Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dedi Mulyadi Tegas! Sekolah di Jabar Dilarang Tahan Ijazah Siswa, Bantuan Bisa Dicabut

Dedi Mulyadi Tegas! Sekolah di Jabar Dilarang Tahan Ijazah Siswa, Bantuan Bisa Dicabut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan pernyataan tegas terkait larangan sekolah menahan ijazah siswa di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan pernyataan tegas terkait larangan sekolah menahan ijazah siswa di Jawa Barat.

INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menegaskan kebijakan tegas terkait dunia pendidikan di wilayahnya.

Ia melarang seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk menahan ijazah siswa dengan alasan apa pun, termasuk tunggakan biaya pendidikan.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ijazah merupakan hak siswa yang wajib diberikan tanpa syarat.

Kebijakan ini muncul sebagai respons atas masih banyaknya kasus penahanan ijazah akibat tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di sejumlah sekolah.

“Sekolah tidak boleh menahan ijazah siswa. Harus diserahkan secara gratis kepada yang bersangkutan,” demikian penegasan kebijakan tersebut dikutip Selasa, (9/6/2026).

Dalam arahannya, Dedi juga memberikan peringatan keras kepada pihak sekolah yang tidak mematuhi aturan ini.

Ia menyebut pemerintah provinsi tidak akan segan menghentikan bantuan anggaran bagi sekolah swasta yang masih membandel.

Bahkan, dana bantuan yang sebelumnya dialokasikan hingga miliaran rupiah disebut dapat dialihkan langsung menjadi program beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan skema verifikasi dan kompensasi untuk menyelesaikan persoalan tunggakan biaya pendidikan.

Dinas Pendidikan diminta berkoordinasi dengan pihak sekolah dan yayasan agar penyelesaian dilakukan secara adil tanpa merugikan siswa.

Kebijakan ini sejalan dengan regulasi nasional yang menegaskan bahwa ijazah bukanlah barang jaminan atau alat tekanan pembayaran, melainkan hak penuh setiap siswa setelah menyelesaikan pendidikan.

Dengan langkah ini, Pemprov Jawa Barat berharap tidak ada lagi siswa yang terhambat melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan hanya karena ijazah mereka tertahan di sekolah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Teguran Abu Rokok Berujung Pemukulan di Kota Serang

    Viral! Teguran Abu Rokok Berujung Pemukulan di Kota Serang

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perilaku pengendara yang tidak bertanggung jawab kembali menimbulkan insiden tak menyenangkan. Kali ini, ALF (26), seorang warga Kota Serang, menjadi korban pemukulan oleh seorang pengendara mobil dengan nomor polisi B 1906 ZKW setelah dirinya menegur tindakan tidak etis pengendara tersebut. Kejadian ini bermula ketika ALF yang tengah berada di jalan harus menahan […]

  • Plt Bupati Bekasi meninjau langsung lokasi kebakaran Gedung Ramayana Pasar Baru Cikarang usai api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

    Plt Bupati Bekasi Langsung Tinjau Lokasi Kebakaran Ramayana Cikarang Tengah Malam, Kondisi Gedung Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Plt Bupati Bekasi langsung turun meninjau lokasi kebakaran hebat yang melanda Gedung Ramayana di kawasan Pasar Baru Cikarang, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, pada malam hari usai api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan pascakebakaran yang sempat menggegerkan warga sekitar. Dalam video dan dokumentasi yang beredar, terlihat […]

  • Pemprov Jabar Geram! Pagar Laut di Bekasi Disegel, Izin Tak Pernah Dikeluarkan

    Pemprov Jabar Geram! Pagar Laut di Bekasi Disegel, Izin Tak Pernah Dikeluarkan

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pembangunan pagar laut di Bekasi oleh PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) terus menjadi sorotan. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menegaskan bahwa proyek ini tidak memiliki izin ruang laut dan telah beberapa kali ditolak pengajuannya. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah tiga kali menolak permohonan Persetujuan […]

  • Heboh! Hiu Paus Raksasa Ditemukan Mati di Perairan Muaragembong Kabupaten Bekasi

    Heboh! Hiu Paus Raksasa Ditemukan Mati di Perairan Muaragembong Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Nelayan Muaragembong dihebohkan dengan penemuan seekor hiu paus mati di perairan Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/9/2025) pagi. Hiu bercorak tutul itu tersangkut jaring nelayan yang hendak menangkap ikan. Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi, mengatakan hiu tersebut ditemukan saat nelayan pulang dari melaut. Dalam perjalanan, jaring mereka tersangkut sesuatu […]

  • PHK Massal di Yamaha dan Sanken Cikarang, Bagaimana Nasib THR Karyawan?

    PHK Massal di Yamaha dan Sanken Cikarang, Bagaimana Nasib THR Karyawan?

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pabrik besar di Cikarang, PT Yamaha Musical Product Asia dan PT Sanken Indonesia, dipastikan akan menutup operasinya secara permanen, yang berdampak pada ratusan pekerja. Namun, bagaimana dengan hak Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025 bagi mereka? Menurut Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Fuad Hasan, para pekerja tetap […]

  • Asep Surya Atmaja saat meninjau pelayanan di RSUD Kabupaten Bekasi.

    RSUD Kabupaten Bekasi Siapkan Ruang Tambahan, Antisipasi Lonjakan Pasien Pasca Lebaran

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan pasien dengan menambah kapasitas ruang rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi. Alih-alih membangun gedung baru, solusi yang dipilih adalah mengoptimalkan ruang-ruang yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan masih terdapat sejumlah ruangan kosong, […]

expand_less