Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Harga Cabai hingga Daging Sapi Melonjak, Pedagang Pasar Setu Kabupaten Bekasi Mengeluh Pembeli Makin Sepi

Harga Cabai hingga Daging Sapi Melonjak, Pedagang Pasar Setu Kabupaten Bekasi Mengeluh Pembeli Makin Sepi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Pedagang melayani pembeli di pasar tradisional Kota Bekasi. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok membuat aktivitas jual beli mengalami penurunan.

Pedagang melayani pembeli di pasar tradisional Kota Bekasi. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok membuat aktivitas jual beli mengalami penurunan.

INFO CIKARANG – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai dirasakan dampaknya oleh pedagang dan masyarakat di Kabupaten Bekasi.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga cabai, bawang, telur ayam, hingga daging sapi terus merangkak naik sehingga membuat aktivitas jual beli di pasar tradisional menjadi lebih sepi dibandingkan biasanya.

Sejumlah pedagang mengaku kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan harian mereka.

Banyak pelanggan yang kini memilih membeli kebutuhan dalam jumlah lebih sedikit untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga.

Salah seorang pedagang sayur yang akrab disapa Pak Maman mengaku omzet dagangannya mengalami penurunan cukup signifikan.

Menurutnya, pelanggan yang biasanya membeli stok kebutuhan untuk beberapa hari kini hanya membeli secukupnya.

“Biasanya ibu-ibu belanja cabai, bawang, sama sayuran untuk dua atau tiga hari. Sekarang kebanyakan beli sedikit-sedikit, yang penting cukup buat masak hari ini,” ujar Pak Maman saat ditemui di pasar Jum’at,

Ia mengatakan kenaikan harga cabai menjadi salah satu yang paling banyak dikeluhkan pelanggan.

Kondisi tersebut membuat sebagian pembeli terpaksa mengurangi jumlah belanja agar pengeluaran tetap terkendali.

Tidak hanya pedagang sayur, para penjual bahan pangan lainnya juga merasakan dampak serupa. Mereka menilai melemahnya daya beli masyarakat membuat suasana pasar tidak seramai biasanya.

Di sisi lain, para pembeli mengaku harus lebih cermat mengatur keuangan keluarga. Salah satunya Imas (42), seorang ibu rumah tangga yang rutin berbelanja di pasar tradisional.

“Sekarang kalau ke pasar harus benar-benar dihitung. Harga cabai naik, telur naik, bawang juga naik. Jadi saya kurangi beberapa belanjaan supaya uangnya cukup sampai akhir bulan,” kata Imas.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok membuat banyak keluarga harus melakukan penyesuaian dalam pola konsumsi sehari-hari.

Beberapa kebutuhan yang sebelumnya dibeli dalam jumlah banyak kini terpaksa dikurangi.

Pengamat ekonomi daerah menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena pasar tradisional merupakan salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat.

Ketika daya beli menurun, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pedagang, tetapi juga sektor usaha kecil lain yang bergantung pada aktivitas perdagangan harian.

“Kalau harga terus naik dan daya beli masyarakat turun, perputaran uang di pasar juga ikut melambat. Ini perlu menjadi perhatian karena menyangkut ekonomi rakyat kecil,” ujar seorang pengamat ekonomi daerah.

Masyarakat berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok agar tidak terus mengalami kenaikan.

Dengan harga yang lebih stabil, aktivitas perdagangan di pasar tradisional diharapkan kembali ramai dan daya beli masyarakat dapat pulih.

Sementara itu, para pedagang hanya berharap kondisi ini tidak berlangsung terlalu lama.

Mereka ingin pasar kembali ramai seperti sebelumnya sehingga roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih baik.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi buruh di depan Pemkot Bekasi sempat memanas.

    Aksi Buruh di Depan Pemkot Bekasi Memanas, Jalan Ahmad Yani Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung di depan Gedung Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Senin (22/12/2025). Aksi yang awalnya berlangsung tertib berubah memanas setelah massa memblokade sebagian ruas jalan utama, memicu kemacetan panjang hingga arah Pekayon. Pantauan di lokasi, ratusan buruh dari berbagai serikat turun ke jalan untuk menyuarakan […]

  • Empat Emiten Dinilai Paling Siap Mengeksekusi Proyek PSEL

    Empat Emiten Dinilai Paling Siap Mengeksekusi Proyek PSEL

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG –  Elemen asing mulai bidik proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Danantara atau Waste to Energy (WTE). Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkap telah mengantongi deretan investor asing. Dia mengemukakan sejumlah negara besar, mulai dari Jepang hingga Belanda, ikut tertarik untuk terlibat dalam pengembangan proyek tersebut. “Besar-besar sih, boleh saya […]

  • Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kegiatan ilegal berupa produksi dan peredaran narkotika skala rumahan telah ditemukan beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Aktivitas tersebut terungkap dalam rangkaian operasi selama lebih dari sebulan oleh aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi. Selama operasi yang dilakukan antara 12 April hingga 16 Mei 2025, sejumlah barang bukti berupa narkotika dan […]

  • PAC GP Ansor Cikarang Utara mengevakuasi warga terdampak banjir di Kampung Kali Ulu, Desa Karangraharja, Cikarang Utara, Selasa (20/01/26).

    Cepat Tanggap Darurat Bencana, PAC GP Ansor Cikarang Utara Buka Posko Banjir dan Evakuasi Warga

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bentuk kepedulian sosial terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Cikarang Utara. Di tengah banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, PAC GP Ansor Cikarang Utara membuka posko banjir sekaligus melakukan evakuasi warga di Jalan Gatot Subroto, Kampung Kali Ulu, Desa […]

  • Modus Debt Collector di Cikarang: Warga Dipaksa Masuk Mobil, Kendaraan Dirampas

    Modus Debt Collector di Cikarang: Warga Dipaksa Masuk Mobil, Kendaraan Dirampas

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, bernama Endin (40), menjadi korban dugaan perampasan kendaraan oleh sekelompok debt collector. Kejadian ini terjadi pada 5 Maret 2025, saat anaknya sedang mengendarai mobil Toyota Yaris merah untuk berbelanja di Pasar Tegal Danas, Cikarang Pusat. Menurut Endin, anaknya merasa dibuntuti oleh tiga mobil tak dikenal, yang […]

  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi memastikan ketersediaan stok obat di gudang farmasi dan puskesmas dalam kondisi aman sepanjang 2026.

    Stok Obat di Kabupaten Bekasi Dipastikan Aman Sepanjang 2026, Distribusi ke Puskesmas Terus Dioptimalkan

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ketersediaan obat di Kabupaten Bekasi sepanjang tahun 2026 dipastikan dalam kondisi aman. Hal ini disampaikan Dinas Kesehatan setempat yang menjamin pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal tanpa kendala kekurangan obat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, menjelaskan bahwa ketersediaan obat telah direncanakan secara matang sejak tahun sebelumnya melalui mekanisme Rencana […]

expand_less