Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Sidang Korupsi Pengusaha Sarjan di Tipikor Bandung Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Pemkab Bekasi dan Anggota DPRD

Sidang Korupsi Pengusaha Sarjan di Tipikor Bandung Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Pemkab Bekasi dan Anggota DPRD

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Sidang perdana kasus dugaan suap proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa pengusaha Sarjan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin (9/3/2026).

Sidang perdana kasus dugaan suap proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa pengusaha Sarjan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin (9/3/2026).

INFO CIKARANG — Persidangan kasus dugaan suap proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa pengusaha Sarjan mulai bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin (9/3/2026).

Dalam sidang perdana tersebut, jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan surat dakwaan yang memuat sejumlah nama pejabat daerah serta anggota legislatif yang diduga menerima aliran dana terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Jaksa mengungkapkan bahwa Sarjan diduga menyalurkan uang sekitar Rp11,4 miliar kepada Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang melalui beberapa perantara.

Dana tersebut diduga berkaitan dengan upaya mendapatkan berbagai paket proyek pembangunan di sejumlah dinas di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam dakwaan itu juga disebut peran ayah Ade Kuswara Kunang, yakni HM Kunang atau Abah Kunang, yang diduga menjadi salah satu penghubung antara pihak swasta dan lingkar kekuasaan kepala daerah.

Sejumlah Pejabat Pemkab Bekasi Disebut

Jaksa KPK menyebut sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang diduga menerima aliran dana dari perkara tersebut.

Beberapa di antaranya adalah:

Henry Lincoln, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, disebut menerima sekitar Rp2,94 miliar.

Benny Sugiarto Prawiro, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, disebut menerima sekitar Rp500 juta.

Nurchaidir, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, disebut menerima Rp300 juta.

Imam Faturochman, Kepala Dinas Pendidikan, disebut menerima sekitar Rp280 juta.

Anggota DPRD Ikut Terseret dalam Dakwaan

Selain pejabat eksekutif, beberapa anggota legislatif di Kabupaten Bekasi juga disebut dalam dakwaan jaksa.

Nama-nama tersebut antara lain:

Nyumarno, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, disebut menerima sekitar Rp750 juta.

Aria Dwi Nugraha, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, disebut menerima sekitar Rp700 juta.

Jejen Sayuti, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, disebut menerima sekitar Rp621 juta.

Selain itu, jaksa juga menyebut beberapa pihak lain yang diduga menerima dana, di antaranya Yayat Sudrajat, Hadi selaku Kepala UPTD Wilayah I Kabupaten Bekasi, serta Hamid yang merupakan pegawai di Bagian Umum Pemkab Bekasi.

Diduga Berkaitan dengan Proyek Bernilai Rp107 Miliar

Dalam konstruksi perkara yang disampaikan di persidangan, jaksa menyebut aliran dana tersebut berkaitan dengan upaya Sarjan untuk mempermudah memperoleh sejumlah proyek pembangunan di berbagai dinas.

Beberapa proyek yang disebut berada di:

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan

Dinas Pendidikan

Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga

Total nilai paket proyek yang terkait dalam perkara ini disebut mencapai lebih dari Rp107 miliar.

Pengamat Minta KPK Kembangkan Perkara

Koordinator Masyarakat Sipil Anti Korupsi Jawa Barat, Agustar Aji, menilai munculnya banyak nama dalam dakwaan menjadi indikasi bahwa kasus ini berpotensi berkembang lebih luas.

Menurutnya, penyebutan penerima uang dalam surat dakwaan seharusnya menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk menelusuri lebih jauh aliran dana serta peran masing-masing pihak.

Ia juga menegaskan bahwa pihak yang disebut menerima uang terkait proyek pemerintah dapat dimintai pertanggungjawaban pidana jika ditemukan bukti yang cukup.

Dalam perkara ini, Sarjan didakwa melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terkait pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan dan kewenangannya.

Sidang selanjutnya dijadwalkan dengan agenda pemeriksaan saksi yang diperkirakan akan mengungkap lebih jauh rangkaian peristiwa serta aliran dana dalam kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan KPK tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kepadatan penumpang KRL Commuter Line di jam sibuk pagi hari. Keterlambatan perjalanan membuat penumpang harus berdesakan di dalam gerbong untuk tetap bisa berangkat kerja.

    KRL Commuter Line Alami Delay Parah Pagi Ini, Penumpang Mengeluh Berdesakan di Jam Sibuk

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Layanan KRL Commuter Line dilaporkan mengalami keterlambatan jadwal perjalanan (delay) cukup parah pada Selasa (30/6/2026) pagi. Gangguan operasional ini berdampak pada penumpukan penumpang di sejumlah stasiun utama, terutama pada jam sibuk keberangkatan kerja di wilayah Jabodetabek. Sejak pagi, antrean penumpang di peron terlihat mengular. Banyak gerbong yang datang dalam kondisi sudah penuh, […]

  • KPU Tetapkan Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS Kecamatan Cabangbungin pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

    KPU Tetapkan Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS Kecamatan Cabangbungin pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id (Kabupaten Bekasi),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi telah memutuskan untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) dalam rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Bekasi. Rencana PSU ini akan dilaksanakan pada Rabu, 4 Desember 2024, di dua tempat pemungutan suara (TPS) yang berlokasi di Kecamatan Cabangbungin. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, […]

  • Ilustrasi instalasi pengolahan air Perumda Tirta Bhagasasi yang tetap beroperasi optimal di tengah kebijakan efisiensi energi.

    Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi Siapkan Efisiensi Energi, Layanan Air Bersih Dipastikan Tetap Optimal

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi mulai menyiapkan langkah efisiensi energi sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat. Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan tidak boleh terganggu. Direktur Utama Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, mengatakan pihaknya saat ini masih menyusun skema kebijakan yang akan disesuaikan […]

  • Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, buka suara terkait kasus Ade Kuswara Kunang.

    Wabup Bekasi Buka Suara Usai Bupati Ade Kuswara Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (18/12/2025). Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, buka suara terkait kasus tersebut. “Jadi karena beritanya juga belum rilis, saya belum bisa ngomong apa-apa. Mudah-mudahan saja baik-baik saja,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip, Jumat (19/12/2025). “Karena beritanya […]

  • Gratis untuk Warga Kabupaten Bekasi! Cek Rute dan Jadwal BISKITA Trans Wibawa Mukti

    Gratis untuk Warga Kabupaten Bekasi! Cek Rute dan Jadwal BISKITA Trans Wibawa Mukti

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kini pilihan transportasi yang lebih modern dan juga nyaman telah tersedia bagi warga Kabupaten Bekasi! Pasalnya, BISKITA Trans Wibawa Mukti resmi beroperasi untuk mempermudah mobilitas masyarakat, terutama di jalur strategis. Dengan layanan ini, diharapkan semakin banyak orang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sekaligus membantu mengurangi kemacetan di Bekasi. Rute dan […]

  • Petugas Disdukcapil Kabupaten Bekasi melakukan perekaman e-KTP kepada pelajar di salah satu sekolah melalui program jemput bola.

    64.842 Pelajar di Kabupaten Bekasi Belum Rekam e-KTP, Disdukcapil Gencarkan Program Jemput Bola

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebanyak 64.842 pelajar di Kabupaten Bekasi tercatat belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), meski telah memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan. Data tersebut mencakup pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. […]

expand_less