Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tak Cuma Patroli dan CCTV, Begini Cara Polisi Melacak Taufik Hidayat yang Sempat Kabur dan Berpindah-pindah Tempat

Tak Cuma Patroli dan CCTV, Begini Cara Polisi Melacak Taufik Hidayat yang Sempat Kabur dan Berpindah-pindah Tempat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan wanita di Bandung, sempat menjadi buronan polisi sebelum akhirnya berhasil diamankan setelah proses pengejaran intensif.

Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan wanita di Bandung, sempat menjadi buronan polisi sebelum akhirnya berhasil diamankan setelah proses pengejaran intensif.

INFO CIKARANG – Di era digital, perburuan terhadap pelaku kejahatan tidak lagi hanya mengandalkan patroli lapangan, informasi masyarakat, atau pemeriksaan saksi.

Teknologi kini menjadi salah satu senjata utama aparat penegak hukum untuk melacak keberadaan buronan.

Hal itu terlihat dalam kasus Taufik Hidayat, pria yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Kabupaten Bandung selama bertahun-tahun.

Sebelum berhasil ditangkap, polisi mengungkap bahwa Taufik beberapa kali berpindah lokasi untuk menghindari pengejaran.

Kondisi tersebut membuat aparat harus mengombinasikan metode konvensional dengan teknologi digital guna mempersempit ruang geraknya.

Salah satu cara yang umum digunakan dalam pengejaran DPO adalah memanfaatkan jejak digital yang ditinggalkan pelaku.

Setiap aktivitas di internet, mulai dari penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, hingga perangkat telepon seluler, dapat meninggalkan data yang bisa dianalisis penyidik.

Melalui teknologi pelacakan digital, aparat dapat memetakan pola aktivitas seseorang, termasuk lokasi yang sering dikunjungi, jaringan komunikasi yang digunakan, hingga pergerakan yang terekam melalui perangkat elektronik.

Selain itu, penyidik juga biasanya memanfaatkan berbagai sumber data lain seperti rekaman CCTV, transaksi digital, hingga informasi dari operator telekomunikasi untuk membantu proses pencarian.

Dalam perkembangan teknologi kepolisian modern, metode yang dikenal sebagai big data intelligence juga mulai banyak digunakan.

Sistem ini memungkinkan berbagai data dari sejumlah sumber digabungkan dan dianalisis untuk menemukan pola tertentu yang mengarah pada keberadaan seseorang.

Data tersebut kemudian dipadukan dengan informasi lapangan yang diperoleh dari saksi maupun hasil penyelidikan langsung.

Tidak hanya itu, digital forensik juga menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus kriminal.

Melalui metode ini, penyidik dapat menelusuri aktivitas digital yang pernah dilakukan pelaku, termasuk data yang telah dihapus dari perangkat elektronik tertentu.

Kemampuan memulihkan data yang hilang atau terhapus sering kali membantu aparat mendapatkan petunjuk baru yang tidak ditemukan melalui penyelidikan konvensional.

Dalam kasus Taufik Hidayat, polisi diketahui membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran setelah pria tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan masuk DPO.

Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari pemetaan lokasi terakhir yang diketahui, pemeriksaan saksi, penelusuran rekaman CCTV, hingga pengumpulan berbagai informasi yang berkaitan dengan aktivitas pelaku.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana perkembangan teknologi telah mengubah pola penegakan hukum.

Jika dahulu pencarian buronan lebih banyak bergantung pada informasi masyarakat dan patroli fisik, kini jejak digital menjadi salah satu kunci penting dalam membantu aparat menemukan pelaku kejahatan.

Meski demikian, keberhasilan pengungkapan kasus tetap membutuhkan kombinasi antara teknologi, kerja lapangan, serta dukungan masyarakat yang memberikan informasi kepada pihak berwenang.

Pada akhirnya, pengejaran terhadap buronan di era digital tidak hanya berlangsung di jalanan, tetapi juga di dunia maya yang menyimpan banyak petunjuk mengenai keberadaan seseorang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir, Kini Jadi Tersangka

    Viral! Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir, Kini Jadi Tersangka

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial, memperlihatkan seorang pria melemparkan anak balita ke tengah jalan yang tergenang banjir. Insiden ini terjadi di Perumahan Logam Bangun Setia 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Kejadian ini sontak memicu kemarahan warganet. Dalam video berdurasi 1 menit 18 detik, pria berbaju abu-abu tersebut terlihat […]

  • Pembunuhan Aktor ‘Mak Lampir’ di Cibarusah: Kronologi, Pelarian, dan Penangkapan”

    Pembunuhan Aktor ‘Mak Lampir’ di Cibarusah: Kronologi, Pelarian, dan Penangkapan”

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan aktor sinetron ‘Mak Lampir’, Sandy Permana, memasuki babak baru setelah polisi berhasil menemukan pisau dapur yang digunakan oleh pelaku, Nanang Gimbal. Pisau tersebut ditemukan di gapura dekat lokasi kejadian di Jalan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Kepala Subdirektorat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, mengatakan bahwa pisau tersebut, yang […]

  • Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

    Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Empat unit rumah warga di Kampung Tembong Gunung, RT 011 RW 006, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan akibat pergerakan tanah yang kian intensif. Fenomena ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras secara terus-menerus selama beberapa bulan, yang menyebabkan tanah mengalami penurunan hingga dua meter. […]

  • Cara Daftar Mudik Gratis Nataru 2024 Kemenhub, Langsung Lewat Aplikasi!

    Cara Daftar Mudik Gratis Nataru 2024 Kemenhub, Langsung Lewat Aplikasi!

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Program mudik gratis untuk momen libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2024 kembali digelar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kali ini, ada sebanyak 3.500 kursi bus disediakan untuk perjalanan ke 13 kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terkait informasi mudik gratis tersebut, berikut detail programnya: Pendaftaran: calon pemudik dapat mulai […]

  • Polsek Cikarang Pusat berhasil mengungkap kasus penyebaran konten kesusilaan yang dilakukan seorang pria terhadap mantan kekasihnya.

    Polsek Cikarang Pusat Ungkap Kasus Penyebaran Konten Intim, Pelaku Ditangkap Usai Ancam Mantan Kekasih

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    CIKARANG INFO — Polsek Cikarang Pusat berhasil mengungkap kasus penyebaran konten bermuatan kesusilaan yang dilakukan seorang pria terhadap mantan kekasihnya. Pelaku berinisial MSG (27) ditangkap setelah diduga menyebarkan video pribadi korban melalui media sosial sebagai bentuk tekanan psikologis pascaputusnya hubungan asmara. Kasus ini mencuat setelah korban berinisial NY melapor ke polisi. Sejak Juli hingga Desember […]

  • 5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Warga Kampung Cicadas, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi masih hidup dalam ketakutan. Longsor yang terjadi sejak tahun 2020 tak kunjung ditangani dan malah semakin meluas. Bencana ini bukan hanya sekadar merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Bahkan, beberapa rumah sudah rubuh terbawa longsor, sementara rumah lainnya mengalami retakan parah. Maskun […]

expand_less