumpang diturunkan dari 60 persen pada 2025 menjadi 30 persen pada 2026.

Sementara itu, tarif PKB untuk kendaraan angkutan barang juga mengalami penyesuaian, dari 100 persen pada 2025 menjadi 70 persen pada 2026.

Dedi menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang selama ini telah taat membayar PKB.

Menurutnya, kontribusi masyarakat melalui pajak kendaraan telah berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur di Jawa Barat.

“Dari pajak itulah jalan di Jawa Barat menjadi mulus dan lebar, dilengkapi trotoar, taman, penerangan jalan umum, drainase, hingga CCTV. Ini bukan karya saya, tetapi karya seluruh warga Jawa Barat yang taat membayar pajak,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat yang masih menunggak pajak kendaraan agar segera memenuhi kewajibannya demi mendukung pembangunan daerah.

“Jangan sampai kendaraannya bagus, tapi pajaknya tidak dibayar. Mari tumbuhkan kesadaran bersama,” kata Dedi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umat Muslim yang hendak berkurban dianjurkan tidak memotong kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban selesai disembelih.

    Sejak Kapan Tidak Boleh Potong Kuku Kurban 2026? Begini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Idul Adha 2026, banyak umat Muslim mulai mencari tahu berbagai sunnah yang dianjurkan bagi orang yang hendak berkurban. Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah soal larangan memotong kuku dan rambut sebelum hewan kurban disembelih. Tak sedikit yang masih bingung kapan aturan tersebut mulai berlaku, apakah hukumnya wajib, hingga bagaimana jika […]

  • Klarifikasi Ridwan Kamil Soal Isu Perselingkuhan, Sebut Ekonomi Jadi Motif Fitnah Keji Ini

    Klarifikasi Ridwan Kamil Soal Isu Perselingkuhan, Sebut Ekonomi Jadi Motif Fitnah Keji Ini

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), akhirnya angkat suara terkait isu perselingkuhan yang menyeret namanya. Kabar yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa RK memiliki anak hasil hubungan dengan seorang perempuan selain istrinya. Namun, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, RK dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah keji […]

  • Lokasi depan Alfa Pintu Jababeka 1, tempat terjadinya aksi pencurian motor pada sore hari.

    Aksi Maling Motor di Jababeka 1, Satu Pelaku Kabur ke Arah Gang Yamaha

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di kawasan Jababeka 1, tepatnya di depan sebuah minimarket pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku berjumlah dua orang. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan pengejaran. Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, satu pelaku dilaporkan berhasil melarikan diri dengan masuk ke gang sekitar […]

  • Isu RSUD CAM Kota Bekasi tutup mendadak menyebar dan memicu keresahan warga.

    RSUD Bekasi Dituding Bangkrut, Manajemen Langsung Buka Suara

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Isu “gulung tikar” yang menyeret nama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi mencuat dan menyebar cepat di ruang publik. Narasi tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar kabar rumah sakit milik pemerintah daerah itu menanggung utang hingga Rp70 miliar. Namun, manajemen RSUD CAM menegaskan bahwa informasi tersebut menyesatkan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. […]

  • Permukiman warga di sekitar Kali Ulu Cikarang terendam banjir setinggi sepinggang orang dewasa.

    Banjir Kali Ulu Cikarang Capai Sepinggang Orang Dewasa, Warga Berangsur Mengungsi

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi terkini Kali Ulu Cikarang masih menunjukkan banjir yang cukup parah. Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa dan merendam permukiman warga di sekitarnya. Hingga saat ini, air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Akibat banjir tersebut, aktivitas warga lumpuh. Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi diri secara bertahap ke tempat yang lebih aman, baik […]

  • Viral! Warga Tambelang Diteror Rentenir Berkedok Koperasi, Diduga Ditagih Tanpa Akhir

    Viral! Warga Tambelang Diteror Rentenir Berkedok Koperasi, Diduga Ditagih Tanpa Akhir

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan praktik rentenir berkedok koperasi kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang warga Tambelang, Kabupaten Bekasi, bernama SHN. Ia mengaku telah melunasi utang berikut bunganya, namun justru terus diteror oleh pihak penagih. Pelaku bernama Mustofa, yang disebut-sebut sebagai rentenir yang menyamar lewat kedok koperasi. Menurut SHN, setiap cicilan telah ia bayar sesuai […]

expand_less