Breaking News
light_mode

Begini Respon Dedi Mulyadi soal Video Viral Keluarga Kades di Garut Intimidasi Warga

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Dedi Mulyadi angkat bicara soal video viral dugaan intimidasi di Garut.

Dedi Mulyadi angkat bicara soal video viral dugaan intimidasi di Garut.

INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya buka suara terkait video viral yang memperlihatkan dugaan intimidasi dan kekerasan yang dilakukan keluarga seorang kepala desa terhadap warga di Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan publik setelah videonya beredar luas di media sosial.

Kejadian itu diketahui berlangsung di Kampung Babakangadoh RT 01 RW 06, Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, pada 27 Oktober 2025 lalu.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang warga bernama Holis Muhlisin mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari beberapa orang yang diduga merupakan keluarga kepala desa setempat.

Dalam rekaman tersebut, Holis tampak tertunduk sambil bersandar di pagar, sementara beberapa orang berbicara dengan nada tinggi dan bernuansa intimidatif.

Bahkan, salah satu pria terlihat menarik bagian jaket korban, disertai dorongan fisik. Seorang perempuan juga tampak merekam kejadian sambil melontarkan kata-kata kasar.

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh unggahan Holis di media sosial yang mengkritik kondisi jalan rusak di wilayah desanya.

Unggahan itu kemudian memantik kemarahan pihak keluarga kepala desa.

Menanggapi viralnya video tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan respons tegas melalui akun TikTok pribadinya.

Ia mengecam segala bentuk intimidasi terhadap warga, terlebih hanya karena menyampaikan kritik terkait pembangunan.

“Manakala ada warga yang mengkritik pembangunan yang belum berkeadilan, jalan rusak, drainase rusak, atau persoalan sosial lainnya, jangan pernah dibalas dengan intimidasi atau pengancaman,” tegas Dedi Mulyadi.

Menurutnya, di era keterbukaan informasi saat ini, kritik merupakan hal yang wajar dan harus diterima dengan lapang dada oleh aparatur pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Sudah bukan musimnya lagi kita anti kritik. Menjadi pemimpin itu harus siap dicaci, siap dikritik. Itu konsekuensi dari jabatan yang dipilih oleh rakyat,” ujarnya.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut juga mengingatkan seluruh kepala desa, perangkat desa, RT, RW, hingga kepala dusun di Jawa Barat agar tidak bersikap represif terhadap warganya sendiri.

Ia menegaskan bahwa kritik seharusnya dijadikan bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan, bukan malah memicu konflik.

Dedi Mulyadi berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Jawa Barat. Ia juga meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera mengambil langkah penyelesaian secara adil dan beradab.

“Saya minta dilakukan rekonsiliasi, diselesaikan dengan baik, dan pembangunan di wilayah tersebut segera dibenahi. Jangan sampai masyarakat kecil justru menjadi korban,” pungkasnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bekasi: ASN Harus Gotong Royong Tingkatkan Pelayanan Publik

    Bupati Bekasi: ASN Harus Gotong Royong Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk bergotong royong dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ajakan ini disampaikannya saat memimpin Apel Pagi Pemkab Bekasi di Plaza Pemkab Bekasi, Senin (3/3/2025). Ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus lebih maksimal, mengingat banyak program prioritas […]

  • Absen di Apel Perdana, Bupati Bekasi Tampak Hadiri Halal Bihalal Tingkat Jabar

    Absen di Apel Perdana, Bupati Bekasi Tampak Hadiri Halal Bihalal Tingkat Jabar

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang tampak hadir dalam kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama Gubernur Jawa Barat dan 26 kepala daerah lainnya di Lembur Pakuan, Subang, Rabu (9/4/2025). Acara ini jadi ajang mempererat sinergi lintas wilayah, membangun kolaborasi, sekaligus menguatkan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan Jawa Barat yang lebih maju dan berkelanjutan. […]

  • Tanggul yang ambrol di Perumahan GCV Jayasampurna, Kabupaten Bekasi, meningkatkan risiko banjir akibat luapan Kali Cikarang.

    Tanggul Rusak, Warga Perumahan GCV Jayasampurna Dihantui Oleh Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perumahan Grand Cikarang Village (GCV) di Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kembali dihantui ancaman banjir. Salah satu titik tanggul yang dibangun pengembang untuk menahan luapan Kali Cikarang kini ambrol dan berpotensi menggenangi rumah warga. Tandes (56), salah seorang warga, menjelaskan bahwa tanggul dibangun pengembang pada September–Oktober 2025 setelah banjir […]

  • Heboh Temuan Benda Mirip Mortir di Tambun Bekasi hingga Gegana Turun Tangan, Ternyata Ini

    Heboh Temuan Benda Mirip Mortir di Tambun Bekasi hingga Gegana Turun Tangan, Ternyata Ini

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Setiadarma, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sempat dibuat panik setelah ditemukan benda mencurigakan mirip mortir di saluran air lingkungan mereka pada Senin malam (12/5/2025). Temuan tersebut terjadi saat warga tengah melakukan kegiatan bersih-bersih got sekitar pukul 19.45 WIB. Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti, membenarkan laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa […]

  • Ilustrasi aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cikolotok, tempat pembuangan akhir milik Pemkab Purwakarta yang ketinggian gunungan sampahnya dijaga untuk mencegah potensi longsor.

    Antisipasi Longsor seperti Bantar Gebang, DLH Purwakarta Pangkas Tinggi Gunungan Sampah

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai mengambil langkah antisipasi untuk mencegah potensi longsor sampah seperti yang terjadi di TPST Bantar Gebang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menata ulang ketinggian gunungan sampah di TPA Cikolotok agar tetap berada dalam batas aman. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah, memastikan kondisi tempat pembuangan akhir […]

  • Pemkab Bekasi optimis realisasi penyerapan APBD Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun 2025.

    Jelang Tutup Tahun, Pemkab Bekasi Kejar Serapan APBD 2025 Hingga 90 Persen

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi optimis realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun. Optimisme tersebut disampaikan meski data penyerapan anggaran dalam sistem nasional masih menunjukkan angka di bawah target. Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan […]

expand_less