Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pulang Kerja Lewat Rengasbandung Lemahabang Malah Ketemu Tawuran, Warga Cikarang: “Sudah 2 Hari Tidak Aman”

Pulang Kerja Lewat Rengasbandung Lemahabang Malah Ketemu Tawuran, Warga Cikarang: “Sudah 2 Hari Tidak Aman”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi suasana Jalan Rengasbandung-Lemahabang, Kabupaten Bekasi. Warga mengeluhkan aksi tawuran yang disebut terjadi saat jam pulang kerja.

Ilustrasi suasana Jalan Rengasbandung-Lemahabang, Kabupaten Bekasi. Warga mengeluhkan aksi tawuran yang disebut terjadi saat jam pulang kerja.

INFO CIKARANG – Pengguna jalan yang melintas di jalur Cikarang-Karawang diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, aksi tawuran antarremaja kembali dikeluhkan terjadi di kawasan Jalan Rengasbandung-Lemahabang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (12/8/2026).

Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh seorang pengguna jalan melalui media sosial. Ia mengaku dalam dua hari terakhir beberapa kali menemukan aksi tawuran di jalur yang biasa digunakan masyarakat untuk pulang dan pergi bekerja.

“Jujur jalan arah Cikarang-Karawang udah dua hari ini enggak aman banget di jalan. Nemuin terus bocah tawuran di jam orang pulang kerja,” tulisnya.

Kondisi tersebut tentu membuat pengguna jalan merasa resah, terutama mereka yang harus melintasi kawasan tersebut pada sore hingga malam hari setelah menyelesaikan aktivitas pekerjaan.

Terjadi Saat Jam Pulang Kerja

Jalur Rengasbandung-Lemahabang merupakan salah satu akses yang menghubungkan sejumlah kawasan di Kabupaten Bekasi, termasuk jalur yang digunakan masyarakat menuju kawasan Cikarang maupun arah Karawang.

Keberadaan aktivitas tawuran di jam pulang kerja menjadi perhatian karena ruas jalan tersebut masih ramai dilalui pengendara.

Pengendara yang kebetulan melintas ketika terjadi keributan tentu berada dalam posisi rentan. Mereka dapat terjebak di tengah aksi kelompok remaja atau bahkan menjadi sasaran apabila keributan meluas ke badan jalan.

Kekhawatiran tersebut semakin besar apabila aksi dilakukan menggunakan kendaraan bermotor atau melibatkan benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Bukan Kali Pertama Jalur Ini Dikaitkan dengan Tawuran

Keluhan terbaru ini juga mengingatkan pada sejumlah kasus tawuran dan aksi kelompok remaja yang pernah terjadi di sekitar jalur Rengas Bandung dan Lemahabang.

Pada 2021, misalnya, polisi pernah mengamankan anggota geng motor yang terlibat aksi tawuran dan penyerangan warga di sejumlah lokasi Kabupaten Bekasi. Salah satu jalur yang disebut dalam kasus tersebut adalah Jalan Raya Rengas Bandung-Kedungwaringin menuju Cikarang Utara.

Sementara itu, penelusuran terbaru juga menemukan unggahan media sosial yang menyebut adanya aksi tawuran di sekitar Jalan Raya Rengasbandung.

Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai identitas kelompok, jumlah pelaku, maupun apakah ada korban dalam kejadian yang dikeluhkan warga pada Rabu (12/8/2026).

Warga Minta Patroli Ditingkatkan

Warga berharap aparat meningkatkan patroli, terutama pada waktu-waktu yang dianggap rawan, seperti sore hingga malam hari ketika banyak pekerja mulai meninggalkan kawasan industri.

Keberadaan petugas di lokasi dinilai penting bukan hanya untuk membubarkan aksi ketika sudah terjadi, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar kelompok remaja tidak sempat berkumpul dan melakukan aksi yang membahayakan.

Pengendara yang melintas juga diimbau tidak mendekati lokasi apabila melihat adanya kerumunan atau keributan. Jika memungkinkan, pengendara sebaiknya mencari jalur alternatif dan menghindari tindakan yang dapat memancing konflik.

Bagi masyarakat yang menemukan aksi tawuran, informasi mengenai lokasi dan kondisi kejadian dapat disampaikan kepada pihak berwenang agar segera mendapatkan penanganan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Awasi Dana Desa secara Real-Time, Ini Langkah Kejari

    Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Awasi Dana Desa secara Real-Time, Ini Langkah Kejari

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi baru saja meluncurkan aplikasi inovatif bernama Jaksa Garda Desa, Senin (20/01/2025). Acara ini digelar secara daring dari ruang Command Center di Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi. Acara tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi, Kepala Kejaksaan Negeri Dwi Astuti Beniyati, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rahmat […]

  • Pemkab Bekasi siapkan pelebaran Jalan Pilar–Sukatani sepanjang 16 km.

    Pemkab Bekasi Siapkan Pelebaran Jalan Pilar–Sukatani, Target Kurangi Kemacetan 

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai mempersiapkan program pelebaran Jalan Raya Pilar–Sukatani sepanjang 16 kilometer sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bekasi yang selama ini kerap dilanda kemacetan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan bahwa […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menerima audiensi Aliansi Buruh Bekasi Melawan bersama unsur Forkopimda di Gedung Bupati Bekasi, Rabu (13/5/2026).

    Pemkab Bekasi Terima Aspirasi Buruh, Soroti Outsourcing hingga Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima audiensi dan penyampaian aspirasi dari Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) Kabupaten/Kota Bekasi bersama unsur Forkopimda di Ruang Rapat KH Mamun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (13/5/2026). Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang membahas sejumlah persoalan ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Bekasi. […]

  • APBDes Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, mengalami perubahan pada 2026 akibat efisiensi anggaran. Nilai anggaran turun dari Rp6,3 miliar menjadi Rp5,1 miliar usai Musyawarah Desa.

    Anggaran Desa Serang Dipangkas Rp1,5 Miliar, APBDes 2026 Resmi Direvisi Lewat Musdes

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang Selatan Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, resmi melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Perubahan tersebut diputuskan melalui Rapat Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di aula kantor desa setempat. Dalam Musdes itu terungkap, APBDes Desa Serang mengalami penurunan cukup signifikan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Jika sebelumnya […]

  • Patung Ikan Gabus di Tambun Utara kini menjadi ikon UMKM dan kuliner untuk mendorong ekonomi warga setempat.

    Dari Viral ke Produktif, Patung Ikan Gabus Disulap Jadi Penggerak UMKM Tambun Utara

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Patung Ikan Gabus yang sempat menyita perhatian publik karena berdiri di kawasan exit Tol Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, kini tak lagi sekadar objek perbincangan warganet. Patung tersebut dialihkan fungsinya menjadi ikon kawasan UMKM dan kuliner untuk mendorong perekonomian warga setempat. Sebelumnya, Patung Ikan Gabus ramai diperbincangkan setelah sebuah video yang […]

  • Warga Pilar Desak BPN Kabupaten Bekasi Satset Brantas Mafia Tanah

    Warga Pilar Desak BPN Kabupaten Bekasi Satset Brantas Mafia Tanah

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Kabupaten Bekasi – Forum Warga Pilar Tertindas (Fowapti) mengultimatum BPN Kabupaten Bekasi jangan bermain mata dengan mafia tanah. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fowapti Maskuri pada Kamis (03/10/2024). Hal tersebut disebabkan ketika pihaknya tidak puas atas penjelasan yang dikeluarkan BPN Kabupaten Bekasi pada Senin 30 September 2024 kemarin, padahal warga kesana atas perintah surat dari […]

expand_less