Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Puluhan Tahun Tak Berubah, Warga Cileduk Setu Terpaksa Gotong Jenazah Lewat Galengan Sempit Menuju TPU

Puluhan Tahun Tak Berubah, Warga Cileduk Setu Terpaksa Gotong Jenazah Lewat Galengan Sempit Menuju TPU

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Detik-detik warga menggotong keranda jenazah melewati galengan sawah sempit menuju TPU di Desa Cileduk, Setu.

Detik-detik warga menggotong keranda jenazah melewati galengan sawah sempit menuju TPU di Desa Cileduk, Setu.

INFO CIKARANG — Warga Kampung Dukuh, Desa Cileduk, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, kembali menyuarakan keluhan soal akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dinilai tidak layak.

Hingga kini, jalur menuju lokasi pemakaman masih berupa pematang sawah sempit dengan lebar sekitar 25 sentimeter.

Kondisi tersebut memaksa warga harus berjalan beriringan sambil menyeimbangkan langkah saat menggotong jenazah.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat momen menegangkan ketika sejumlah warga membawa keranda melewati galengan sempit di tengah persawahan.

Sedikit saja kehilangan keseimbangan, risiko terpeleset pun tak terhindarkan.

“Tolong viralkan ini pemakaman umum jalurnya enggak ada yang lebar buat gotong keranda. Sudah puluhan tahun aksesnya seperti ini, lewat galengan sawah yang lebarnya cuma sekitar 25 sentimeter,” ujar pengirim video dikutip Jum’at, (24/4/2026).

Kondisi ini disebut sudah berlangsung lama tanpa adanya perubahan berarti. Warga pun mengaku heran lantaran hingga kini belum ada solusi konkret dari pihak terkait.

Selain menyulitkan, jalur sempit tersebut juga dinilai membahayakan, terutama saat kondisi tanah licin usai hujan.

Proses pemakaman yang seharusnya berjalan khidmat justru diwarnai kekhawatiran akan keselamatan.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan, terutama dengan membuka akses jalan yang lebih layak melalui pembebasan lahan.

Bagi mereka, akses menuju TPU bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan mendasar yang menyangkut penghormatan terakhir bagi warga yang meninggal dunia.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Info Cikarang menyiapkan makanan di dapur darurat untuk warga terdampak banjir di Cikarang.

    Info Cikarang Dirikan Dapur Siaga Bencana, Distribusikan Makanan untuk Warga Puri Nirwana Residence dan Sukatani

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Media lokal Info Cikarang menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan membuka dapur darurat untuk korban banjir di wilayah Cikarang. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas bencana banjir yang melanda sejumlah kawasan permukiman dalam beberapa hari terakhir. Melalui dapur darurat tersebut, Info Cikarang menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap santap bagi warga […]

  • Ilustrasi aksi penipuan berkedok bantuan sosial yang menyasar warga lanjut usia di Kabupaten Bekasi.

    Modus Tawarkan Bansos Presiden, Warga Cibitung Tertipu hingga Kehilangan Emas Rp18 Juta

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi penipuan dengan modus menawarkan bantuan sosial kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Kali ini, seorang warga di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat menjadi korban hingga mengalami kerugian belasan juta rupiah. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026. Pelaku diketahui seorang perempuan berhijab yang datang menggunakan sepeda motor dan mendatangi rumah korban. […]

  • Pajak Kendaraan Bermotor 2025: Kabupaten Bekasi Nantikan Skema Baru PKB dan BBNKB

    Pajak Kendaraan Bermotor 2025: Kabupaten Bekasi Nantikan Skema Baru PKB dan BBNKB

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sedang menanti kepastian penerapan skema baru bagi hasil pajak daerah untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yang rencananya mulai berlaku pada 2025. Perubahan Skema Bagi Hasil Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, perubahan skema ini merupakan implementasi […]

  • Atasi Banjir di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Siap Tertibkan Alih Fungsi Lahan

    Atasi Banjir di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Siap Tertibkan Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menggelar rapat penting untuk membahas solusi banjir di Kabupaten Bekasi. Rapat yang berlangsung di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, pada Senin (17/03/2025), menitikberatkan pada dampak alih fungsi lahan yang menjadi salah satu penyebab utama […]

  • Nyumarno memenuhi pemeriksaan KPK usai sempat absen pada panggilan pertama.

    Sempat Mangkir, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Setelah sempat tidak hadir pada panggilan pertama, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyumarno, akhirnya memenuhi pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini turut menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Nyumarno terlihat mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, […]

  • Air Banjir Surut, Warga Kabupaten Bekasi Mulai Berbenah Bersihkan Lumpur

    Air Banjir Surut, Warga Kabupaten Bekasi Mulai Berbenah Bersihkan Lumpur

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah beberapa hari tenggelam dalam genangan air, mayoritas wilayah mulai terbebas dari banjir. Kini, perjuangan baru pun dimulai, membersihkan rumah dari lumpur yang tersisa. Aris (34), warga Tambun Utara, menceritakan momen mencekamnya. “Airnya datang cepat banget dan langsung tinggi. Kami cuma sempat nyelamatkan diri saja,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Data Badan Penanggulangan […]

expand_less